
Tria sudah menerima lamaran Aditya ,kini Aditya menyematkan cincin di jari manis Tria . Kebahagiaan mereka baru saja dimulai ,dengan semangatnya Aditya mengajak Tria berdansa namun Tria menolak ,karena ia malu dan tidak bisa berdansa .
"Kita pulang sekarang yuk ! sudah malam " Ajak Tria kepada Aditya,karena ia takut jika keluarganya meng hawatir kan mereka .
"Baiklah! " Sahut Aditya lalu menggandeng tangan Tria,namun sebelum mengajak berdansa tadi .Aditya sudah mengirim pesan kepada orang tuanya untuk datang kerumah Hendra untuk melamar Tria menjadi istrinya .
Mereka segera menuju parkiran dan masuk ke mobil .
Di dalam restoran tadi
Angga sangat frustasi ,ia menggenggam erat gelas yang ia bawa hingga pecah dan melukai tangannya . Kini darah mengalir deras dari tangannya ,lalu ia membanting semua gelas dan botol minuman yang ada di hadapannya .
Sudah dua jam ia berada di restoran itu , sejak ia melihat perbincangan Aditya dan Tria . ia sengaja berdiam diri ditempatnya memperhatikan kedua insan tersebut dengan lekat tidak melewati sedetikpun perbincangan mereka hingga saat Tria menerima lamaran Aditya untuk menjadi istrinya .
Sungguh sangat terpukul dan kecewa juga frustasi ,itulah yang dirasakan Angga saat ini . Wanita yang sudah menolaknya kini sudah menerima lamaran pria lain. Tak ada lagi harapan untuknya ,semua harapan dan penantiannya sudah sirna bagaikan di telan bumi .ia melangkahkan kaki nya menuju pesisir pantai dan berteriak sekencangnya untuk mengeluarkan segala kekecewaannya .
ia berjalan gontai ,sembari membawa sebotol minuman alkohol yang membuatnya semakin mabuk dan tak sadarkan diri . ia terus menyesap botol minuman itu hingga habis ,ia pun menjatuhkan tubuhnya diatas pasir .
Tria ,Tria ,Tria teganya dirimu menolak ku
itulah kata - kata yang diucapkan oleh Angga dengan matanya yang terpejam ,ia tak mengingat akan keadaannya saat ini .Perlahan ia terdiam , membisu dan memejamkan matanya .Kini ia sudah terlentang di atas pasir dengan keadaan tak sadarkan diri .
Seorang security tengah berpatroli di pinggir pantai ,sontak ia terkejut setelah melihat sosok pria terlentang diatas pasir .Awalnya ia kira pria itu adalah orang hanyut yang terdampar ,namun setelah ia mendekat dan memastikan keadaan pria itu .
ia melihat bahwa pria itu adalah Angga putra dari pemilik perusahaan LC Group .Lalu ia memanggil teman security nya yang sedang berpatroli juga malam itu .
"monitor ,di pesisir pantai ada tamu yang tak sadarkan diri mungkin dia banyak minum,tolong bantu saya mengangkatnya "
"monitor diterima ,baik segera meluncur "
__ADS_1
Selang beberapa menit security itu datang ,lalu mereka berdua membopong tubuh Angga yang sudah tak sadarkan diri , segera mereka membawa Angga ke kamar hotel yang kosong lalu merebahkannya di kasur .Mereka juga berpesan kepada receptionist agar melihat keadaan Angga setiap jam .
Sebelum security itu pergi melangkahkan kakinya, dering hp Angga berbunyi Ternyata yang memanggilnya adalah Nino sahabatnya ,segera security itu menjawab panggilan tersebut .
"Halo,halo tuan Nino ,tolong datang ke hotel x karena pemilik hp ini tengah mabuk dan tak sadarkan diri ,maka kami membawanya ke hotel ini ." seru Security menjelaskan kepada Nino
"Baik ,baik ,tolong jaga teman saya ,saya segera kesana !" sahut Nino tergesa - gesa .
Hotel yang biasanya ditempuh dengan waktu 1jam,kini hanya 30 menit ditempuh oleh Nino . Dengan lihainya ia menyalip semua mobil yang menghadang perjalanannya .Karena rasa khawatir akan keadaan sahabatnya .
Setibanya di hotel ,ia segera menuju receptionist dan menanyakan kamar sahabatnya .Dengan info yang ia terima ,segera ia menuju kamar tersebut .
Betapa kecewanya ia melihat sahabatnya yang terkulai diranjang tak sadarkan diri,segera ia mengguncang - guncang tubuh Angga agar segera sadar .Namun tiada hasil ,Angga tetap tak sadarkan diri . Dengan berat hati akhirnya ia tidur sekamar hanya demi sahabatnya itu .
Nino mencoba memejamkan matanya ,namun ia tak rela meninggalkan sahabatnya .Dengan keadaan tak sadar ,kini ia mengigo menyebut nama Tria
Nino semakin geram setelah mengetahui bahwa sahabatnya ,Angga telah mabuk - mabukan seperti ini hanya karena seorang wanita .Nino akan mencari tau siapa wanita itu dan sebagaiman menariknya wanita itu sehingga membuat sahabatnya terkulai tak berdaya seperti orang bodoh .
Di kediaman Tria
Kini Aditya dan Tria sudah tiba dirumah ,Tria heran akan mobil mewah yang terparkir dihalaman rumahnya . Karena setau dia itu adalah mobil mewah, hanya orang - orang kaya lah yang mampu memiliki mobil seperti itu .Tanpa bertanya ,Tria melangkahkan kakinya masuk beriringan dengan Aditya yang hanya tersenyum,karena Aditya sudah tau apa yang difikirkan oleh Tria saat ini .
Alangkah terkejutnya Tria saat mendapati kedua orang tua Aditya tengah berbincang bersama keluarganya (Ayah,Ibu ,Hendra). Tria belum mengerti akan tujuan mereka berkumpul,yang ia fikir mungkin hanya sebatas berkunjung karena Hendra adalah karyawannya .
Tria menyapa semua orang yang tengah sibuk dengan perbincangan mereka ,dengan senyum ramah dan sopan santun yang selalu ia tunjukkan ,ia menghampiri mereka .
"Nak ,duduklah ! ada yang ingin kami bicarakan" titah Ayahnya dengan nada serius
Tria pun duduk di sebelah Ibunya ,sedangkan Aditya duduk di sebelah orang tuanya .
__ADS_1
" Begini nak,maksud kedatangan kami kesini untuk melamarmu menjadi istri Aditya ,karena Aditya tidak ingin berpacaran lama ."Mama Aditya memulai membicarakan tujuan kedatangan mereka .
Tria hanya tertunduk malu ,ia tak menyangka jika Aditya akan menyuruh orangtuanya untuk melamar dirinya malam ini juga .Ibu Tria mengelus bahu Tria dan bertanya .
"Apakah kamu sudah siap menikah dan menjadi istri untuk nak Aditya? " tanya Ibunya perlahan ,karena ia paham akan perasaan putrinya saat ini .
"A,a,aku dan kak Aditya memang saling mencintai ,tetapi aku ingin kuliah dan bekerja! apakah aku masih punya kesempatan untuk itu? " tanya Tria ,karena ia tak ingin berdiam diri jika harus menikah secepat ini .
Semua mata saling bertatapan setelah mendengar keinginan Tria ,lalu Aditya menatap lembut wajah wanita itu ,ia tidak akan menyirnakan harapan calon sang istri .
"Sayang,kamu boleh kuliah dan bekerja di kantor ku setelah kita menikah! asalkan kamu bisa mengatur waktu untuk keluargamu kelak!" titah Aditya yang menatap lembut calon istrinya yang saat ini terlihat sendu .
Sayang?gumam Tria .
"Benarkah? setelah menikah aku boleh kuliah dan bekerja? baiklah aku akan atur waktu ku!" sahut Tria bersemangat ,karena ia sudah mencintai Aditya ,namun disisi lain ia ingin kuliah dan bekerja .
Setelah mendengar perbincangan antara Aditya dan Tria ,akhirnya mereka sepakat akan membiarkan Tria kuliah dan bekerja setelah menikah .
Mereka sudah merencanakan hari baik untuk pernikahan Tria dan Aditya ,setelah sepakat ,Aditya beserta keluarganya pamit undur diri .
waaaahhhh menikah,kuliah bekerja .
mampu kah Tria menjalankan hari - harinya?
yukk baca kelanjutannya kisahnya .
Readers dukung terus ya !
Terimakasih ☺️🙏
__ADS_1