
Jordy menunggu Ayu di toilet, dia memanfaatkan kesempatan istri baru nya yang kebetulan juga sedang masuk toilet.
"Hy, apa kabar" sapa Jordy ramah.
Ayu melirik mantan suaminya itu dengan wajah dingin, malas menjawab sapaan yang tidak penting itu.
"Kau sombong ya sekarang, aku tidak yakin kau sudah mendapatkan yang lebih tampan dari ku" Jordy menatap wajah cantik mantan nya itu.
Tidak salah jika di masa muda nya dia memilih menikah dengan Ayu, ya meski mereka pada akhir nya berpisah tapi Jordy merasa bersyukur karena menjadi yang pertama untuk Ayu.
"Aku bahkan sudah menemukan pria yang jauh lebih tampan dari mu, dan kaya tentu nya" Ayu tersenyum miring.
Jordy tak percaya dia yakin Ayu berbohong dan dia merasa Ayu masih mengharapkan cinta nya.
"Jika kau mau aku bisa menjadikan mu simpanan ku" bisik Jordy sambil menyentuh rambut Ayu.
"Kurang ajar!" batin Ayu geram.
Plakkk !
Ayu menampar Jordy keras, membuat mantan suaminya itu meringis sakit.
"Kau pikir aku sudi kembali mengulang masa suram bersama pria malas seperti mu? hah! tidak aku tak sudi" teriak Ayu membuat Jordy melotot.
Jordy menatap Ayu heran, sikap Ayu yang sekarang benar-benar berbeda dengan Ayu yang polos yang dia kenal dulu.
"Jangan berisik nanti istri ku mendengar kita Ayu" Jordy melihat ke arah toilet yang masih tertutup.
"Kau pikir aku perduli? tidak aku bahkan akan dengan senang hati memberitahu wanita itu untuk tidak bodoh karena menerima pria pemalas seperti mu" sahut Ayu tegas.
Jordy kesal dengan Ayu dia berniat memukul Ayu tapi di saat bersamaan istrinya keluar dari toilet.
__ADS_1
"Sayang kenapa lama sekali" Jordy mendekati wanita itu.
"Ck, dasar suami takut istri" geram Ayu sambil tersenyum mengejek.
Jordy tak perduli dengan apa kata Ayu, dia membawa istri baru nya yang usia nya berbeda 10 tahun di atas nya itu.
Dia tidak mau kehilangan sumber uang nya karena jika itu terjadi maka dia akan menjadi gembel lagi.
"Ada apa?" tanya Fara tadi dia mendengar keributan di luar.
"Biasa orang gila" balas Ayu mengajak Fara untuk segera pulang.
Ayu tidak tau kenapa dia harus di pertemukan dengan orang-orang yang dia benci, apalagi di saat kondisi nya sedang seperti ini.
Fara tau ada yang Ayu pikirkan dia akan menceritakan semua nya pada sang kakak saat pulang nanti, Fara tak mau Ayu sampai memiliki niatan untuk meninggalkan kakak nya.
Sesampainya di rumah Ayu mengajak Kevin pulang, dan Fara yang tau Ayu ada masalah tak melarang hanya saja kedua anak nya yang tidak mau sang Om pulang.
"Aku masih mau main Mom" adu Navisa yang sangat dekat dengan sang Om.
Kevin mengangguk cepat.
"Om dan Aunty akan sering main kes sini, dan untuk sekarang kita harus pulang tidak apa kan?" tanya Kevin.
Navisa dan Nando hanya mangut-mangut saja, keduanya tak bisa memaksakan meski mereka masih betah dengan kehadiran Om nya.
Ayu pamitan pada Fara dan Aldy tak lupa juga kedua keponakan nya, lalu ia pun pulang bersama Kevin sang suami yang sudah menunggu di luar.
"Apa ada masalah?" tanya Kevin saat Ayu masuk ke dalam mobil.
"Aku bertemu mantan suamiku" balas Ayu memasangkan sabuk pengamannya.
__ADS_1
"Apa dia mengganggu mu?" tanya Kevin lagi.
Jika ya, dia tidak akan segan-segan melakukan hal sama pada mantan suami Ayu, seperti yang dia lakukan pada kedua preman itu.
"Hem, tapi aku menampar nya jadi dia sedikit takut" balas Ayu lagi.
Kevin diam masih belum menyalakan mesin mobilnya, Ayu melirik suaminya lalu memegang tangan sang suami.
"Dia tidak setampan dirimu" kata Ayu.
"Aku tau" balas Kevin lagi.
"Dia juga pemalas dan tidak kaya, aku hanya suka orang pekerja keras dan juga kaya raya seperti mu" lanjut Ayu sambil mencium punggung tangan sang suami.
Kevin tersenyum dan mengacak rambut Ayu dengan gemas.
"Aku benar-benar memiliki istri yang sangat matre" Kevin tergelak.
"Hem maka dari itu kamu harus kerja keras agar aku tetap mencintaimu, ayo jalan aku tak sabar merasakan surga dunia bersama mu" lanjut Ayu dengan senyuman nya.
Kevin tak bisa menahan tawa nya lagi, dia menyicil dengan mencium bibir istrinya dengan penuh cinta.
"Oh honey aku mau di rumah tidak di sini" balas Ayu saat ciuman nya terlepas.
"Ya, kita akan sampai di rumah 20 menit dan itu sangat lama, aku akan berhenti di apartemen" balas Kevin melajukan mobilnya dengan kecepatan cepat.
Ayu tak tau Kevin punya apartemen, tapi dia senang karena dia memilki suami yang kaya, perhatian dan sayang pada nya.
๐น
Tak memiliki harta bukan hambatan untuk manusia bahagia, terkadang kebahagiaan juga bisa di dapat dengan cara sederhana.
__ADS_1
Tapi dalam sehari-hari uang itu adalah sumber masalah utama, ya kan๐ค
Jangan lupa like coment and Vote ya kak โฅ๏ธ๐ค๐