
Selama perjalanan ,Hendra hanya fokus mengemudi .Sesekali ia menatap kearah Diki !
Diki yang masih dalam keadaan mabuk ,ia hanya memanggil - manggil nama Tria . Perjalanan. yang mereka tempuh hanya 30 menit dan akhirnya ,mereka sampai di rumah Diki . Dengan sigap Hendra turun dari mobilnya dan memapah tubuh Diki yang masih tak sadarkan diri .
" Dik ,,dik,,sadar lo ! ni dah sampe rumah lo !" Hendra mencoba menyadarkan sahabatnya ,namun Diki tak bergeming ! ia hanya menyebut nama Tria ,Tria ,Tria dan Tria .
Hendra terus memapah tubuh Diki ! hingga sampai di depan pintu rumahnya yang sudah disambut oleh pelayan yang ada disana .
Salah satu pelayan menyapa Hendra ,lalu ia mendekat dan membantu Hendra memapah tubuh Diki dan mengantarkannya ke kamar Diki.
"Apa yang terjadi dengan den Diki ?" tanya pelayan tersebut ,yang kini sudah membantu melepaskan sepatu yang di pakai oleh Diki .
"Diki ,mabuk! tadi dia minum di caffe ! tolong bantu dia,bersihkan wajahnya lalu beri dia minyak angin aroma teraphi! agar segera sadar !" sahut Hendra sembari memberi tugas kepada pelayan tersebut .
"Baik den! saya akan lakukan sekarang! oh ya ,maaf nama den siapa? supaya nanti saya bisa menjawab pertanyaannya ! saat den Diki sudah sadar.
"Nama saya Hendra ! saya kakaknya Tria!" sahut Hendra yang kini akan keluar dari ,kamar Diki .
__ADS_1
Hendra ingin segera kembali kerumahnya!namun ,baru sampai di tangga ,orang tua Diki sudah tiba dirumahnya dan melihat Hendra yang menuruni tangga ! mereka mendekati Hendra dan mempertanyakan keadaan Diki.
"Hendra ! bagaimana keadaan Diki? " tanya orang tua Diki ,yang kini terlihat sangat cemas ,akan keadaan putra tunggalnya.
"Diki ,baik2 saja Om ,Tante ! dia cuman mabuk, tadi karyawan cafe menghubungi saya ! lalu saya yang menjemputnya ." Hendra menceritakan apa uang terjadi di cafe tadi ! dan ia hanya mengangkat kedua bahunya yang tak mengerti akan tingkah Diki .
"Terimakasih! karna kamu sudah mengantarkan Diki sampai rumah " sahut mama Diki yang kini raut wajahnya semakin sedih! ia pun tak menyangka ,jika putranya akan terjerumus dalam permasalahan cinta .Karena yang ia tau ,putranya adalah seorang pria yang dingin .
"Om, Tante ! saya pamit dulu ! sudah malam ,entar takutnya Ibu dan Ayah khawatir .
" Iya ! silahkan ! " sahut Mama Diki , yang kini menaiki anak tangga hendak menemui anaknya .
Di kediaman Hendra ! disana Tria merasa gelisah tak karuan ,lantaran ia merasakan sesuatu yang terjadi pad Diki ,kekasihnya .
Sejak tadi siang ia mencoba menghubungi Diki dan mengirimi pesan . Namun tak ada satu pun balasan dari Diki .Kini Tria ingin kerumah Diki untuk memastikan keadaannya .
Tria mengambil tasnya dan berpamitan kepada Ibunya ! saat ia melangkahkan kakinya ,tiba - tiba mobil Hendra masuk ke halaman rumahnya . Hendra yang melihat Tria sudah rapi ,tengah terburu - buru ,lalu ia menanyakan kepada Tria .
__ADS_1
" Tri, mau kemana kamu ? udah malem ni!" tanya Hendra dengan mengernyitkan alisnya. karena ia melihat kegelisahan pada diri Tria .
" Kak, anuuu ! aku mau ke rumah Diki ! dari tadi siang aku hubungi ,tetapi tak di jawab. Aku khawatir akan keadaannya ." Dengan rait wajah muram ia ingin segera melanjutkan langkah kakinya ! namun tangannya di tahan oleh Hendra .
"Jangan pergi ! ini sudah malam ,Diki seorang pria ,ia bisa menjaga dirinya sendiri ! kembali lah ke kamarmu dan istirahatlah! karena tidak baik anak gadis pergi sendiri , sudah malam !"
"Tapi kak !" sahut Tria ,memelas
" Masuk! jika dia masih menginginkanmu, maka dia akan segera mengabari mu ! " perintah Hendra dengan nada agak tinggi ! karena ia tak ingin adiknya kecewa melihat keadaan Diki seperti saat ini.
"Baiklah !" sahut Tria ,dengan wajah muramnya. dan ia kembali ke kamarnya , lalu mencoba menghubungi Diki lagi . Kali ini panggilan Tria di jawab oleh seorang wanita ,yang tak lain adalah Mama Diki .
"Halo selamat malam ,Tria !" sapa Mama Diki dari seberang telepon .
" Halo ,selamat malam ! maaf ini tante ya ?" ia memastikan suara yang diajak berbicara lewat hp nya .
" Iya ! ini tante , kamu mau bicara sama Diki? kebetulan Diki masih tertidur pulas ! ia sangat lelah karena urusan kantornya hari ini ." Mama Diki beralasan ,agar Tria tidak mengetahui keadaan Diki ,yang saat ini tengah mabuk .
__ADS_1
"Oh ,begitu ! baiklah tante ,biarkan dia istirahat ! terimakasih tante !" sahut Tria yang mengakhiri panggilan tersebut .
"huuuhhh syukurlah Diki ,baik - baik saja !" bikin khawatir aja , sampai ga sempat jawab panggilan dari ku . gumam Tria yang kini hendak merebahkan tubuhnya .