
Dua hari berlalu setelah pertemuan Diki dan Tria di Danau tanpa sengaja .Jadi 3hari lagi adalah hari pernikahan Diki dan Rani ,mereka sudah menyebarkan kartu undangan di semua teman,sahabat ,keluarga dan kolega - kolega Papa Rani . Tak lupa Diki juga mengirim undangan untuk keluarga Tria dan Aditya .
Tria yang tengah membersihkan halaman rumah ,tiba - tiba ada seorang expedisi datang membawa surat undangan untuk keluarganya .Tria menerima dengan senang hati dan menandatangani bukti penerimaan tersebut . Berlari kecil menuju teras rumahnya,ia duduk dan membuka surat undangan tersebut ,karena ia penasaran siapa yang akan menikah .
Degdegdegdeg
Tiba - tiba jantung Tria degdegan dan sedikit sesak,karena ia terkejut begitu membuka surat undangan ,yang ternyata di cover undangan tersebut terpampang wajah pria yang tak asing baginya .Ya Pria itu adalah Diki ,mantan kekasihnya bersama Rani calon istri Diki . Tanpa sengaja bulir air mata pun jatuh membasahi pipi Tria ,ia tak pernah menyangka akan berakhir seperti ini hubungannya bersama Diki .Namun ia berusaha tetap tegar ,lalu ia memberi tau perihal undangan tersebut kepada Ibunya .
Ibunya yang juga melihat undangan tersebut ,lalu memeluk erat tubuh putrinya ,ia tak ingin jika putrinya merasakan kesedihan yang amat mendalam . Ibu Tria mengusap punggung dan membelai lembut rambut Tria .
"Yang sabar ya ! iklaskan saja ! karena dia bukan jodohmu !" Sang Ibu mencoba menenangkan putrinya
"Iya bu,aku iklas ,aku tegar ,aku ga akan menangisi apa yang bukan milikku lagi .
"Baguslah! kamu masih bisa mendapatkan pria yang lebih baik darinya .
__ADS_1
Tria melepaskan pelukan Ibunya ,lalu ia kekamar dan membersihkan dirinya .Karena hari ini dia harus berangkat kerja jam 13:00 .
Setelah mandi dan bersiap - siap ,ia meraih tas selempang kecil yang sering ia bawa saat bekerja ,untuk menyimpan dompet dan hp nya . Sesaat hendak ingin menghidupkan mesin motornya ,ia berpamitan kepada Ibunya dan berlalu menuju tempat kerjanya .
Di tempat kerja ,teman - teman Tria sudah menunggu kedatangannya .Saat ia hendak melangkahkan kakinya masuk ke restoran tempatnya bekerja ,teman - temannya menghampirinya lalu merangkul Tria ,mereka sangat prihatin akan keadaan Tria yang akan di tinggal menikah oleh mantan kekasihnya itu . Mereka sudah tau seberapa lama hubungan antara Tria dan Diki ,sehingga mereka sangat menghawatirkan keadaan Tria .
"Terimakasih ! kalian sudah seperti saudara ,selalu mendukung dan menyemangati ku . Percayalah ! aku baik - baik saja ,aku akan berusaha kuat dan tegar " seru Tria memberi penjelasan kepada temannya ,agar mereka tidak terlalu mencemaskan dirinya
"Aku harap kamu bisa tegar Tria ." sahut Angga teman sekaligus pengagum rahasia Tria .
" Percayalah ! aku akan tegar dan kuat, mungkin dia bukan jodohku ! tuhan akan memilihkan yang terbaik untuk ku .
Pemilik restoran kini sudah berada di depan kue tart besar ,sebelum memulai acara mereka berdoa sesuai keyakinan masing - masing . Lalu mereka menyanyikan lagu selamat ulang tahun dan meniup lilin bersama - sama . Acara tiup lilin telah usai ,kini mereka di persilahkan untuk menikmati hidangan yang sudah disediakan untuk para karyawan .
Angga menghampiri Tria yang tengah duduk menyendiri di kursi pojok dengan membawa cake coklat kesukaannya .
__ADS_1
"Ehen, boleh aku duduk disini?" tanya Angga yang menunjuk kursi kosong di sebelah Tria
"Ehh, boleh dong ! masa ga sih ha ha ha ." sahut Tria tertawa kecil
"Kamu ga makan?
"Ga,tadi di rumah sudah makan ! aku ambil cake aja nanti mau ambil buah dan es crim itu ." sahut Tria sembari menunjuk ke arah buah dan es cream .
"Baiklah ! biar aku yang ambilkan!" seru Angga seraya berdiri lalu meninggalkan Tria ,dan mengambilkan buah dan es cream untuk Tria ,wanita yang ia sukai selama ini .Namun Tria hanya menganggapnya sebagai teman dekat saja.
"Terimakasih abang ! hi hi hi " Tria menggoda Angga dengan sebutan abang .
"Ya,aku akan menjadi abang mu nanti ,ha ha ha ." sahut Angga dengan tawa nya .
Teman yang lain melihat Tria dan Angga tertawa ,lalu mereka menghampiri Tria dan Angga ,mereka bergabung di tempat tersebut sembari menghibur Tria ,supaya ia tidak ada waktu untuk bersedih karena memikirkan pernikahan mantan kekasihnya .
__ADS_1
Setelah menikmati ,pesta kecil itu,pemilik restoran memberi karyawannya bingkisan dan setelah semua karyawan menerimanya,lalu mereka di persilahkan pulang ,karena restoran akan di tutup untuk sore ini . Karyawan pun ,bersorak gembira karena mereka boleh pulang dan tidak bekerja untuk sore ini .Mereka kembali pulang kerumah masing - masing .
Tria segera mengambil motornya dan ia akan kembali pulang kerumahnya ,lantaran bosnya sudah mengijinkan semua karyawan untuk pulang saat ini .Setelah sampai rumah ,ia membantu Ibunya di toko hingga toko itu tutup .Lalu keluarga mereka berkumpul untuk makan malam bersama ,setelah itu mereka membahas tentang undangan pernikahan Diki dan Rani .