
Pagi harinya Ayu bangun dari tidur nya dengan tidak menggunakan apapun, hanya ada selimut tebal yang menyelimuti tubuhnya itu pun sedikit melorot yang membuat Ayu sedikit kedinginan.
"Hoam aku benar-benar lelah" ucap Ayu sambil menguap.
Ayu membuka matanya dan mencoba merenggangkan otot-otot nya agar tubuhnya tidak terus merasa sakit.
"Dia benar-benar membuat aku ringsek tak berdaya" lanjut Ayu menggerutu.
Ayu membayangkan permainan mereka tadi malam yang begitu panas, dan seketika pipi nya memerah karena Ayu mengingat milik Kevin.
"Ahk aku harus menghilangkan pikiran kotor itu, ya itu harus" ucap Ayu lagi sambil berdiri tapi Ayu malah merasakan sakit yang luar biasa di kaki nya.
"Oh sial.. dia membuat aku kembali kesusahan berjalan" kesal Ayu yang kini kesusahan akibat permainan mereka semalam yang terlalu gila dan hot.
Ayu memilih mandi karena rencana nya dia akan jalan-jalan, Ayu akan pergi ke semua tempat yang pernah dia lihat di drakor.
Setelah selesai mandi wajah senang di perlihatkan Ayu, bagaimana tidak senang dia akhirnya menstruasi yang artinya Ayu memiliki kesempatan hamil di bulan depan jika menstruasi nya tak datang.
"Aku harap kau datang karena aku mulai mempercayai nya, Daddy mu akan membahagiakan kita percayalah" kata Ayu sambil mengusap perut nya.
Mengingat itu membuat Ayu tersenyum kecil, dia tidak bisa membayangkan jika dia hamil dan memiliki bayi mungil, Ayu akan kerepotan merawat nya jika dia hamil di pernikahan pertamanya.
Tapi bersyukur Ayu tidak hamil di pernikahan pertamanya, Ayu senang karena dia tidak terikat dengan pria yang tidak bisa setia itu, dan kini Ayu mendapatkan pengganti yang jauh di atas mantan suami nya.
Ayu yang tidak melihat Kevin tak berniat mencari suaminya, Ayu sudah membaca pesan dari suaminya jika Kevin akan bekerja sampai siang.
Di tempat lain Kevin sedang bekerja di kantor nya yang ada di Korea, nona Shen juga ada di samping nya menemani Kevin bekerja karena selain Kimberly nona Shen juga orang penting untuk perusahaan.
__ADS_1
"Tuan saya akan pulang sebentar untuk menjemput anak-anak setelah itu saya akan kesini lagi" kata Kimberly meminta ijin.
"Lakukan lah tugasmu, anak-anak mu pasti sudah menunggu pergilah" balas Kevin yang tidak masalah.
Kevin tau jika istri dari salah satu kerabat keluarga Chris ini sudah menjadi ibu, dan dia tidak masalah ataupun bersikap tidak profesional karena menurutnya kerja ya kerja dan masalah pribadinya biarlah dia yang tahu.
Kimberly pun pergi untuk menjemput anak-anak nya, suaminya yaitu Seno (Anak uncle Dani) tidak bisa menjemput karena dia sedang ada meeting dadakan.
Kini di ruangan itu hanya ada Kevin dan nona Shen, sedikit memberikan tatapan kagum pada sang Bos, nona Shen nampak menunduk setelah ketahuan oleh Kevin.
"Ada apa?" tanya Kevin melihat nona Shen sekilas.
Nona Shen yang menunduk merasa malu, tapi dia mencoba untuk bersikap seperti biasanya lagi.
"Apa tuan ingin di pesankan makanan?" tanya Nona Shen mengalihkan topik pembicaraan.
"Tidak usah, saya akan makan bersama istri saya" sahut Kevin sambil mematikan laptop nya.
Dan Kevin melihat nona Shen yang terlihat diam saja di tempat kerja nya, Kevin berniat bertanya tapi dia mendengar dering telpon ponselnya.
Dretttt !
"Halo"
"Kapan kamu pulang, aku sudah tidak sabar pergi ke pulau Jeju" suara Ayu terdengar sangat kesal.
"Hey jangan kesal aku akan menjemput mu kita pergi bersama" sahut Kevin sambil berdiri.
__ADS_1
Dan setelah itu Kevin pergi tanpa berpamitan pada nona Shen, meninggalkan nona Shen sendirian di ruangan yang sangat luas itu.
"Selamat untuk kebahagiaan anda tuan, saya harap saya juga bisa merasakan kebahagiaan seperti anda meski itu tidak akan sama" gumam Nona Shen sambil tersenyum miris.
Tidak bisa bohong jika dia menyukai pria yang menjadi bos nya itu, tapi dia tidak bisa melanjutkan perasaan nya itu karena nona Shen tau seperti apa kehidupan Bos nya sebelum kedatangan Ayu yang saat ini menjadi istri bos nya.
Di tempat lain Ayu sedang menunggu di loby terlihat begitu kesal, bagaimana tidak Ayu duduk menunggu di kamar selama dua jam dan bukan hanya itu Ayu juga kesusahan berbahasa Korea karena dia sama sekali tak bisa.
"Awas saja kalau dia telat, aku akan mogok tidur satu ranjang" kesal Ayu.
Dia tau kedatangan nya ke Korea bukan untuk main saja tapi suami nya ada pekerjaan penting, tapi entah kenapa meski sudah tau begitu Ayu merasa kesal ditinggal sendirian.
"Oh apa aku terlalu kekanak-kanakan" gumam Ayu sambil menghembuskan nafas nya panjang.
Ayu tidak tau perasaan nya sudah sejauh mana tapi kenapa dia malah ingin selalu berada di dekat Kevin, Ayu ingin ada menemani nya di saat dia membutuhkan sandaran atau teman.
Tin.. tin..
Ayu melihat ke luar Loby dan dia melihat Kevin yang keluar dari mobilnya, Ayu tersenyum dan langsung menghampiri suaminya.
"Ayo, aku mau kita bisa menikmati keindahan pulau Jeju, dan semoga saja di sana banyak pria tampan, uh aku sangat bersemangat sekali sayang" ucap Ayu keceplosan.
Dan wajah masam lagi-lagi di perlihatkan Kevin yang tak suka dengan Ayu yang terus-menerus memuji pria lain di depan nya.
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
__ADS_1