
Kevin membawa Ayu ke villa keluarga Chris, dia tidak membawa Ayu ke villa Galih karena malas di tanya-tanya oleh orang lain.
Aldy dan Fara memang belum bangun, mereka akan bangun di jam delapan karena jam 10 siang mereka akan makan siang sambil membicarakan bisnis di resto.
Kevin mencoba beberapa cara pertolongan pertama untuk orang tenggelam, di mulai dari menekan dada nya dulu.
"Sial" Kevin menarik tangan nya karena dia tanpa sengaja telah meremas dada Ayu.
Lanjut dengan melakukan pertolongan kedua, Kevin menepuk-nepuk pipi Ayu dan wanita itu masih tak memberikan reaksi apa-apa.
Karena tak punya pilihan lain Kevin pun akhirnya mendekatkan wajahnya ke wajah Ayu, perlahan tapi pasti bibirnya dan bibir Ayu menempel.
Uhukk !
Ayu menyemburkan air laut yang sempat masuk ke mulutnya tepat ke wajah Kevin.
"Berani nya kau mencium ku!" kesal Ayu sambil menjauhkan tubuhnya dari Kevin.
Kevin mengusap wajah nya dengan tangannya, dia melihat Ayu yang terlihat kedinginan dan ini karena ulahnya.
"Ganti baju mu" titah Kevin memberikan baju yang ada di almari pada Ayu.
Baju wanita itu sudah di persiapkan Fara kemarin, mereka memiliki rencana yang Fara yakini akan sangat sukses.
"Aku tidak sudi! " tegas Ayu sambil memeluk lutut nya.
Masih ingat jelas dia saat pria di depan nya dengan tega nya membiarkan dia tenggelam.
"Mereka memang keluarga psikopat, lihat saja aku akan membalas apa yang mereka lakukan pada ku" batin Ayu tersenyum licik.
Ayu bangkit dari tempat tidur, dia berjalan mendekati pintu dan sebelum pergi Ayu melihat ke belakang dimana Kevin berdiri sambil melihat nya.
__ADS_1
"Masalah kita belum selesai!" ucap Ayu dingin, lalu keluar dari kamar yang di tempati Kevin.
Kevin yang melihat kepergian Ayu hanya tersenyum miring.
"Ya, urusan kita memang belum selesai" gumam Kevin dengan wajah dingin nya.
Tak lama kemudian Kevin keluar dari kamar, dan di saat bersamaan juga ada Fara ada di luar kamar Kevin.
"Kenapa?" tanya Kevin melihat adiknya yang tersenyum aneh.
Fara terus tersenyum, dia tidak menyangka jika kakak nya segrecep itu, tadi dia ingin membawa kakak nya ke salon untuk di permak.
Tapi Fara rasa itu tidak perlu karena tadi dia melihat Ayu keluar dengan rambut yang basah, dan dugaan Fara tentu ke arah sana mengingat Ayu keluar dari kamar yang di tempati kakak nya.
"Ternyata kakak hebat ya" Fara tersenyum masih tak menyangka Ayu yang cantik mau dengan kakak gondrong nya.
Kevin melihat gelagat adiknya yang aneh, dia terdiam sebentar sampai akhirnya Kevin sadar kalau adiknya pasti melihat Ayu yang keluar dari kamar nya.
"Jangan berpikir aneh" kata Kevin.
"Ahk iya aku ingin membisikkan sesuatu pada kakak" ucap Fara sambil mendekatkan wajahnya ke telinga Kevin.
Kevin diam mendengarkan apa yang adiknya bisikan, hingga akhirnya Fara mengatakan semua rencana nya yang sangat gila.
"Oh tidak, itu gila Fara" Kevin menolak.
"Tidak ada penolakan, kakak normal kan? aku yakin kakak pasti menyukai Ayu, sudahlah hanya dengan cara ini kakak bisa mendapatkan istri cantik, pokok nya aku nggak mau tau besok harus berhasil!" kekeh Fara.
Siang nya Galih membawa Ayu makan siang bersama Aldy dan Kevin, saat berjalan bersama Galih merasa ada yang beda dari gelagat Ayu.
"Ada apa?" tanya Kevin.
__ADS_1
"Tidak ada tuan" balas Ayu sambil melihat lurus ke depan.
Galih tau ada yang di sembunyikan Ayu, tapi dia memilih diam karena yang paling terpenting sekarang adalah bisnis nya.
Sesampai nya di resto Ayu melihat banyak pria yang mengandeng istrinya hal itu membuat mood nya jelek lagi, apalagi Ayu masih sangat kesal dengan Kevin yang berniat membunuh nya di pantai tadi pagi.
"Ck, Kenapa harus dia yang menjadi rekan bisnis Galih sih" kesal Ayu melihat kedatangan Kevin.
Kevin juga melihat ke arah Ayu, dan seperti biasnya dia memilih bersikap dingin karena Kevin memang tidak terlalu suka basa-basi.
Beberapa menit berlalu obrolan bisnis dari ketiga perusahaan pun di mulai, sebagai sekertaris Ayu juga membantu Galih dalam memberikan penjelasan.
Hingga tak terasa waktu berlalu begitu cepat, mereka pun memilih makan siang dan selama makan Ayu melihat ke arah Aldy, jujur saja dia masih sangat penasaran.
"Apa bagusnya Aldy, status suami orang dan juga menjadi susis di rumah nya" batin Kevin melihat Ayu yang selalu melihat ke arah Aldy.
Sedangkan Galih dia harus keluar sebentar karena ada telpon dari Laura, Galih mengaktifkan ponselnya setalah selesai membicarakan kerja sama nya tadi.
Ayu masih melihat ke arah Aldy membuat Aldy yang di tatap terus menjadi salah tingkah, dan berakhir terbatuk-batuk..
"Minumlah tuan" Ayu memberikan segelas air putih.
Aldy berniat menerima nya tapi tiba-tiba kaki nya terasa sakit, kaki nya di injak oleh ipar nya yang bahlul.
"Sakit!" bisik Aldy.
"Ya, lebih sakit lagi kalau istri mu tahu kalau suaminya menerima minum dari wanita lain" balas Kevin yang juga berbisik.
Aldy akhirnya tak menerima air dari Ayu, dia mengambil air nya sendiri membuat Ayu sedikit kecewa.
"Awas saja nanti malam pokoknya tidak boleh gagal!" batin Ayu penuh semangat.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏