Pelakor Cantik Milik Mantan Nafi

Pelakor Cantik Milik Mantan Nafi
Bersyukur memiliki mu


__ADS_3

Seharian jalan-jalan nyatanya tidak membuat Ayu lelah, Ayu sekarang bahkan sudah nongki cantik di cafe yang ada di area dekat dengan hotel tempat dia menginap.


Kevin juga ikut karena tidak mau Ayu di rebut orang, selain itu dia juga tidak memaksa istrinya pulang cepat karena Ayu sudah memberitahu kabar datang bulan nya pada sang suami.


"Kamu tau club' di sana?" tanya Ayu pada Kevin yang sedang menikmati coffe nya.


"Ya, kau mau wine?" tanya Kevin tanpa filter.


Ayu menggelengkan kepalanya.


"Aku hanya ingin tau pengunjung di sana tampan-tampan atau om-om, apakah boleh__" ucap Ayu terhenti karena Kevin membuka suaranya.


"Tidak! setelah ini kita pulang" tegas Kevin yang agak sewot di mata Ayu.


Huh..


Ayu mengembuskan nafas nya kasar, lalu matanya melihat sekeliling nya di mana kebanyakan pengunjung di sana adalah anak muda.


"Apa mereka akan berciuman di umum seperti yang aku tonton" celetuk Ayu bertanya pada Kevin.


"Memang nya apa saja yang kau tonton selama ini?" tanya Kevin yang sudah tidak bisa biasa saja menanggapi istrinya.

__ADS_1


Satu hal yang Kevin lupakan adalah dia memilki istri yang masih muda, usia Ayu lebih muda 19 tahun di bawahnya dan itu kenapa Ayu begitu ekspresif dalam setiap saat.


Ayu terdiam nampak sedang berpikir hingga akhirnya dia tersenyum karena dia juga melihat adegan fulgar lain di cerita terbaru drakor.


"Ahk tidak banyak, hanya sampai berciuman buka kancing lalu beberapa detik kemudian layar gelap dan langsung di tunjukkan jika permainan sudah selesai" terang Ayu dengan wajah tanpa beban nya.


Dan sekali lagi kepolosan Ayu yang terkadang seperti orang bodoh itu membuat Kevin gemas, hingga tangan Kevin terulur untuk mencubit pipi istri nya.


"Jangan menonton hal aneh, ingat kau masih 21 tahun" kata Kevin sambil tersenyum.


"Ya aku masih 21 tahun tapi aku menikah di usia 17 tahun dan menjadi janda di usia 19 tahun, aku sudah menikah dua kali dan aku terlatih juga berpengalaman" sahut Ayu santai.


Yang seketika membuat senyuman di wajah Kevin memudar, ya dia juga melupakan jika wanita di hadapan nya itu bukan gadis polos tapi janda yang berpengalaman dan seksi di ranjang.


"Tidak, cepat habiskan makanan nya dan setelah ini kita tidur!" tegas Kevin sambil menghabiskan caffe nya sampai habis.


Keesokan harinya seperti biasa Kevin bekerja sampai siang dan setelah jam makan siang Kevin menemani Ayu jalan-jalan ke tempat yang sudah Ayu tandai.


Tak hanya jalan-jalan saja yang mereka lakukan, Ayu juga membeli banyak barang-barang mahal yang menurut Kevin sama sekali tidak ada guna nya.


Ayu juga menghabisi uang Kevin untuk menonton acara TV yang ada di Korea, karena ingin bertemu dengan salah idol K-Pop kesukaan nya Ayu dan Kevin sampai menyogok orang dalam agar mendapatkan tempat duduk yang nyaman.

__ADS_1


Hingga menjelang malam keduanya baru sampai di hotel, rasa bahagia tidak bisa Ayu sembunyikan dia sangat bahagia.


"I love you, suamiku" bisik Ayu sambil berjalan pergi ke kamar mandi untuk mandi.


Kevin mendengar ucapan Ayu merasa masih tak percaya, tapi dia juga mendengar jika Ayu mengatakan kata I love you padanya.


"Hey sadarlah, kau tidak boleh gila oleh omongan itu" kata Kevin menyadarkannya dirinya agar tidak geer.


Bisa saja Ayu mengatakan itu hanya karena dia sedang senang, Kevin rasa tidak semudah itu untuk seseorang bisa mencintai karena bagaimanapun Ayu dan Kevin baru menikah 3 Minggu.


Tak lama kemudian Ayu keluar dengan pakaian tidur nya, Kevin langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri karena seharian ini dia telah menemani istrinya jalan-jalan.


" Seharusnya aku menemukan dia saat aku 17 tahun, mungkin hidup ku jauh lebih baik karena memiliki dia dalam hidup ku lebih awal" ucap Ayu yang merasa bersyukur memiliki Kevin.


"Andai saja kak Vanes juga mengenal pria seperti Kevin, dia pasti akan masih ada di dunia itu tidak pergi untuk selama-lamanya hanya karena cinta pada pria yang salah" lanjut Ayu tiba-tiba teringat akan sosok kakak nya.


Terkadang Ayu berpikir Tuhan selalu tidak adik pada keluarga nya, tapi sekarang Ayu tahu kalau Tuhan tidak sejahat yang dia pikirkan, Tuhan memberikan dia Kevin di waktu yang tepat di saat Ayu selalu ingin menjadi perusak kebahagiaan orang lain.


Sekarang Ayu tahu rasanya di sayang, dia tau rasanya menikmati uang suami yang tidak perhitungan dan main tangan, meski Kevin terkadang oleng dan sedikit gila ingin melukai nya tapi Ayu percaya jika Kevin tidak akan pernah menyakiti nya.


"Ya Tuhan, aku ingin segera hamil anak dari suami ku, biarkan aku memberikan dia kebahagiaan" gumam Ayu sambil menatap perut nya yang masih rata.

__ADS_1


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2