Pacarku Bukan Jodohku

Pacarku Bukan Jodohku
Episode 14


__ADS_3

Bibi membuka pintu kamar Diki dan memberi pisau beserta piring kepada Rani yang masih duduk di ranjang Diki dengan keadaan acak - acakan .


"Astaga,kenapa non Rani berantakan gitu? ranjang juga ,den Diki kemana?" gumam Bibi yang kini akan duduk sembari mengamati ranjang Diki yang berantakan .


"Bibi ,ngapain disini? udah keluar aja! biar aku yang jagain Diki !" pinta Rani mengusir secara halus . Tiba - tiba Diki keluar dari kamar mandi dan mendekat ke arah Rani .


"Rani ,kamu pulang aja! bentar lagi malem,biar Bibi yang jagain aku !" perintah Diki ,agar Rani keluar dari rumahnya.


"Tapi aku ingin disini temenin kamu!" Rani bergelayut manja dengan tangannya melingkar di lengan Diki .


"Sudah ,kamu pulang saja!" seru Diki kembali .


"Bibi, tolong tinggalkan kami berdua! aku mau bicara sebentar bersama Diki !"


Bibi pun keluar menuruti permintaan Rani.


"Mau ngomongin apaan?" cepetan ! seru Diki yang kini melepas tangan Rani dan mengalihkan pandangannya.


"Sayang,kenapa kamu ketus gitu? kamu lupa apa yang tadi kamu lakuin ke aku? setelah apa yang kamu lakuin,sekarang kamu mau menghindar?" tanya Rani sebal.


"Apa maksud kamu? lakuin apa?" Diki menatap sinis ke arah Rani .

__ADS_1


"Kamu lihat ini? disini aku sudah rekam semuanya dan sudah otomatis tersimpan di laptopku!" Rani menyodorkan hp nya ke arah Diki ,Diki yang melihat itu sangat marah,karena melihat adegannya bermesraan dengan Rani .


"Kamu ternyata licik! dasar wanita r***dh**n, pergi dari sini!" bentak Diki mengusir Rani.


"Aku bakal pergi tapi ada syaratnya!"


"apa syaratnya?" sahut Diki emosi


"Aku ingin kamu menjauhi Tria dan menikah bersamaku ! jika tidak!"


"Jika tidak kenapa?"Diki semakin emosi dan hendak ingin menampar Rani .


"Aku akan suruh Papa turunin jabatan mu!" Rani mengancam Diki dengan jabatannya .


"Oke,kalo gitu aku akan sebarin video ini ke sosial media untuk dijadikan kasus pelecehan sehingga orang tuamu juga akan menanggung akibatnya ." Rani mengancam Diki dengan cara liciknya .


Diki tak ingin Orang tuanya ikut menanggung kebodohannya itu .Dika terpaksa mengiyakan permintaan Rani meski dia tidak ingin meninggalkan wanita yang ia cintai selama 4tahun ini . Diki sangat kecewa akan kelakuannya sendiri dia terus menjambak rambutnya frustasi dan ia memukul - mukul tembok hingga tangannya berdarah .


"Beri aku waktu ! aku akan memikirkannya dulu!" pinta Diki emosi.


"Oke ,waktunya cuma sampai besok! jika tidak aku tidak akan tinggal diam ,aku akan tuntut kamu dan ingat ! orangtuamu akan menjadi miskin karna ulah mu." seru Rani mengancam .

__ADS_1


Diki hanya diam tidak menjawab perkataan Rani .Rani pun melangkahkan kakinya keluar dari kamar Diki dan beranjak pulang . Rani sangat girang karena ide liciknya sudah berhasil ,ia pun mengemudi dengan cepat dan tak sabar ingin memiliki Diki seutuhnya .


Di tempat kerja Tria


Kini waktu menunjukkan pukul 21:30 ,itu artinya sebentar lagi ,waktunya Tria pulang dari kerja. Tria bersemangat mengerjakan tugasnya seperti biasa,ia tidak pernah membawa masalah pribadinya ketempat kerja. Hendra dan Aditya sudah menjemput Tria dan menunggu di parkiran, Aditya masih bersama Hendra karena setelah mancing,mereka mabar di rumah Hendra untuk mengisi waktu. Aditya sengaja mengulur waktu bersama Hendra agar ia bisa bertemu lagi dengan Tria.


"Bentar lagi Tria keluar! sory bro ,gue dah bikin lo capek ikut antar jemput adik gue he he he !" seru Hendra .


"Santai aja bro! gue juga lagi ga sibuk nih." sahut Aditya sembari mengecek email nya dari ponselnya .


.


Tria kini sudah boleh pulang,ia berpamitan kepada teman - temannya . Tria mendekat kearah Hendra dan Aditya , lalu ia menyapa kedua pria tersebut ...


"Kak,maaf nunggu lama ya?" sapa Tria dengan mengembungkan pipinya seperti anak kecil .


"Hai,ga pa pa kok ! kebetulan kita lagi punya waktu luang ." sahut Hendra dan Aditya bersamaan.


Mereka langsung masuk ke dalam mobil,dan Kini Hendra yang menyetir mobil Aditya .Mereka kembali mengobrol di dalam mobil dengan lelucon yang Aditya bikin,sehingga Tria bisa tertawa dan melupakan masalahnya sejenak .


"Oh ya ,Tria ! kakak boleh ga minta no hp kamu?" tanya Aditya menatap ke arah Tria dengan mengangkat kedua alisnya dan tersenyum .

__ADS_1


"Boleh! kak ,siniin hp nya ! biar aku yang simpan sendiri !" sahut Tria yang mengulurkan tangannya meminta hp Aditya dan Aditya pun memberi hp nya kepada Tria . Setelah memasukkan no nya ,Tria mencoba menghubungi no nya agar ia bisa menyimpan no Aditya juga.


Setelah 20 menit perjalanan akhirnya mereka sampai di rumah Hendra, dan mereka turun ,sedangkan Aditya berpamitan kepada Hendra dan Tria lantaran sudah malam. Setelah berpamitan Aditya langsung mengemudikan mobilnya dan kini ia menuju rumahnya .


__ADS_2