
Keesokan harinya Ayu sedikit kaget karena tiba-tiba dia di lepaskan, dan tuntutan nya pun sudah di tarik kembali oleh keluarga Bram.
Kevin yang menjadi dalang di balik nya tak memberi tahu apapun pada Ayu, Kevin memilih bungkam karena tidak mau Ayu tau apa yang dia lakukan untuk Ayu.
Tadi malam Kevin telah menculik Bram, dia memberikan beberapa sentuhan tangan nya pada Bram, dan bukan hanya itu Kevin juga mendapatkan kartu as Bram.
Bram memang mantan kekasih gelap Ayu, tapi nyatanya Ayu bukan satu-satunya wanita simpanan Bram, pria hidung belang itu memiliki banyak wanita simpanan dan Kevin memanfaatkan semua itu untuk membuat Bram mau membujuk istrinya untuk mencabut tuntutan nya.
"Akhirnya aku bisa menarik nafas lega" Ayu tersenyum senang saat baru keluar dari lapas.
Kevin yang ada di samping nya hanya diam, hingga tiba-tiba dia merasakan tangan Ayu yang memegang tangan nya.
"Aku mau shopping bolehkah aku__" ucap Ayu terhenti karena Kevin mengangguk.
"Kau boleh menghabiskan uang ku sesukamu" kata Kevin sambil membawa Ayu berjalan ke arah mobilnya.
Ayu tersenyum senang mendengar penuturan suaminya, dia merasa di spesialkan untuk yang pertama kalinya.
Mobil melaju dengan cepat ke arah Mall terdekat, Ayu sangat senang karena setalah tiga hari dia tidur beralaskan tikar dia akhirnya bisa kembali tidur nyenyak lagi.
Sepanjang perjalanan Ayu memegang tangan Kevin, dan untuk Kevin sendiri dia hanya diam-diam memperhatikan Ayu yang terlihat lebih ceria.
"Baiklah aku akan memulai nya, jika dulu aku gagal sebelum bertindak maka tidak lagi, aku tidak akan membiarkan orang di dekatku kecewa seperti yang aku lakukan di masa lalu." batin Kevin sambil mengangkat tangan nya yang otomatis tangan Ayu juga terangkat.
Cup..
Kevin mencium punggung tangan Ayu, membuat si pemilik merasa salah tingkah di buatnya.
__ADS_1
"Apa dia salah makan? kenapa dia jadi seromantis ini sih." batin Ayu bertanya-tanya.
Keduanya tidak bicara dan saling mendiamkan, hingga tak lama setelah itu mobil yang di tumpangi keduanya pun sampai di parkiran Mall.
"Mau kemana dulu?" tanya Kevin.
"Shoping dulu, nanti baru ke salon" sahut Ayu.
Kevin hanya mengangguk dan hal yang paling tidak Kevin sukai pun tiba, dimana dia harus dengan malas mengikuti langkah Ayu yang sedang asyik berbelanja.
Kevin tak habis pikir dengan Ayu yang terus berjalan ke sana kemari sambil membawa beberapa gantungan baju.
"Apa dia tidak lelah?" gumam Kevin sambil mencari kursi.
Tapi sialnya dia tidak menemukan kursi selain sofa lebar yang di penuhi para wanita, yang membuat Kevin akhirnya memilih mengikuti Ayu lagi.
"Jika sudah selesai telpon saja, aku akan cari angin" kata Kevin.
Dan Ayu hanya mengacungkan jempol nya saja, matanya terus berbinar dengan semua barang mewah di depan nya.
"Kemarin aku baru belanja sedikit dan kali ini aku akan belanja lebih banyak lagi" ucap Ayu sambil tersenyum senang.
Ayu tidak hanya membeli baju dia juga masuk ke tempat tas branded dan heals yang cantik, merasa dunia milik sendiri Ayu benar-benar di sibukkan berbelanja.
Di bangku yang ada di depan gerai Kevin nampak duduk, dia sudah satu jam lebih duduk dan tak melihat tanda-tanda kedatangan istrinya.
"Dia benar-benar kesurupan, dasar wanita" kesal Kevin sambil melihat sekeliling nya.
__ADS_1
Dan saat Kevin akan kembali fokus pada ponselnya dia mendengar suara seseorang yang memanggil nya.
"Suamiku" teriak Ayu.
Kevin melihat dan matanya membulat sempurna tak lama setelah dia melihat banyak nya paper bag berbagai ukuran di bawa Ayu.
"Ya dia memang kesurupan" ucap Kevin sambil menggelengkan kepalanya.
Kevin mendekati Ayu dan mengambil alih belanjaan yang di bawa Ayu.
"Sekarang kita nyalon dulu ya" ucap Ayu sambil berjalan santai.
Sekali lagi Kevin hanya bisa diam, Ayu membawa Kevin ke salon kecantikan yang ada di mall, dan jangan di tanya dia harus menunggu sampai kapan, Kevin menunggu istrinya di salon selama 3 jam.
Kesal tentu saja, tapi Kevin mencoba menahan itu karena dia paham jika kesenangan wanita adalah bisa menikmati hidup nya, dan mungkin berlama-lama di salon adalah salah satu nya.
"Suami ku aku lapar" adu Ayu yang sedang medi pedi.
"Mau makan apa?" tanya Kevin mencoba untuk tidak marah.
Ayu terdiam nampak berpikir sampai akhirnya dia meminta makanan Jepang, Kevin pun akhirnya memilih pergi membelikan makanan yang di minta sang istri.
Ayu melihat kepergian suaminya dia tersenyum kecil.
"Ternyata dia manis saat marah, apa aku cukur sekalian saja rambut dan jenggot nya itu? tapi kalau dia masih jelek gimana?" gumam Ayu yang berhasil membuat kedua pegawai salon terkekeh geli.
🌹
__ADS_1
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏