
Kevin terdiam sesaat setelah melihat dua pria di depan nya itu sudah tak berdaya lagi, dia masih belum memiliki keberanian untuk melihat wajah sedih istrinya.
Ayu melihat itu dia masih belum mengeluarkan suaranya, rasa marah bercampur dengan benci mulai tumbuh dalam hati Ayu.
Kejadian ini kembali mengingatkan akan kakak nya yaitu Almrhum Vanessa yang di gauli banyak pria teman judi suaminya, Ayu tak bisa berpikir untuk saat ini.
"Bagaimana perasaan mu sekarang?" tanya Mom Cilla yang tiba-tiba datang.
"Mom sudah" nona Shen mencoba mencegah tapi Mom nya terus memaksa ingin melihat wajah keputus asaan seorang Kevin Angkasa.
Kevin hanya diam mematung di tempat nya dengan darah segar dari kedua pria yang di hajar nya tadi.
"Lihat nona dia terlihat menyedihkan, tapi itu memang pantas dia rasakan karena itu adalah karma yang harus dia terima" kata Mom Cilla lagi.
Yang membuat Kevin memejamkan matanya, dia membalikan tubuhnya dan menatap tajam ke arah wanita yang tidak punya hati itu.
"Kenapa harus istriku! aku yang berbuat kesalahan kenapa? hah!" teriak Kevin berniat mencekik Mom Cilla.
"Tuan lepaskan" nona Shen panik.
"Tidak, dia sudah membuat istriku hancur aku tidak bisa memaafkan nya!" teriak Kevin lagi.
Nona Shen masih mencoba melepaskan cekikan itu, Mom Cilla malah santai dan seolah pasrah saat tangan Kevin mulai mencekik nya.
Ayu yang diam saja tidak bisa melihat itu, dia pun akhirnya berteriak memanggil Kevin.
"Kevin, bawa aku pulang!" kata Ayu yang berteriak.
Kevin seketika melepaskan cekikan nya, dia melihat ke arah Ayu yang tubuhnya masih belum di tutupi apapun.
__ADS_1
Kevin tak banyak bicara dia mendekati Ayu dan melepaskan tali yang mengikat tangan dan kaki istri nya itu.
Baju Ayu sobek dan itu membuat Kevin merasa miris melihat istrinya, dia membuka kemeja nya dan memakainya ke tubuh istrinya.
"Aku mau pulang" ucap Ayu memeluk tubuh suaminya erat.
Kevin langsung membawa tubuh istrinya ke pelukan nya, lalu mengangkat tubuh Ayu dan melewati Mom Cilla dan Nona Shen.
Ayu bersembunyi di dada suami nya, tubuhnya bergetar membayangkan apa yang telah terjadi padanya tadi.
Kevin tau istrinya sangat ketakutan, dia tau Ayu saat ini sangat rapuh dan maka dari itu Kevin tak mengatakan apa-apa karena dia tau istrinya hanya pura-pura kuat di depan nya.
Di mobil Ayu yang di dudukkan nampak diam, Kevin langsung melajukan mobil nya dengan kecepatan sangat cepat.
Sepanjang perjalanan tak ada yang membuka suara di antara keduanya, Kevin dan Ayu sama-sama diam hingga mobil yang Kevin kendarai sampai di halaman rumah nya.
Kevin membuka pintu nya lalu turun dan membuka pintu mobil tempat Ayu duduk, sekali lagi Kevin menggendong Ayu dan berjalan masuk ke dalam rumah nya dengan Ayu yang ada di pelukan nya.
"Maaf" kata Kevin sambil memandikan Ayu.
Ayu hanya diam dia menikmati ketenangan saat air shower membasahi rambut hingga ujung kaki nya.
Kevin tak bisa melihat Ayu seperti ini, dia memeluk tubuh Ayu dan mencium wajah Ayu dengan wajah yang penuh rasa bersalah.
"Aku kotor" kata Ayu saat Kevin mencium kening nya.
"Tidak, bukan kamu tapi aku yang kotor, maaf tidak seharusnya mereka melakukan ini pada mu, honey" Kevin mengeratkan pelukannya.
Keduanya berdiri di bawah guyuran air shower, dan air mata yang mengering entah kenapa tiba-tiba keluar kembali apalagi saat Kevin yang dengan sigap memberikan pelukan nya untuk Ayu yang sedang bersedih.
__ADS_1
Sore itu Ayu dan Kevin hampir satu jam lebih mandi bersama, keduanya tidak mengatakan apa-apa dan mencoba menenangkan diri mereka masing-masing.
Hingga menjelang malam Ayu dan Kevin yang tiduran di ranjang nampak terlihat saling mendiamkan, Kevin sebenarnya tak nyaman dia sedang marah bahkan sangat marah.
"Seharusnya aku bisa menyelamatkan Ayu, tapi aku benar-benar bodoh aku pria bodoh yang berlindung di balik rasa trauma" batin Kevin menangis dalam diam.
Sama dengan Kevin Ayu juga diam-diam menangis, air mata nya mengalir begitu saja dan Ayu benar-benar merasa kotor saat ini.
"Apa aku akan hamil?" tanya Ayu yang masih membelakangi Kevin.
Kevin yang menangis seketika menyeka air matanya, dia membalikan tubuh nya dan memeluk tubuh Ayu yang membelakangi nya.
"Jangan takut aku ada di sini" kata Kevin mencium bahu Ayu.
"Tapi aku tidak mau melahirkan anak dari mereka, aku mau melahirkan anak-anak mu, bukan anak kedua preman itu" air mata Ayu semakin deras mengalir.
Rasa takut mulai menyelimuti Ayu, dia benar-benar tidak bisa membayangkan jika dia hamil dan harus melahirkan anak dari benih kedua pria keji itu.
"Katakan pada ku jika aku tak akan hamil anak mereka honey, aku hanya mau hamil anak mu bukan anak Pria lain hiks.." Ayu membalikan tubuhnya dan menangis di dada Kevin.
Kevin mengepalkan tangan nya mendengar ketakutan istrinya, hatinya ikut tersayat saat mendengar betapa takutnya istrinya saat ini, Kevin benar-benar di buat hancur oleh pembalasan ini.
🌹
Alur nya emang gini, kalau diubah nanti yang ada nggak nyambung, jadi maafkan lah kalau alur nya agak bikin heboh 🤧
Oh iya yang punya akun Oren merapat ya ke judul ^^Jerat Gadis Misterius^^
Karena cerita nya akan bersangkutan.
__ADS_1
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏