Pelakor Cantik Milik Mantan Nafi

Pelakor Cantik Milik Mantan Nafi
Masalah kecil


__ADS_3

Keesokan harinya keduanya bangun dan langsung mandi bersama, karena luka di tangan sang suami Ayu memilih memandikan Kevin.


Tak ada rasa sungkan sedikitpun, Ayu benar-benar membersihkan tubuh pria yang menjadi suaminya itu dengan senang hati.


"Kau tau ini pertama kali nya ada yang mandikan ku" kata Kevin sambil melihat Ayu.


Ayu mendengar itu melirik suaminya.


"Pembohong" sahut Ayu ketus.


"Aku serius" balas Kevin tangannya yang tidak terluka memainkan rambut Ayu yang basah.


Ayu menatap suaminya lalu.


"Saat bayi kamu di mandikan, itu tandanya kamu pernah di mandikan" sewot Ayu membuat Kevin tersenyum miring.


Istrinya memang tidak bisa di ajak romantis, sudah tau punya suami yang kaku tapi Ayu tidak ada inisiatif untuk membuat suasana lebih romantis.


"Dan mulai saat ini kamu yang akan terakhir memandikan ku" kata Kevin sambil tersenyum.


Ayu mendengar itu, dia menggelengkan kepalanya sambil menatap wajah Kevin.


"Kalau kamu mati kan yang mandiin orang lain, tidak aku karena aku akan sangat takut memandikan orang mati" balas Ayu yang membuat Kevin mengaga.


Istrinya benar-benar sangat blak-blakan, Kevin bahkan sampai malas untuk membuat suasana yang terasa canggung itu menjadi lebih berwarna.


Ayu melihat wajah kesal suaminya hanya terkekeh pelan, dia tau Kevin sudah mulai menjadi pria yang humble pada sekitar.


Setelah selesai mandi keduanya langsung berpakaian, Ayu juga memakaikan pakaian di tubuh sang suami, tentu nya setelah Ayu berpakaian.


Karena luka nya sudah tidak terlalu basah Ayu pun memilih membuka perban dan menggantikan dengan perban tempel di bagian yang terluka saja.


"Akhirnya selesai" kata Ayu sambil tersenyum.


Ayu pun beranjak dari duduknya, dia berjalan ke arah meja rias dan setelah itu Ayu berdandan untuk mempercantik diri.

__ADS_1


10 menit kemudian..


"Kamu dandan untuk siapa?" tanya Kevin melihat Ayu yang sudah cukup lama duduk di meja rias.


Ayu melihat bayangan Kevin di cermin, lalu menjulurkan lidahnya.


"Tentu saja untuk orang lain" sahut Ayu sambil tersenyum mengejek.


"Apa!" pekik Kevin melotot tajam pada istrinya.


Ayu menghela nafas nya panjang, dia beranjak dari kursi dan berjalan mendekati suaminya yang terlihat marah.


"Kamu cemburu?" tanya Ayu.


Kevin tak menjawab, membuat Ayu menaikan sebelah alisnya ke atas.


"Kalau tidak ya tidak apa-apa, aku akan kembali menggoda A__" ucap Ayu terhenti karena Kevin menarik tangan Ayu dengan kasar.


"Hey sakit!" Ayu memukul dada Kevin karena merasa sakit di tangan nya.


"Kamu pikir kamu bisa melakukan sesukamu hah!" satu tangan Kevin mencekik leher Ayu.


Ayu mengusap leher nya yang terasa sakit, dia melirik Kevin lalu memukul bagian sensitif Kevin yang membuat pusaka Kevin berdenyut.


"Rasakan itu, dasar suami kejam istri sendiri di cekik" kesal Ayu sambil menatap tajam Kevin.


Dan karena kesal Ayu memilih keluar dari kamar nya, meninggalkan Kevin sendirian di kamar.


Brukk !


Pintu di banting Ayu cukup keras.


Kevin melihat ke arah pintu, lalu tangan nya mengusap area sensitif nya yang di pukul Ayu tadi.


"Oh sakit, sial" kesal nya sambil mengaduh sakit.

__ADS_1


Kevin tak merasa bersalah, dia mencekik Ayu karena Ayu mengatakan akan kembali menggoda pria lain, dan itu satu hal yang tidak dia suka.


"Awas saja kalau dia berani menyelingkuhi ku, aku tak akan pernah melepaskan dia sampai kapan pun" tegas Kevin sambil mencoba berdiri.


Dengan langkah yang tertatih-tatih Kevin mencoba berjalan keluar kamar, dia menuruni tangga dengan gerakan kaki yang sangat ngilu.


Di dapur Ayu mendengar suara langkah kaki di tangga, dia tersenyum kecut karena tau jika Kevin saat ini pasti sedang kesakitan.


"Memang nya dia saja yang bisa kejam, meski aku wanita tapi aku tidak akan pernah bisa di tindas lagi, tidak akan!" tegas Ayu sambil memakan roti bakar buatan bibi Lin.


Tak lama kemudian Kevin datang dan duduk di meja makan, Ayu melihat itu dari dapur dan dia hanya cuek.


"Tuan suka sarapan apa?" tanya Ayu pada bibi Lin.


"Tuan suka makan roti di pagi hari nona" jelas bibi Lin.


"Oh, BI tolong buatkan nasi goreng yang ekstra pedas ya, hari ini tuan mau nasi goreng katanya" sahut Ayu.


Bibi Lin sedikit bingung karena dia tau majikan nya tidak suka makanan pedas, tapi Ayu yang merasa ingin makanan pedas ingin Kevin juga merasakan makanan kesukaan nya itu.


Dan setelah selesai di masak Ayu membawa satu piring nasi goreng, Kevin melihat itu dia yang berniat makan roti memilih mengikuti istrinya yang pergi ke taman depan.


Bibi Lin juga ikut untuk mengantarkan minum, dan sesampainya Ayu di taman depan Ayu duduk di bangku.


"Kamu masih marah?" tanya Kevin.


"Tidak, ayo makan aku ingin menyuapi mu" sahut Ayu sambil memberikan suapan pertama nya pada Kevin.


Kevin mencium bau cabai yang menyengat, dia langsung melihat ke nasi goreng nya lalu melihat Ayu.


"Kenapa? apa kamu tak mau?" tanya Ayu dengan alis terangkat sebelah ke atas.


Kevin tidak punya pilihan dia memilih menerima suapan nya, dan benar saja dia merasakan pedas yang luar biasa di mulutnya.


"Sama pedas takut giliran di kasih pistol dan pisau di mainkan, mau heran tapi ya ini Kevin Angkasa," batin Ayu melihat raut wajah Kevin yang sangat merah karena menahan pedas.

__ADS_1


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2