Pacarku Bukan Jodohku

Pacarku Bukan Jodohku
Episode 28


__ADS_3

Di Negeri lain ,kini Aditya sudah membuka matanya ,lantaran sinar mentari perlahan masuk ke celah - celah jendela ,sehingga membuat matanya silau . Kini ia sudah menuju kamar mandi dan membersihkan tubuhnya ,karena hari ini ia akan kembali ke Tanah air . Urusan bisnis sudah selesai ,ia dengan semangat 45 nya merapikan dirinya . Lalu ia tersadar akan keberadaan ponselnya .


" Wah ,Tria memanggilku 5x . Udah biarin aja ,aku mau kasi surprise ke dia ." Aditya kini menuju restoran hendak sarapan ,setelah sarapan ia pun menghubungi asistennya untuk segera bersiap. ia sudah tidak sabar akan bertemu dengan Tria ,meski ia belum mengutarakan perasaannya namun ia sudah menunjukkan perhatiannya kepada Tria dengan berkabar setiap hari. Begitu juga dengan Tria ,ia sudah menunjukkan perhatian kepada Aditya perlahan .


Sebelum masuk ke pesawat ,Aditya menyempatkan diri mengirim pesan kepada Tria . " Jangan khawatir! aku baik - baik saja,jaga dirimu ,apakah kamu merindukanku 😊" itulah pesan yang Aditya kirim kepada Tria . Lalu segera ia mematikan hp nya kembali .


Di dalam pesawat Aditya terus membayangkan wajah Tria ,ia yakin bahwa Tria adalah wanita baik - baik dan Diki meninggalkannya hanya karena jabatan di tempat kerjanya . Aditya bertekad akan mengutarakan perasaannya saat hari ulang tahun Tria ,ia juga sudah membelikan sesuatu di Negeri yang ia kunjungi 2Minggu ini untuk bisnisnya . Aditya pun memejamkan matanya sembari mendengarkan music dengan ear phone yang terpasang di telinganya .


Di kediaman Tria ,saat ini waktu menunjukkan pukul 01:30 dini hari ,dimana semua orang masih menikmati mimpi indahnya . Berbeda dengan Angga ,Angga kini tengah berada di salah satu club .ia menikmati minuman alkohol yang sudah pasti akan membuatnya mabuk dan tak sadarkan diri . Angga sangat kecewa akan penolakan Tria ,karena sudah 2tahun ia memendam perasaannya kepada Tria ,hingga ia tau Kekasih Tria telah menikah bersama wanita lain .Maka dari itu ia berani mengutarakan perasaannya kepada Tria .


Flash back


Di tempat kerja ,kebetulan Tria dan Angga jadwal kerja pagi .Setelah bekerja mereka pulang dan Angga menghampiri Tria yang tengah bersiap untuk pulang .


"Tria,kamu pulang bareng aku yuk ! ada yang mau aku bicarakan " Angga mencoba menawarkan tumpangan kepada Tria dan tanpa berfikir panjang Tria pun menerima tumpangan itu .Karena kebetulan Tria tidak membawa motornya ,kak Hendra pun tidak ada waktu untuk menjemputnya . Tria sudah menganggap Angga seperti saudara sendiri ,sama halnya dengan Rere ,Santi dan teman lainnya .


Di sepanjang perjalanan mereka bercanda dengan memberi tebakan bergantian . Sehingga Angga menepikan motornya di sebuah taman .

__ADS_1


"Kok berhenti disini? jangan bilang kamu mau kebelet ,ha ha ha ha " tawa Tria ,lalu segera ia menutup mulutnya ,karena malu jika ada orang lain melihatnya .


"hus, enak aja kebelet , kita main bentar yuk! entar aku traktir es krim deh " Angga mengangkat kedua alisnya ,menunggu persetujuan dari Tria .Tria pun mengangguk dengan syarat ,Angga harus membelikannya es krim dan cemilan lainnya .


"Oke ! sahut Angga dengan memberi hormat kepada Tria dan Tria pun kembali tertawa melihat tingkah Angga .


Mereka berjalan menelusuri taman ,setelah berjalan mereka melihat sebuah bangku. Lalu Angga menarik tangan Tria perlahan dan mengajaknya duduk di bangku tersebut ,dengan tangan Tria yang sudah menggenggam es krim dan cemilan lainnya . Tria asik menjilati es krim yang ia bawa ,namun Angga tiba - tiba ikut menjilat es krim itu dan segera menjauhkan mulutnya setelah berhasil menjilat es itu .Tria membelalakkan matanya melihat kelakuan Angga yang hampir saja membuat bibir mereka bersentuhan .


"Anggaaaaaaaa!!!!! kamu sengaja ya ? kalo mau beli sana ! " perintah Tria dengan nada kesalnya ,namun ia tetap menjilati es krim itu sampai habis ,agar Angga tidak memintanya lagi .


"Sorry ,sorry .Minta dikit doang ,gitu aja marah,awas entar ilang cantiknya " sahut Angga menggoda Tria dan mengangkat dagu Tria dengan telunjuknya .


"Aku mau bicara sesuatu " (Angga)


"Bicara aja !"(Tria)


"Sebenarnya ,aku menyukaimu sudah dua tahun lamanya .Namun aku memendamnya ,karena aku tau bahwa kamu masih menjalin hubungan dengan Diki. Meski aku menyukaimu ,aku tidak egois dan aku tidak pernah mengganggu hubungan kalian . Sekarang ,saat ini ,aku akan menyatakan perasaanku kepada mu Tria ! Mau kah kamu memberi ku kesempatan untuk menjadi kekasihmu? aku akan terima jawabanmu ,iya atau tidak tolong jawab dengan jujur ! dan jangan menerima ku karena hanya kasihan " Angga panjang lebar mengungkapkan perasaanya yang membuat Tria melototi nya lalu tertawa kecil .

__ADS_1


"ha ha ha ha ,kamu ada - ada aja ga" Tria menganggap ucapan Angga hanya candaan semata yang ingin menghiburnya .


"Aku serius ! tidak ada candaan saat ini !" Hardik Angga yang sekarang menatap tajam mata Tria dan menunggu jawaban itu .


Tria yang menyadari tatapan Angga yang tidak seperti biasanya ,ia pun terdiam tak berani lagi menertawai ucapan Angga .Tria menundukkan kepalanya lalu mengalihkan pandangannya ke arah taman.


"Tria ,tolong jawab dengan jujur tanpa ada kata kasihan! karena aku tak ingin jika kamu menerimaku karena kasihan ." Perkataan Angga kini sangat serius dan penuh penekanan ,sehingga membuat Tria tak bergeming .


"Tria ,


"Angga, maaf sebelumnya ! jujur aku tidak pernah memiliki perasaan kepadamu dan aku sudah menganggap mu seperti saudara ku sendiri .Tolong mengerti akan perasaanku ! terimakasih karena kamu sudah perhatian terhadapku,aku tak bisa melarang mu menyukaiku .Namun maaf! aku tidak bisa membalasnya !" Tria memberi jawaban dengan jujur dan ia hanya ingin berteman dengan Angga ,teman rasa saudara .Itulah yang Tria inginkan.


"Terimakasih atas jawaban mu ! namun bisa kah kita tetao berteman?" Angga mengulurkan tangannya dan sepakat akan berteman selamanya .


"ya ! kita berteman ,bersahabat !" Tria menerima uluran tangan Angga dan ia merasa lega karena Angga tidak frustasi akan jawaban uang ia berikan .


"Berteman lebih baik !" gumam Tria kini ia tersenyum ke arah Angga ,lalu mereka merangkul satu sama lain ,tanda kesepakatan persahabatan mereka .

__ADS_1


flash off


Angga sudah terlentang tak sadarkan diri di sofa club . Sahabat Angga menghampirinya lalu mengantar Angga kerumahnya .Nino sahabat Angga ,ia tak pernah tau jika Angga suka meminum alkohol ,karena setau dia Angga adalah pria yang tak pernah menyentuh alkohol . Namun Nino akan memberi pertanyaan kepada Sahabatnya besok,saat ia sudah sadarkan diri .


__ADS_2