
"Masuk" ucap Galih.
Ayu yang sudah menunggu lama itu langsung membuka pintu depan lalu duduk di sebelah Bos nya.
Selama dalam perjalanan keduanya saling mendiamkan, Ayu yang sibuk dengan gadget nya dan Galih yang fokus menyupir.
"Pacar mu tak marah kita keluar?" tiba-tiba Galih menanyakan satu hal yang membuat dia sendiri agak geli.
Ayu mendengar pertanyaan itu melirik bingung, dia menaikan sebelah alisnya ke atas dan melirik Bos nya dengan wajah aneh nya.
"Apa itu harus di umbar? bukan kah itu privasi?" Ayu menjawab santai.
"Ya, itu privasi" Galih tersenyum miring.
Sebenarnya Galih bertanya seperti itu karena dia ingin tahu siapa yang saat ini dekat dengan Ayu, jujur sejak pertemuan pertama mereka Galih menyimpan rasa suka nya.
Dan rasa itu terus berkembang hingga sekarang, hanya saja yang Galih tau Ayu adalah wanita yang menyukai pria kaya.
Beberapa waktu lalu Galih juga melihat Ayu yang di rangkul suami orang, dan hal itu juga yang membuat Galih tak kunjung mengungkapkan perasaan nya pada Ayu.
"Tuan di sini saja" Ayu membuka suara lagi setelah keheningan dari pertanyaan tadi.
Galih sontak menghentikan mobilnya, dia melihat ke pinggir jalan dimana ada gerai bakso yang tempatnya nampak sederhana.
"Di sini?" tanya Galih.
"Ya, apa ada masalah?" tanya balik Ayu.
Galih menggelengkan kepalanya sebagai jawaban, lalu Galih mencari tempat untuk parkir setelah itu keduanya pun keluar dari mobil bersama.
__ADS_1
Ayu dan Galih duduk berhadapan di kursi plastik, karena harus memesan Ayu pun beranjak dari tempat duduknya.
Setelah selesai memesan Ayu kembali duduk, Galih melihat Ayu yang wajahnya mirip dengan Vanessa sahabat nya.
"Kamu benar-benar mirip Vanessa" Galih mengeluarkan suara nya lagi.
"Tidak, kak Vanessa lebih cantik" balas Ayu.
"Hem, dia memang cantik dan memiliki hati yang sangat baik" Galih tentu masih ingat sahabat SMA nya itu.
Dulu Vanessa dan dirinya adalah teman satu SMA, Vanessa yang pintar selalu membantu Galih dalam belajar hingga akhirnya Galih yang seorang siswa nakal bisa lulus dengan hasil yang memuaskan.
"Kak Vanessa selalu memuji anda tuan, aku bahkan sampai hapal kisah pertemanan kalian di masa lalu" lanjut Ayu.
"Dia bercerita tentang aku?" Galih agak kaget.
"Bahkan kak Vanessa sempat bilang kalau dia mencintai kamu Gal, takdir memang tidak adil karena membuat kak Vanessa berakhir menderita di tangan pria yang salah." batin Ayu sedih.
Galih tau betul jika Vanessa dan Ayu dulu memang hidup sebatang kara, keduanya mengandalkan pekerjaan serabutan di sela-sela pulang sekolah nya.
Obrolan keduanya akhirnya terhenti setelah pesanan bakso keduanya datang, Ayu dan Galih mulai makan dan selama makan Galih terus melihat ke arah Ayu.
"Vanes, aku menyukai adik mu" batin Galih.
"Ayu" panggil Galih.
"Ya?" Ayu melirik sembari mengunyah bakso.
__ADS_1
Dan Galih begitu terpesona melihat wajah menggemaskan Ayu saat makan.
"Ada saus di sudut bibir mu" ucap Galih sembari mengambil tisue.
Niat Galih akan mengusap dengan tisue tapi di hentikan oleh Ayu yang mengambil alih tisue nya.
"Aku bisa sendiri, terimakasih" Ayu tersenyum dan mengusap saus nya dengan tisue.
Karena sudah selesai makan bakso Ayu yang kekenyangan pun meminta pulang, Galih tak masalah dan keduanya kembali masuk mobil dan pulang.
Di tempat lain Kevin sedang melihat ponselnya, Fara terus mengirimi nya pesan singkat yang menurut nya mengesalkan.
"Dia benar-benar memaksaku" kesal Kevin dengan sikap adiknya yang tak pernah berubah, keras kepala.
Dan saat mendumel Kevin mendengar suara di ponselnya lagi, dia kembali menghembuskan nafas nya kasar karena kesal.
"Kakak buka pesan nya, bacaaaa!!!"
Kevin mengusap layar ponselnya, lalu dia pun mengklik pesan baru itu.
Dan terlihat lah foto seorang wanita cantik, yang mana membuat Kevin terdiam karena merasa tak asing dengan wajah itu.
"Dia seperti wanita itu" Kevin merasa tak asing dengan wajah Ayu.
Dia mencoba mengingat-ingat siapa wanita itu hingga akhirnya Kevin ingat jika gambar wanita yang ada di dalam ponsel nya itu adalah wanita yang sama dengan wanita yang dia tolong.
"Ternyata dia wanita yang mau merusak kebahagiaan adik ku" Kevin tersenyum dan seperti sedang memikirkan sesuatu.
🌹
__ADS_1
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏