
"Pak saya tidak bersalah" kata Ayu masih tak hentinya meminta di lepaskan.
Dia merasa menjadi seorang penjahat karena tangan nya di borgol, dan jangan lupakan tatapan aneh polisi yang membuat Ayu geli.
"Saya tahu kamu nggak salah" polisi itu mengedipkan sebelah mata nya.
"Nggak jadi, saya emang salah jadi saya di tahan saja" balas Ayu sambil membuang wajah nya malas.
Polisi mengerutkan keningnya heran, tapi dia memilih memasukkan Ayu ke dalam sel karena laporan dan cctv di restoran Korea cukup untuk menjadi bukti.
Ayu yang masuk ke dalam sel seperti seorang penjahat dia tidak bisa apa-apa, selain itu Ayu juga tidak menelpon siapapun yang dia kenal.
Kevin ada di korea dan hanya Kevin yang Ayu kenal saat ini, sebenarnya Ayu bisa saja menelpon Galih tapi itu tidak dia lakukan karena Ayu tidak mau merepotkan orang lain.
"Tidak apa itung-itung pengalaman jadi napi" gumam Ayu sambil melihat tiga wanita yang penampilan nya berantakan sedang menatapnya.
"Halo" Ayu menyapa dengan wajah so cantik nya.
"Heh anak baru pijat kaki ku" titah wanita yang wajahnya paling galak.
Ayu melihat wajah wanita itu, tanpa banyak bicara dia melakukan apa yang di perintahkan si wanita berwajah galak.
Ayu memijat dengan pelan dan lembut, tangan nya yang selalu rutin di medi pedi itu menjadi perhatian ketiga napi satu sel nya.
__ADS_1
"Kenapa kamu di tahan?" tanya wanita sebelah Ayu.
Ayu melirik lalu melanjutkan memijat lagi.
"Aku menampar wanita hamil sampai dia pendarahan" jelas Ayu.
"Kenapa?" tanya mereka masih penasaran.
"Tadi aku sedang makan di restoran terus tiba-tiba dia datang dan mengatai ku pelakor, aku tidak terima dong dan kami langsung adu mulut, setelah itu dia menampar ku bahkan meludah di depan ku, so aku nggak terima lagi dong jadi aku tampar balik deh, ehk dia malah pendarahan" Ayu menjelaskan dengan panjang kali lebar.
Ketiga napi yang mendengar cerita Ayu hanya mangut-mangut saja, lalu mengacungkan ke dua jempol masing-masing ke arah Ayu.
"Bagus jadi wanita memang jangan mau di rendahin" kata salah satu wanita itu.
Ayu melihat reaksi ke tiga wanita yang menjadi napi itu, lalu Ayu pun penasaran dengan kisah hidup ketiga napi itu.
Perlahan keempat nya mulai akrab dalam beberapa menit saja, Ayu juga sudah tidak di perbolehkan memijat tapi Ayu tetap memijat karena dia merasa wanita berwajah galak itu seperti ibu nya.
Dengan sikap Ayu yang hamble mudah membuat orang dekat dengan nya, hanya saja Ayu tidak pernah memperlihatkan kepribadian yang ini pada orang lain.
Ketiga napi menceritakan kisah hidup nya masing-masing, Ayu mendengar dengan seksama dan ekspresi Ayu begitu kaget saat tau teman sesama sel nya itu adalah para pembunuh.
"Astaga ini adalah pengalaman pertama ku bisa bersosialisasi dengan napi pembunuhan, aku suka suasana yang pantangan ini." batin Ayu yang alih-alihmerinding mendengar cerita teman satu sel nya itu, dia malah senang dan bersemangat.
__ADS_1
Di bandara Kevin nampak begitu panik, dia memilih memberikan tugas nya sementara pada nona Shen, sekertaris nya.
Dan saat ini Kevin sedang menunggu jet pribadi nya, dia begitu panik saat ini karena kabar akan Ayu yang di penjara sudah dia dengar dari orang suruhan nya.
"Aku tidak mau tau bagaimana pun caranya kau harus bisa mengeluarkan nya" titah Kevin tegas pada seseorang di sebrang telpon.
"Saya akan melakukan yang terbaik tuan, hanya saja kondisi nyonya Bram begitu buruk yang membuat nona Ayu di beratkan dalam kasus ini" jelas pria itu yang tak lain adalah pengacara.
"Ya aku tau itu kasus yang sulit, tapi aku tetap tidak akan membiarkan istriku mendekam di penjara" tegas Kevin dengan suara keras nya.
Tut !
Panggilan dia matikan sepihak, Kevin mengacak rambutnya kasar dia heran dengan Ayu yang sangat suka memiliki masalah.
"Apa jika tidak membuat masalah dia merasa tidak hidup?" gumam Kevin yang begitu sangat kesal bercampur panik.
Kevin juga sudah menelpon Fara adiknya, dia meminta Aldy membantu Ayu tapi Fara menolak dengan alasan tidak mau membuat Ayu kembali terpesona akan kepintaran Aldy.
Mau tak mau Kevin pun akhirnya pulang, dia tidak akan tenang jika masalah ini belum selesai dan Ayu adalah istrinya Kevin sangat yakin jika dalam satu bulan ini Ayu akan hamil anak nya.
"Cukup ayah nya yang mantan napi, tidak dengan ibu nya" gumam Kevin sambil berjalan masuk ke dalam jet pribadi nya yang sudah siap terbang.
🌹
__ADS_1
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏