Pacarku Bukan Jodohku

Pacarku Bukan Jodohku
Episode 16


__ADS_3

Diki sudah tiba di cafe x ,ia datang lebih dulu dari Tria. Sedangkan Tria baru saja berangkat dari rumahnya dengan menggunakan taxi online, Di sepanjang perjalanan ,Tria hanya memandang ke arah jendela mobil taksi tersebut sembari melamun mengingat panghilan Rani yang membuat hatinya tersayat .


Taksi yang di tumpangi Tria kini sudah tiba di cafe x ,ia mencari keberadaan Diki . Diki yang duduk di pojok ,ia sengaja memilih tempat yang hanya ada dua pasang kursi agar tidak banyak yang mendengar perbincangannya . Diki pun berdiri melambaikan tangan ke arah Tria dan Tria yang melihat itu lalu melangkahkan kakinya menuju kursi Diki . Tanpa mereka sadari ,di sebelah kursi mereka ada seorang pria yang duduk sendiri dengan menggunakan kaos putih dan celana panjang robek sedikit dan topi koboi yang tak bisa dilihat wajahnya dengan jelas . Pria itu adalah Aditya , ia datang setelah Diki memilih tempat yang sepi itu , lalu ia segera menuju kursi di sebelahnya yang berjarak 4meter.


"Kita pesan makan dulu !" pinta Diki yang sedari tadi menatap wajah wanita yang ia cintai.


"Baiklah! " jawab Tria singkat tanpa menatap Diki .


"Hanya mendengar sayang dari Rani ,kamu begitu benci denganku .Apalagi mendengar apa yang akan aku jelasin ke kamu!" gumam Diki yang hampir meneteskan air matanya .


Mereka memesan makanan dan minuman yang berbeda ,tidak seperti biasanya . Setiap mereka makan bersama ,mereka selalu memesan minuman yang sama ,namun kali ini berbeda . Itu lah yang membuat Diki semakin hancur dan frustasi ,melihat pesanan yang berbeda dan Tria yang cuek kepadanya.

__ADS_1


Di kursi sebelah ,Aditya sudah menerima makanan yang ia pesan,karena ia sudah memesan saat duduk disana. Aditya menikmati makanannya sembari mengawasi Tria dan Diki yang kini hanya membisu tanpa suara . Tria yang mengarahkan pandangannya ke jendela sedangkan Diki hanya menatap ke arah Tria dengan menopang dagunya ,namun Tria tak menghiraukan Diki yang menatapnya .


Kini makanan mereka sudah diantar oleh pelayan cafe,mereka langsung menyantap makanan yang mereka pesan tanpa mengeluarkan sepatah kata ,namun Diki berusaha menyuapi Tria dan Tria tak menghiraukannya. Diki semakin rapuh melihat wanita kesayangannya tak menghiraukannya sedikitpun .Setelah makan ,Diki pun membuka suara.


"Sayang,maafin aku! aku akan jelasin semuanya !" Diki mencoba menenangkan Tria dan menggenggam tangannya,namun Tria menepisnya .


"Bicaralah segera! karena aku ga punya banyak waktu !" sahut Tria ketus .


"Rani adalah putri tunggal bos ku , ia menyukaiku dan berkat dia aku mendapatkan jabatan yang aku inginkan! awalnya aku hanya bercanda namun ia menanggapi serius sehingga jabatan itu diberi langsung oleh Papanya .


Rani sangat menyukaiku entah dia cinta atau hanya kagum ,dia selalu mendekatiku dan dia tak ingin jauh dari ku ,maaf jika aku berkata jujur dan menyakitkan . Kemarin dia menjengukku dan dia menjebak ku dengan memasukkan obat perangsang di dalam minumanku. Namu hal itu belum terjadi ,hanya baru sampai kecupan saja. Beruntungnya aku ,karena bibi datang dan menggagalkan niat licik Rani. Tidak itu saja ,Rani merekam semua adegan itu ,dan dia memintaku untuk segera menikahinya ! jika tidak,,,, perkataan Diki terputus .

__ADS_1


"Jika tidak ,kenapa? apa yang ia lakukan?" tanya Tria dengan tatapan .merendahkan


"Jika tidak,,,,,!" masih terbata - bata .


"Jika tidak,maka ia akan memposting di sosial media, sehingga jabatan ku turun dan aku tidak bisa bekerja di tempat lain .Karena kebodohan ku cafe dan restoran milik orang tuaku akan terkena dampaknya ,dan aku ga mau orang tuaku ikut menanggung kelakuan bodohku . Aku sangat menyesal dan sangat bodoh !!!!! Aku benci diriku ,karena kebodohan ku, aku harus meninggalkan orang yang aku cintai ! aku menyesal! aku harus menikah dengan orang yang tak pernah aku cintai hikz,hikz ,hikz ." Diki menangis ,tanpa rasa malu ,ia terisak sembari merutuki kebodohannya .


"Penyesalan selalu datang di akhir! jangan bermain api jika tidak ingin terbakar. Aku sangat kecewa akan kelakuanmu yang membuat kita terpisah .Tetapi aku bangga padamu karena kamu sudah mempertanggung jawabkan kelakuanmu dan tidak egois mengorbankan kebahagiaan orang tuamu juga . Jadi kita akhiri hubungan ini baik - baik ! aku akan merelakan mu menikahi nya,karena itu tanggung jawab mu ,selamat tinggal! aku tunggu undangan mu." Tria bangun dari duduknya dan ingin pergi meninggalkan Diki dengan matanya yang tebal karena membendung air matanya sedari tadi .


Belum sempat melangkahkan kakinya, Diki menarik tangan Tria lalu memeluk tubuh ramping Tria . Tria memberontak dan ingin melepas pelukan Diki namun Diki menahannya dan semakin mempererat pelukannya dan mengecup kening Tria untuk terakhir kalinya .


"Biarkan seperti ini sebentar saja ! aku ingin kita berpelukan dan sama2 merasakan kesedihan akan perpisahan ini,ini terakhir kalinya aku bisa memelukmu. Maka ijinkanlah aku memelukmu seperti ini,aku sangat menyesal, maafkan aku!" Diki memohon dengan isak tangisnya ,air mata bercucuran sehingga membasahi kemejanya di bagian bahu dan Tria pun tak kuasa membendung air matanya,sehingga ia juga menangis kencang lalu membalas pelukan Diki .Setelah 10menit mereka berpelukan,Tria mengakhiri pelukan tersebut dan pergi meninggalkan Diki yang masih menangis .

__ADS_1


__ADS_2