
"Kevin Sanjaya!!"
Bukkk..
Pintu terbuka dengan keras, membuat sosok pria yang sedang duduk di kursi kebesaran nya itu langsung melihat ke arah sumber suara.
"Sejak kapan kau tidak sopan?" tanya nya menatap tajam adiknya.
Fara wanita yang berteriak tadi hanya nyengir, dia berjalan mendekati sofa dan mendudukkan bokong nya di sofa.
Kevin yang melihat wajah adik nya yang terlihat berbeda langsung paham, dia bangkit dan berjalan lalu duduk di dekat sang adik.
"Mana kedua keponakan ku?" tanya Kevin.
"Mereka aku ungsikan ke rumah tuan Juna" sahut Fara cepat, lalu melihat kakak nya dengan wajah kesal nya.
"Kakak kenapa Laura menyukai pria lain" lanjut Fara menatap kesal sang kakak.
"Ya itu pilihan nya" sahut Kevin santai.
Fara mencebikan bibir nya mendengar jawaban menyebalkan itu, tapi apa yang di ucapkan kakak nya memang adalah fakta.
Keduanya lama terdiam, hingga Kevin memilih berdiri dan Fara yang melihat itu menghembuskan nafas nya panjang.
"Sampai kapan kakak akan sendiri?" tanya Fara.
Kevin menghentikan langkah nya, dia diam dengan mata yang lurus ke dapan.
"Kakak butuh teman hidup yang lebih bisa mengerti kakak" lanjut Fara.
__ADS_1
"Kalian adalah teman hidup kakak, dan itu sudah cukup" balas Kevin tegas.
Fara menggelengkan kepalanya, dia berjalan mendekati kakak nya lalu memeluk Kevin dari samping.
"Kakak adalah satu-satunya keluarga ku, aku mohon kakak jangan seperti ini aku ingin kakak bahagia" Fara menangis.
"Jangan menangis, kakak sudah bilang air mata mu itu sangat mahal." Kevin menyeka air mata di wajah sang adik.
Keduanya kembali duduk lagi, Fara masih menangis dia berpikir jika Kevin masih belum move on dari sahabatnya yaitu Azhela.
"Sudah" Kevin kembali menyeka air mata sang adik.
Fara menggelengkan kepalanya, dia menangis kembali karena kali ini yang ada di pikiran nya adalah Ayu, si pelakor cantik.
"Kakak tau Aldy di dekati wanita cantik" adu Fara.
"Apa!"
Kevin mengeraskan rahangnya mendengar curahan hati adik nya, kakak mana yang bisa diam saja saat kebahagiaan adik nya ada yang mengusik.
"Cari mati, kirimkan foto nya kakak akan mengambilkan jantung nya untuk mu" kata Kevin terlihat marah besar.
"Kakak jangan bawa jantung-jantungan, serem tau" sewot Fara agak kesal.
"Dia pantas mendapatkan nya, kakak tidak akan membiarkan siapapun menyakiti mu apalagi ini semua menyangkut masa depan kedua keponakan ku" ucap Kevin masih dengan wajah marah nya.
Fara sedikit menyunggingkan senyumnya mendengar ucapan kakak nya yang sangat membela nya, untuk Fara Kevin adalah kakak terbaik nya.
Terlepas dari masa lalu keduanya, baik Fara atau Kevin sudah membuang jauh-jauh kehidupan gelap mereka.
__ADS_1
"Aku mau minta permintaan pada kakak" Fara menatap Kevin dengan wajah serius.
"Kenapa aku merasa permintaan ini akan aneh" batin Kevin merinding melihat tatapan aneh adik nya.
"Sini aku bisikin" lanjut Fara menarik tangan sang kakak.
Kevin terdiam mendengarkan ucapan Fara, adiknya meminta sesuatu hal yang sangat gila dan konyol.
"Tidak!" tolak Kevin tegas.
"Oh jadi kakak mau aku jadi janda, lalu keponakan kakak? mereka jadi anak broken home? seperti kita mau?" kesal Fara.
"Akan ku bunuh Aldy kalau dia sampai membuat kalian sengsara" ucap Kevin marah.
"Kakak!" Fara memonyongkan bibirnya karena sebal.
Menurutnya apa susahnya sih menikah dengan pelakor, lagi pula Fara rasa Ayu sangat cocok dengan Kevin kakak nya.
"Tidak, lebih baik kamu berikan foto wanita tak tau malu itu, aku akan menculik nya lalu membunuhnya" kata Kevin lagi.
"Dia sangat cantik, sayang kalau di bunuh mending kakak nikahi dan kakak bahagia deh" membayangkan itu Fara sangat bersemangat.
"Tidak!" tegas Kevin masih kekeh menolak.
"Tidak ada penolakan! aku dan Mas Aldy sudah membuat rencana bagus dan aku yakin dia akan suka sama kakak, dia hanya butuh uang dan perhatian jadi aku yakin kakak bisa memberikan semua itu" cerocos Fara bawel.
Membuat Kevin hanya bisa menggelengkan kepalanya, dia tidak bisa melakukan nya karena dia masih memiliki trauma pada wanita.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏