Pelakor Cantik Milik Mantan Nafi

Pelakor Cantik Milik Mantan Nafi
Rencana


__ADS_3

Ayu yang bosan meminta pulang duluan, Kevin tak masalah karena sebelum pulang istri nya memberikan vitamin yang sangat menyegarkan pada nya.


"Aku akan mampir ke mall dulu sebelum pulang" kata Ayu memakai baju nya setelah dia selesai mandi.


"Bukan kah kamu sudah banyak membeli baju di Korea?" tanya Kevin.


"Honey itu tak cukup, aku harus banyak koleksi dress kebesaran seperti baju-baju hamil juga" balas Ayu lagi.


Kevin melirik istrinya yang sedang berdandan itu dengan wajah bingung nya.


"Kamu hamil?" tanya Kevin senang.


Ayu menggelengkan kepalanya pelan.


"Tidak untuk sekarang, tapi aku yakin bulan depan aku pasti punya bayi dan aku mau menyetok baju-baju kebesaran untuk kehamilan ku nanti" jelas Ayu dengan wajah santainya.


Kevin tak bisa mengatakan apa-apa, dia setuju dengan semua keinginan istrinya karena setelah lama mengenal Ayu Kevin sadar jika istrinya itu memiliki sikap keras kepala.


"Boleh kan?" tanya Ayu lagi.


"Hem lakukan apapun yang membuat mu senang" balas Kevin.


Ayu tersenyum dan memeluk tubuh suaminya.


"Terimakasih honey, aku janji akan memberikan banyak anak dalam keluarga kecil kita, I love you" Ayu mengecup pipi suaminya.


Dan tak lama setelah itu Ayu pun pulang dengan di antar supir, meninggalkan Kevin yang kini sendirian.


"Terkadang dia menyebalkan tapi hari ini kenapa dia benar-benar sangat menggemaskan" gumam Kevin sudut bibirnya terangkat ke atas.


Kevin jelas merasakan kebahagiaan yang tak biasa selama menghabiskan waktu bersama Ayu, dan dia tau jika saat ini perasaan nya pada Ayu jauh lebih dalam.


"Apa aku sudah benar-benar jatuh cinta pada nya? ya seperti nya begitu, pesona Ayu benar-benar tak bisa aku abaikan" lanjut Kevin sambil tersenyum.

__ADS_1


Membayangkan permainan nya tadi membuat Kevin sangat senang, wajah lucu Ayu saat menggodanya dan jerit nikmat Ayu yang membuat nya terangsang benar-benar sangat indah.


Kevin membayangkan semua itu hingga dia sadar jika jam terus berputar, Kevin langsung beranjak dari tempat tidur dan memilih mandi karena pekerjaan nya masih banyak.


Sedangkan di perjalanan pulang Ayu mampir dulu ke Mall, di Mall Ayu kembali berbelanja beberapa dress kebesaran entah kenapa Ayu merasa dia akan segera hamil.


"Aku harus menggoda nya dengan ini" gumam Ayu memasukkan baju dinas nya ke keranjang nya.


Dan setelah selesai belanja Ayu pun memilih membayar, lalu Ayu pun memilih membeli makanan di restoran yang ada di mall.


Satu jam berlalu..


Ayu baru keluar dari area Mall dan dia pulang dengan di antar supir, semula Ayu tak menyimpan aneh tapi setelah dia tidak fokus pada ponsel Ayu merasa ada yang tidak beres.


"Pak, nanti berhenti di minimarket ya, belikan saya es krim biasa" kata Ayu pura-pura tak mengamati wajah pria di depan nya itu.


Supir tak menjawab, dia hanya diam membuat Ayu sedikit takut.


"Ada yang tidak beres." batin Ayu merasa dirinya terancam.


Dan saat Ayu berniat memukul supir dengan ponselnya di saat itu juga supir ngerem mendadak.


Brukkk !


Awwww !


Kepala Ayu terpentok ke bagian jok depan, supir tiba-tiba turun dan langsung membuka pintu mobil.


"Hey kamu siapa!" teriak Ayu.


Dan pria itu mengeluarkan sapu tangan nya yang langsung di bekap ke bibir mulut dan hidung Ayu.


Ayu semula memukul-mukul pria itu, hingga tak lama kemudian dia merasakan pusing yang sangat dahsyat.

__ADS_1


"Janga__"


Tubuh Ayu ambruk karena pingsan, pria itu kembali menutup pintu mobil lalu duduk kembali di kursi pengemudi.


Setelah pulang kerja nona Shen yang kembali ke rumah langsung di sambut kedua orang tuanya.


"Mom kapan pulang?" tanya Nona Shen.


"Tadi siang, Mom punya kejutan untuk kamu nona" balas Mom Cilla.


"Kejutan?" nona Shen mengikuti kemana Mom nya pergi.


Hingga mereka sampai di kamar, dan nona Shen kaget melihat Ayu yang terbaring dengan tangan dan kaki yang di ikat ke pinggiran ranjang.


"Mom?" Irena melirik Mom Cilla.


"Ya, Mom akan membuat pria keji itu merasakan apa yang Mom dan Dad rasakan dulu, dia akan menderita karena istrinya akan menjadi korban" balas Mom Cilla dengan senyuman jahat nya.


Sudah lama dia berencana melakukan pembalasan, tapi semua itu tidak bisa dia lakukan karena Kevin tak pernah mencintai siapapun hingga saat ini dia tau kalau ada wanita yang sangat berperan penting untuk kehidupan seorang Kevin Angkasa.


"Apa Mom akan melakukan kejahatan seperti yang terjadi pada Celine?" tanya Nona Shen.


Mom Cilla tersenyum dia melirik anak angkat nya itu, nona Shen bukan anak nya tapi dia sudah menganggap nona Shen seperti putrinya sendiri.


Sejak kepergian Celine yang dia punya hanya nona Shen, dan suaminya yang saat ini sedang sakit-sakitan, rasa benci dan dendam nya semakin menjadi dan dia akan membalasnya sekarang.


"Kamu akan tau nanti nona" balas Mom Cilla laku keluar dari kamar.


Meninggalkan nona Shen yang sedang melihat Ayu yang di sandra.


"Kenapa aku malah kasihan, dia saja jahat padaku kenapa aku harus baik padanya" gumam nona Shen memandang Ayu dengan wajah dingin nya.


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2