Pacarku Bukan Jodohku

Pacarku Bukan Jodohku
Episode 34.


__ADS_3

Setelah menyelesaikan makan siangnya,mereka kembali mengobrol Sesaat Angga teringat akan tujuannya ,lalu ia membicarakan rencananya .


"Tri,mau ga kamu kerja di perusahaan Papaku? " tanya Angga dan berharap Tria menerima tawarannya .


"gimana ya? aku dah nyaman di resto ,lagian aku ga punya kemampuan untum bekerja di kantoran,lagi pula aku cuman lulusan SMA ,tapi aku sih ada rencana mau kuliah sambil kerja kalo bisa sih ,he heeeee" jawab Tria cengengesan tanpa malu,karena ia hanya menganggap Angga sebagai sahabatnya .


"Kamu bisa kerja disana sambil kuliah! nanti aku yang akan tempatkan kamu di salah satu bagian OB ha ha ha ha" Angga menjahili Tria sehingga membuat Tria mengerucutkan bibirnya .


"ishhh, mendingan di resto dong , aku akan bicarakan sama ortuku dulu dan kak Hendra juga harus tau ." Tria membuang nafasnya kasar ,lalu memberi jawaban kepada Angga supaya Angga tidak berfikir jika Tria ingin menjauhinya atau memanfaatkannya .


"Baiklah! aku tunggu kabar baik darimu , aku harap kamu mau bergabung di perusahaan Papaku! aku akan tempatkan kamu di bagian kantor ,setau ku kamu jago komputer juga ." Angga berharap akan jawaban ia dari Tria .


"Oke bos! segera akan aku kabari ," sahut Tria dengan memberi hormat seperti menghormati tiang bendera .


Setelah selesai pembicaraan mereka ,mereka akhirnya saling melambaikan tangan untuk berpamitan. Tria yang kembali ke rumahnya sedangkan Angga kembali me kantornya .


Di dalam mobil ,dari spion depan Angga masih memperhatikan Tria yang perlahan menghilang ,setelah Tria sudah tidak terlihat lagi ,barulah ia melajukan mobilnya menuju kantor . Sepanjang perjalanan Angga memutar music tentang percintaan ,ia tersenyum - senyum sendiri mengingat saat kejadian saat ia menyuapi tria.serasa ada aliran listrik yang menyengat saat itu .Tanpa menunggu waktu lama ,ia segera memasuki perusahaan yang berlantai 30 itu .Dengan simbol yang tertulis "LC GROUP" (Leon Company Group) .Perusahaan yang bergerak di bidang textile itu sudah memiliki beberapa cabang di Asia .


Dengan suasana hatinya saat ini,ia bersiul melangkahkan kakinya menaiki beberapa lift hingga sampailah ia di ruangannya .an Betapa terkejutnya ia melihat sosok pria yang sudah duduk di sofa yang terletak diruangan nya . Sosok yang tidak diharapkan kehadirannya.


"Lo ngapain disini? ganggu mood gje aja ." sapa Angga dengan tatapan sinis kearah sosok yang tak diinginkan kehadirannya .


"Santai bro,gue kesini mau ajak lo ke club nanti malam" sahut pria itu dengan senyum dan alis yang dimainkan di atas kedua matanya .

__ADS_1


"Nino ,sorry ! gue ga selera lagi tuh yang namanya Club" sahut Angga dengan senyum mengejek .


"Lo sakit? tumben lo ga semangat?" Nino menyentuh kening sahabatnya itu untuk memastikan apakah dia sakit ,karena ia tak pernah melihat Angga yang menolak untuk diajak ke club .


"Gue mau berubah! " sahut Angga penuh penekanan yang membuat Nino menganga melihat Angga yang menatap nya tajam saat ini .


"Udaaaah,lo sana pergi! jangan ganggu gue,lo juga mesti berubah,karena lo juga bakal jadi Bapak suatu saat nanti ,cari wanita yang benar dan jadikan istri lo segera !" hardik Angga menasehati sahabatnya yang seorang Casanova tersebut .


"ya,ya,ya gue pergi ! tapi gue bakal berubah setelah nemuin cinta sejati gue !" sahut Nino sinis dan berlalu meninggalkan ruangan Angga .


Di Perusahaan Aditya


Aditya disibukkan oleh cilent dari luar negeri yang akan bekerja sama dengan Perusahaan utamanya . Dengan bantuan Asistennya dan juga Hendra ,ia mampu membuat klient tersebut bangga akan ke professional lan Aditya di dalam memegang Perusahaan . Sehingga klien tersebut mempercayai Perusahaan Aditya,tanpa rasa ragu mereka pun bekerja sama dan menandatangani berkas - berkas penting yang pastinya saling menguntungkan bagi kedua belah pihak perusahaan tersebut .


Aditya : hai cantik,gimana pertemuan dengan teman mu, apakah menyenangkan? 😊


Tria: hai ,kak Adit yang tampan 😊✌️ sangat menyenangkan,ternyata sekarang dia sudah bekerja di perusahaan Papanya ,dia juga nawarin aku untuk bergabung dan bekerja disana sambil kuliah .


Aditya: oh ya ? 😏 jangan - jangan itu akal - akalan dia untuk mendekatimu kembali πŸ˜€


Tria: hush ,ga boleh gitu .dia emang baik kok aslinya ,sekarang lebih dewasa malahan .


Aditya: πŸ™„ya deh,yang lagi belain sahabatnya πŸ˜‘nanti bisa kita makan malam? ada yang mau aku bicarakan 🀨

__ADS_1


Tria: bisa ga ya πŸ€”


Aditya : 😳😳😳


Tria: ya deh πŸ˜€ nanti kak Aditya yang ijin sama Ibu Ayah ya πŸ‘Œ


Aditya : ok πŸ‘Œ siap tuan putri cantik ,bye βœ‹


Tria : bye βœ‹


Setelah selesai mengerjakan tugasnya di layar laptop,kini Aditya merapikan berkas - berkas yang ada dihadapannya . Dengan lihai ia membereskan semua berkas dan menyimpannya kembali di tempat file penting .Namun ada sedikit yang mengganggu pikirannya saat ini ,ya dia tengah memikirkan Tria yang akan bekerja di temannya yang dulu pernah menyatakan perasaan kepada Tria .


Sehingga membuat Aditya sedikit cemas. Rencana akan menyatakan perasaannya kepada Tria malam ini ,akan dia siapkan dengan matang . Dia tak ingin kalah cepat dengan pria lain ,maka dari itu ia sudah membooking restoran mewah dengan beberapa kejutan untuk Tria nanti ,jika Tria sudah menerimanya menjadi kekasih ,seperti yang ia harapkan .


Sore berganti senja,perlahan sang Surya menyembunyikan dirinya,karena tugasnya hampir selesai dan akan digantikan oleh sang Rembulan uang tengah bersiap menampakkan keindahannya . Aditya bergegas pulang untuk bersiap - siap .


Sesampainya di apartemen ,ia segera masuk dan membersihkan dirinya.setelah itu ia berpakaian dengan menggunakan celana panjang jeans navy di padu dengan kemeja putih yang tangannya dilipat hingga ke siku . Tak lupa ia menyemprotkan parfum koleksinya yang sudah ia beli di luar Negeri dengan merk yang terkenal mahalnya .


Wajah tampan dengan penampilan sederhana ,membuatnya terlihat maskulin dengan senyum devilnya ia menyisir rambut di depan meja riasnya .


"Tampan dan keren ,perfect ." gumamnya menatap dirinya sendiri di depan cermin .


Segera ia menuruni lift hingga sampai di tempat mobilnya,lalu ia melajukan mobil .menuju rumah Tria ,hanya menempuh waktu 20menit ia sudah sampai di rumah Tria ,maka dari itu setelah dekat dengan Tria ,ia memilih tinggal di Apartemennya di bandingkan rumah utama yang bagaikan istana itu .Karena ia ingin dengan mudah bertemu Tria .

__ADS_1


Sesampainya di rumah Tria ,ia masuk dengan hormat dan santun ia meminta ijin kepada orang tua Tria ,untuk mengajak putrinya makan diluar. Karena sudah mengenal Aditya dengan baik ,maka orang tua Tria pun memberi ijin ,tentu dengan syarat agar pulang tidak terlalu larut malam.


__ADS_2