Pelakor Cantik Milik Mantan Nafi

Pelakor Cantik Milik Mantan Nafi
Takdir yang indah


__ADS_3

Hari-hari berlalu Ayu menerima takdir jika putrinya berbeda, berharap suatu saat nanti putrinya bisa melihat hanya itu yang Ayu pinta dalam doa nya setiap hari.


Kevin juga merasa sedikit lega karena Ayu sudah mulai pulih dan yang paling penting bisa menerima putrinya, dia sempat berpikir Ayu akan tidak mau mengakui Zoe tapi pikiran nya salah besar.


Ayu begitu menyayangi Zoe, terlepas dari kekurangan Zoe yang Ayu tau hanya bayi mungil itu adalah putrinya, anak yang dia lahirkan dengan penuh perjuangan.


"Honey aku minta popok" pinta Ayu.


"Sebentar" balas Kevin yang sedang berada di kamar mandi.


"Buruan, Zoe pop tau" sahut Ayu lagi.


Kevin yang akan menuntaskan hajat nya memilih menunda, dia keluar kembali dan mengambilkan apa yang di minta istrinya.


"Lihat Zoe pop banyak, dia begitu memahami Mom nya" Ayu tersenyum dan tanpa jijik membersihkan nya.


Kevin tersenyum melihat itu, dia senang karena Ayu begitu relaten mengurus Zoe, bahkan Ayu tak memakai pengasuh untuk membantu nya menjaga Zoe.


Segalanya Ayu lakukan sendirian, Ayu selalu mengatakan jika ini adalah moment yang sangat berarti untuk seorang ibu dan dia tak mau membagi nya dengan orang lain.


Adanya Kevin sang suami yang membantu nya itu lebih dari cukup, Ayu bisa menjaga putrinya dengan baik bahkan saat ini Zoe sudah mulai bisa merangkak.


Waktu berjalan memang begitu cepat, Ayu tak percaya jika selama 8 bulan ini dia bisa begitu kuat menjalani perannya sebagai ibu untuk Zoe.


"Seperti nya Zoe mau makan honey" kata Kevin melihat putrinya yang sedikit rewel.


Ayu melihat jam dan dia mengangguki ucapan suaminya.


"Kalau begitu aku akan membuatkan makanan nya dulu" Ayu beranjak berdiri.

__ADS_1


"Lalu baby Zoe?" tanya Kevin.


Membuat dia mendapatkan lirikan dari sang istri tercinta.


"Ya jagain, gitu aja nanya" sewot Ayu lalu pergi.


Kevin menghela nafasnya panjang, dia akan kembali menunda hajat nya yang belum keluar.


Sambil menunggu Zoe Kevin mencoba melambaikan tangan nya ke arah putrinya, dan Zoe yang sedang memainkan mainan yang di pasang di tangan nya hanya diam tanpa bisa merespon apapun.


Huh..


"Tidak apa, Dad akan selalu menjaga mu menemani mu sampai tua nanti, kamu princess Dad" kata Kevin sambil menatap putrinya.


Bukan hal mudah untuk bisa menerima, tapi keikhlasan mulai tumbuh seiring berjalannya waktu dan kini menjadi.besar karena adanya dukungan dari orang terdekat.


"Makanan datang" Ayu berjalan dengan wajah yang selalu di hiasi senyuman.


Meski tau Zoe tak akan melihat senyuman di wajah nya tapi Ayu yakin jika dalam hatinya Zoe bisa merasakan kasih sayang yang begitu besar dari Ayu untuk sang putri.


"Sup lagi?" tanya Kevin.


"Zoe harus biasa makan sup biar sehat" balas Ayu sambil menidurkan Zoe di bantal yang biasa di pakai untuk Zoe saat makan.


Dengan telaten Ayu mulai menyuapi putrinya, dan beruntun Zoe selalu lahap saat di suapi makanan yang membuat Ayu tak khawatir akan kesehatan putrinya.


Meski pas lahir berat badan nya hanya 1,6 kg tapi Ayu merasa senang karena saat ini Zoe sudah 7 kg, yang artinya Zoe sangat sehat terlepas dari kata spesial yang selalu Kevin dan Ayu dengar dari orang-orang sekitar.


"Wah pintarnya, honey lihat habis" Ayu tersenyum kegirangan.

__ADS_1


"Bagus sayang, makan yang banyak ya biar cepat Endut" Kevin mencium pipi putrinya.


"Honey jangan di cium nanti bau jigong" kesal Ayu tak suka dengan kebiasaan Kevin yang mencium pipi putrinya.


Ayu tak mau kulit putrinya iritasi, apalagi Zoe mudah terkena alergi di beberapa bagian, termasuk pipinya.


"Pelit, lihat Zoe Mom mu begitu pelit Dad hanya mencium mu kan sayang, hanya itu" Kevin mamangku tubuh Zoe.


Ayu mengembungkan pipi nya sebal, dia mengambil alih gendongan sang putri dan mengelap pipi dan bibir Zoe dengan tissue basah.


Kevin melihat itu hanya menggelengkan kepalanya, beginilah Ayu yang sekarang yang terlalu serba ribet bahkan apa-apa selalu di usap dengan tissue basah yang membuat Kevin hanya bisa geleng-geleng saja.


Kehidupan memang tak selamanya indah, terkadang Tuhan memiliki cara lain untuk menguji kesabaran hamba nya dan mungkin itu yang terjadi pada Kevin.


Dan saat ini Kevin dan Ayu sedang menunjukkan jika keduanya bahagia dengan cara Tuhan, mereka menerima takdir yang Tuhan berikan pada mereka.


Ctatan : Karma itu real, Tuhan selalu menunjukan kasih sayangnya untuk orang-orang yang sedang mencoba memperbaiki diri, dan itu juga yang terjadi pada Ayu.


Di akhir kata aku juga mau ucapin Makasih untuk support kalian semua, semoga cerita nya nggak membosankan dan maaf jika banyak kesalahan dalam kata-kata author selama menulis🙏🤗


...T~A~M~A~T...


Ahk iya mau kasih tau juga kalau cerita Zoe akan datang besok, jadi yang penasaran langsung masukin daftar favorit ya😍


^^Gadis Buta Vs Asisten Receh^^



Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2