Pacarku Bukan Jodohku

Pacarku Bukan Jodohku
Episode 40


__ADS_3

Disepanjang perjalanan,baik Tria maupun Aditya mereka tak bergeming tidak seperti biasanya .Kini mereka membisu ,Aditya yang menyadari itu lalu ia menepikan mobilnya dan ia menceritakan semua kisah cintanya dimasa lalu ,supaya Tria tidak meragukan ketulusan Aditya saat ini.


Aditya menceritakan segala hal yang berhubungan dengan Ririn hingga selesai,Tria hanya mendengarkan setiap ucapan yang keluar dari mulut Aditya dan mencernanya perlahan . Aditya sengaja menceritakan semuanya ,supaya tidak menjadi masalah lagi kedepannya .


"Jadi kisah cintamu hampir sama denganku!" seru Tria yang kini menatap pria di hadapannya dengan senyum ketulusan .


"ia,apakah kamu akan mempermasalahkan itu? aku sengaja menceritakannya tanpa ada yang ditutupi .Supaya masalalu itu tidak akan menjadi permasalahan di dalam kehidupan rumah tangga kita nantinya ." Aditya memberi penjelasan supaya Tria paham akan penjelasannya .


"Aku percaya kamu sayang!" sTria membelai pipi calon suaminya dan tersenyum .


"Sayang,aku harap kedepannya kita bisa saling jujur dan selalu menanyakan kebenarannya sebelum mempercayai hal yang belum tentu itu benar! karena hubungan akan langgeng jika didasari oleh kejujuran dan kepercayaan!" titah Aditya yang membelai lembut kepala Tria lalu mengecup keningnya.


Aditya sangat mencintai Tria sejak pertama pertemuan mereka,sehingga ia tak ingin berpisah nantinya hanya karena masalalu mereka . ia bertekad akan menjaga Tria dan selalu membahagiakannya hingga akhir hayatnya .


Lalu Aditya kembali mengendarai mobilnya menuju restoran yang ada ditepi danau ,ia memarkirkan mobilnya dan menuntun Tria masuk ke restoran itu .Aditya sengaja memilih tempat yang sangat dekat dengan danau ,agar mereka bisa menghirup udara segar dari danau itu sembari menikmati makan siang yang tertunda tadi .


Aditya sudah memesan makanan untuk mereka berdua tanpa mengganggu Tria uang tengah asik menikmati indahnya pemandangan danau itu .


Aditya berdiri tepat di belakang Tria ,lalu berbisik di telinga Tria "kamu suka sayang?"


Aditya membuat Tria bergidik geli karena hembusan nafasnya tepat di telinga Tria ,Tria hanya tersenyum dan mengangguk. Aditya memainkan jemari Tria sembari menikmati indahnya danau itu .


Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang mengawasinya dari kejauhan . Wanita itu adalah Ririn,ia masih penasaran akan pengakuan Aditya ,karena baginya Tria hanyalah pegawai kantornya yang dibayar untuk bersandiwara didepannya. Namun kini Ririn melihat dengan mata kepalanya sendiri,bahwa Tria dan Aditya saling mencintai .Sehingga muncul ide licik di otak wanita itu .


"Jika benar itu calon istrinya,maka kamu harus bersiap untuk bersedih! aku akan segera menyingkirkannya . gumam Ririn dengan sorot mata tajamnya ,ia sengaja berpakaian tertutup dan memakai masker sehingga Aditya tak bisa mengenalinya .


Pelayan sudah membawakan makanan untuk Tria dan Aditya ,lalu mereka duduk di tempatnya . Menikmati makan siang dengan hawa sedikit dingin lantaran pengaruh dari danau tersebut . Mereka sangat menikmati makan siang itu,disamping pemandangan dan suasana yang mendukung, mereka juga sangat lapar karena sudah menunda makan siang mereka hanya gara- gara mantan Aditya yang tiba - tiba saja muncul .


Setelah selesai makan,seperti biasa Tria ijin ketoilet,kebetulan toilet itu berada agak jauh dari restoran tersebut dan lebih mendekati danau .

__ADS_1


Ririn yang tak ingin membuang kesempatan emasnya ,segera ia bertindak dan melangkahkan kakinya menuju toilet itu juga .


Dengan santainya ia menunggu Tria yang belum keluar dari toilet itu .


cklek,


Tria sudah keluar dan ia segera mencuci tangannya ,ia tak sadar bahwa ada orang yang memperhatikannya .


"Jauhi Aditya ! jika kamu ingin hidup lebih lama lagi!" titah Wanita itu dan mendekat mencengkram mulut Tria tanpa rasa takut .


"Siapa kamu? apa tujuanmu?" sahut Tria dengan nada sedikit gugup karena ia saat ini tengah ketakutan .


"Jangan banyak bicara! jauhi Aditya !" bentak Ririn ,lalu ia membuka masker dan penutup kepalanya .


"Ririn?" Tria membelalakkan matanya,karena ia tak menyangka seorang Ririn bisa berbuat arogan seperti saat ini .


"kau masih mengenaliku? maka dari itu jauhi Aditya!" bentak Ririn dengan nada meninggi.


Aditya masih sibuk dengan ponselnya,tiba - tiba saja pelayan tak sengaja menyenggolnya ,karena pelayan itu lari trrburu.


"Maaf tuan! saya tidak sengaja!" pinta Pelayannuntuk memohon


"Hati - hati jangan sampai terulang lagi!" sahut Aditya masih memandangi ponselnya


"Maaf tuan,dimana kekasih anda? karena disana ada suara kegaduhan ,maaf lihatlah irang- orang disana berkerumunan!" seru pelayan tersebut menyadarkan Aditya dari tatapan ponselnya .


"Kekasihku ke toilet,ada apa ? mengapa mereka berkerumun disana?" selidik Aditya semabari memperhatikan mereka .


"Tuan,disana ada keributan ,cobalah tuan cek dulu keberadaan kekasih tuan!" pinta pelayan itu .

__ADS_1


Tanpa menjawab Aditya bergegas menuju kerumunan itu ,lalu ia menapaki anak tangga menuju toilet .


deg


Bak di cambuk berkali -kali ,Aditya melihat seorang wanita mencengkram mulut kekasihnya itu .ia belum mengetahui siapa wanita itu dan segera ia ingin mendekat .


Tria yang melihat itu lalu berteriak


"Sayang,Aditya tolong aku!" pinta Tria dengan nada terbata karena mulutnya masih dicengkram .


Ririn yang menoleh kearah Aditya lalunia memberi peringatan.


"Jangan mendekat! jika kamu mendekat ,maka nyawa wanita ini tidak akan terselamatkan lagi.


"Jangan macam- macam! hentikan semua !" bentak Aditya yang semakin mendekat .


Karena Ririn kikuk lalu ia mendorong tubuh Tria byuuuuuurrrrrrrrrrrr ,suara itulah yang muncul dari percikan air danau.


"aaakkkkkkk" teriak para pengunjung .


Lalu pelayan restoran itu menghubungi team penyelamat yang selalu berjaga disana .


"Security! tangkap wanita ini dan serahkan ke polisi,nanti saya yang akan membuat laporan sendiri,sekarang bawa saja dia ke kantor polisi dan bilang ini perintah dari Aditya ." titah Aditya memberi perintah .


Kini team penyelamat sudah berpencar dengan boat karet untuk menemukan keberadaan tubuh Tria yang tadi di dorong oleh Ririn dari atas . Aditya berlari menuju pinggir danau dan ingin ikut mencari keberadaan Tria namun ditolak oleh team penyelamat .Karena sangat beresiko .30 menit belum juga ada hasil ,Aditya sangat frustasi .


Lalu ia menghubungi team penyelamat handal ,ia sengaja menyewa team penyelamat handal tambahan agar kekasihnya segera ditemukan .ia juga menghubungi polisi untuk mengurus Ririn .Kini Aditya sangat panik ,ia frustasi dan menjambak rambutnya dan ia rak hentinya berteriak .


"Tria ,Tria ,Tria itulah yang selalu disebut oleh Aditya saat ini .

__ADS_1


Karena banyak pengunjung disana,maka mereka juga sudah memposting kejadian tadi sehingga tersebar di sosial media ,dan berita terkini . Angga yang tak sengaja memainkan layar hp nya ,lalu ia melihat sosok wanita yang ia cintai tengah di cengkram dan di dorong hingga jatuh kedanau. Angga sangat kaget akan berita itu ,lalu ia menyuruh asistennya untuk membatalkan semua meeting hari ini dan segera ia menuju lokasi kejadian .


__ADS_2