Pelakor Cantik Milik Mantan Nafi

Pelakor Cantik Milik Mantan Nafi
Tidak fokus.


__ADS_3

Ayu masuk ke ruangan Galih di temani Laura, dan Galih yang melihat Laura tidak bisa berkutik wanita itu sudah memiliki kekuasaan penuh dari sang Mama.


"Jadi kau benar-benar akan memilih risain?" tanya Galih memastikan.


"Iya" balas Ayu singkat.


Galih sebenarnya agak kecewa untuk keputusan Ayu, dia berharap Ayu mau bekerja dengan posisi yang sudah dia siapkan sebelumnya tapi Ayu terlihat kekeh ingin keluar.


"Sudahlah sayang, biarkan dia keluar lagi pula aku yakin Ayu akan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik" Laura mengucapkan apa yang ada di pikiran nya dengan santai.


Ayu mengangguki ucapan Laura, dan setelah memberikan surat pengunduran diri nya Ayu pun keluar dari ruangan Galih bersama Laura.


"Kau serius Ayu?" tanya Laura saat sudah di luar.


"Ya aku tak butuh pekerjaan, dan satu hal lagi nanti aku juga akan mengundang mu dan tuan Galih, kalian datang ya" balas Ayu sambil tersenyum.


"Tentu, aku juga penasaran siapa yang beruntung mendapatkan wanita seperti mu" sahut Laura lagi.


"Memang nya aku kenapa?" tanya Ayu tidak paham dengan ucapan Laura.


Laura hanya menjawab dengan gelengan kepala, tidak mungkin dia bilang kalau Ayu sangat cantik dan beruntung sekali untuk pria yang mendapatkan wanita secantik Ayu.


Ayu pun pamitan dan dia pergi dari perusahaan yang beberapa bulan ini menemani hari-hari nya, dan memberikan dia kesempatan mengenal bisnis lebih banyak.


"Jalan pak" kata Ayu pada supir.


"Baik nona" supir menyalakan mesin mobilnya, lalu tancap gas ke tempat yang belum dia tahu.

__ADS_1


Sepanjang perjalanan supir hanya mengendarai saja, sedangkan Ayu nampak sedang memikirkan Kevin yang sedang pergi ke Korea bersama sekertaris nya.


"Apa sekertaris suami ku perempuan?" tanya Ayu.


"Iya nona, namanya nona Shen" jelas supir.


"Bibit pelakor kaya nya ini" batin Ayu.


"Apa dia masih muda?" tanya Ayu kepo.


"Nona Shen sudah 31 tahun" balas supir lagi.


Ayu menghela nafas lega mendengar usia nona Shen, dia pikir sekertaris suaminya masih muda tapi mendengar angka 31 tahun tentu Ayu tau siapa yang lebih unggul dari mereka.


"Aku masih muda dan juga seksi, pantas saja suami gondrong ku tidak tertarik dengan nona Shen ternyata di sudah kadaluarsa, ahk lega nya" batin Ayu entah kenapa merasa sangat senang.


"Seharusnya aku membawa nya, astaga" Kevin menggerutu karena dia lupa jika dia sudah beristri.


Pekerjaan nya di Korea akan cukup lama bahkan bisa sampai satu bulan, dan Kevin tidak tau apa dia bisa menahan diri untuk tidak pulang selama itu.


Tok..tok..


Ceklek..


"Selamat siang tuan, tuan Kim sudah dalam p perjalanan ke restoran X tuan" jelas nona Shen.


Kevin melihat sekilas pada nona Shen, membuat wanita blasteran Korea dan Eropa itu langsung menundukkan kepalanya.

__ADS_1


"Kau sudah menyiapkan semuanya?" tanya Kevin.


"Semuanya sudah siap dan peninjauan juga akan di laksanakan hari ini" jelas nona Shen.


Dia bisa berbahasa Indonesia karena nona Shen kuliah empat bahasa, dia mencari keperuntungan nya dua bulan lalu dengan bekerja di perusahaan milik Kevin.


Kevin akhirnya pergi bersama Nona Shen, dia paling tidak suka yang namanya tidak tepat waktu dan bagi nya waktu adalah uang.


Hampir 10 tahun waktunya terbuang sia-sia, Kevin tak akan membiarkan hidup nya kembali gagal karena masalah di kehidupan nya sebelumnya, dia berjanji akan sukses dan semuanya terbukti dengan pencapaian nya saat ini.


"Tuan?" panggil nona Shen.


"Kau sangat berisik, diamlah" kata Kevin dingin.


"Tapi tuan jalan nya bukan ke sana, tapi ke__" ucap nona Shen terhenti karena Kevin menatap nya tajam.


"Aku juga akan kesana" kata Kevin lalu pergi dengan wajah Arogant nya.


Nona Shen hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan bos nya yang menggelikan, selama dua bulan dia bekerja ini kali pertama nya dia melihat Kevin tidak fokus dan seperti sedang memikirkan sesuatu.


Sedangkan Kevin dia merasa dirinya kurang berkonsentrasi, entah kenapa saat ini yang ada di dalam kepala nya hanya ada satu nama, yaitu Ayu.


"Apa ini karena aku tidak pamitan, astaga dia benar-benar menggoda ku dengan pakaian nya yang seksi" batin Kevin dalam hatinya yang terus membayangkan Ayu menggoda nya dengan pakaian seksi.


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2