
Ayu melihat nona Shen, wanita yang berasal dari Korea itu nampak jauh lebih muda dari usia nya dan hal itu yang membuat Ayu bingung kenapa Kevin lebih memilih nya dari pada nona Shen yang jelas-jelas wanita baik-baik.
"Honey" bisik Ayu di telinga Kevin.
"Hem" sahut Kevin fokus pada pekerjaan nya.
"Lihat nona Shen" titah Ayu.
Kevin melakukan nya, yang seketika membuat dirinya mendapatkan cubitan di pinggang nya.
"Sakit!" kesal Kevin menatap tajam istrinya.
"Apa! berani melotot seperti itu pada istri sendiri aku colok kedua mata kamu" sahut Ayu ketus.
Huh..
Kevin menarik nafasnya panjang, dia memang harus ekstra sabar menghadapi sikap istrinya yang aneh.
"Ada apa?" tanya Kevin merubah tatapan menjadi lebih baik dari yang tadi.
"Jangan keras-keras nanti nona Shen mendengar kita, hih bisik-bisik saja" sewot Ayu yang membuat Kevin benar-benar harus menahan kekesalan nya untuk yang kesekian kalinya lagi.
"Ada apa?" bisik Kevin.
Ayu diam-diam melihat Nona Shen dan Kevin melihat itu juga membuat Ayu yang tak suka mengigit bahu suaminya.
"Sekali lagi kamu melakukan kekerasan rumah tangga aku adukan kamu ke__" ucap Kevin yang kesal terhenti karena mendengar suara pintu yang tertutup.
"Kamu sih berisik terus, lihat pergi kan target nya" kesal Ayu menatap sebal suaminya.
Kevin yang tau apa-apa lagi-lagi di salahkan.
__ADS_1
"Apa yang mau kamu tanyakan tadi?" tanya Kevin.
"Males" sahut Ayu beranjak dari paha Kevin.
"Hey kau pikir bisa meninggalkan ku, tidak kau tetap di sini" Kevin menarik Ayu kembali dan mendudukkan bokong Ayu di paha nya.
Ayu menatap Kevin dengan wajah kesalnya, yang dia rasakan saat ini hanyalah penasaran akan suaminya yang tidak suka nona Shen.
"Nona Shen cantik nggak?" tanya Ayu pada sang suami.
Kevin terdiam dia pernah mendengar curhatan Aldy yang di berikan pertanyaan menjebak seperti ini, dan Kevin yakin jika Ayu sedang menjebak nya.
"Kenapa?" tanya balik Kevin.
"Ya nanya aja" sahut Ayu lagi.
Kevin sekali lagi diam, tiba-tiba otak pintar nya memilki ide yang sangat cantik membuat senyuman terlihat di sudut bibir nya.
"Masa sih? tapi kan nona Shen mode in Korea yang warna kulit hidung dan bibir nya sudah bagus dari lahir" Ayu tidak percaya.
"Lalu apa masalah nya? dia mode in Korea dengan kamu yang mode in Indonesia? kalian memiliki kecantikan berbeda bukan, dan menurut ku istriku jauh lebih cantik" jelas Kevin yang merasa geli dengan ucapan nya sendiri.
Ini kali pertama dia menggombal lagi dan Kevin benar-benar merinding karena dia merasa itu bukan dirinya.
"Gombal kamu" wajah Ayu merona bak kepiting rebus.
Percayalah tidak ada seorang wanita yang tidak suka di puji, semuanya pasti suka di puji tentunya dengan kadarnya masing-masing.
"Jadi kamu nggak suka?" tanya Ayu masih saja ingin mendengar pengakuan Kevin.
"Nggak" balas Kevin singkat.
__ADS_1
Dan tanpa keduanya tau sebenarnya nona Shen masih berdiri di ambang pintu, wajahnya terlihat jelas jika dia sedang sedih.
"Jangan bodoh, kamu tidak pantas menangisi pria seperti dia" gumam nona Shen sambil memegang dada nya yang terasa sesak.
Sudah sejak awal masuk nona Shen menyukai Kevin, lebih tepatnya dia suka Kevin bahkan nona Shen bertahan bekerja di pekerjaan yang sama sekali bukan bidang nya hanya karena perasaan nya.
"Tidak Shen, kamu tidak boleh lemah Mom dan Dad mu pasti akan marah besar jika kau menangis seperti ini, ini kesempatan mu berbakti kamu tidak boleh cengeng hanya karena cinta" lanjut nona Shen sambil menenangkan dirinya.
Setelah cukup merasa tenang nona Shen kembali masuk dan dia berjalan dengan anggun nya ke meja kerja sang Bos.
"Tuan kopi nya" nona Shen dengan wajah manis nya.
Dan entah kenapa Ayu merasa nona Shen seperti cari perhatian pada Kevin, itu bisa Ayu lihat dari dua kancing kemeja atas nona Shen yang terbuka.
Ekhem..
"Nona Shen itu baju nya terlalu bawah, atau jangan-jangan emang sengaja ya mau memperlihatkan dara nya?" celetuk Ayu sambil tersenyum sinis.
"Dara?" beo Kevin melirik istrinya.
"Dada rata" bisik Ayu di telinga Kevin.
Nona Shen kembali ke meja kerja nya, Ayu melihat nona Shen dari kejauhan dan dia tersenyum sinis lagi.
"Ini kedua kalinya aku mendapatkan pelakor, dan aku pastikan aku tidak akan kalah untuk kali ini! kalau suami ku yang dulu aku mungkin tidak apa-apa, tapi kalau untuk suami ku yang tampan dan kaya ini no..aku tak akan mau kalah!" batin Ayu sambil memeluk tubuh suaminya.
Tak lupa Ayu memberikan ciuman di pipi dan bibir suaminya, dan dia sengaja melakukan itu di depan nona Shen agar wanita cantik itu tidak memiliki niatan lagi akan mendekati suaminya.
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
__ADS_1