Pelakor Cantik Milik Mantan Nafi

Pelakor Cantik Milik Mantan Nafi
Ancaman


__ADS_3

Pagi harinya Ayu dan Kevin sudah sama-sama rapih dengan stelan kerja nya, ralat hanya Kevin tidak dengan Ayu yang nampak cantik dengan dress pilihan suaminya.


"Apa nona Shen seorang Intel?" tanya Ayu yang sedang makan.


"Habiskan dulu makanan nya, nanti kamu tersedak"sahut Kevin yang fokus makan


Ayu pun memilih buru-buru menghabiskan makanan nya, dan benar saja beberapa detik kemudian Ayu terbatuk-batuk..


Uhuk..uhukk !


"Minum" pinta Ayu.


Kevin mengambilkan istrinya minum, Ayu menghabiskan setengah nya lalu ia pun akhirnya bisa bernafas lega.


"Lain kali makan lah dengan pelan-pelan, jangan terburu-buru" ucap Kevin dingin.


Ayu tak menghiraukan ucapan suaminya, dia memilih acuh dan melanjutkan makan enak nya.


Setelah selesai makan Kevin dan Ayu berangkat ke kantor, ini kali pertama Ayu datang ke kantor suaminya dan dia begitu senang menjadi pusat perhatian di perusahaan suaminya.


"Honey apa aku sangat cantik?" bisik Ayu di telinga suaminya.


"Hem" balas Kevin menjawab hanya dengan deheuman.


"Oh ini benar-benar menyenangkan, kamu beruntung kan honey memiliki aku yang cantik?" tanya Ayu sambil tersenyum dan menggandeng tangan suaminya dengan penuh mesra.


Sedangkan yang saat ini karyawan tatap bukanlah Ayu, melainkan penampilan Bos nya yang berubah total.

__ADS_1


"Apakah dia CEO kita?" bisik salah satu karyawan yang aneh melihat penampilan baru Kevin.


"Tidak, CEO kita gondrong dan brewokan dia berbeda" mata karyawan itu menatap penuh kagum pada Kevin.


Ayu yang mendengar bisik-bisik itu seketika menghentikan langkah kaki nya, sadar jika ternyata yang menjadi pusat perhatian semua orang bukan lah dirinya melainkan suami nya.


"Ck, awas saja kalau mereka berani menggoda suamiku" gumam Ayu memberikan tatapan tajam pada beberapa karyawan centil.


Kevin buru-buru membawa Ayu masuk ke dalam lift, di dalam lift Kevin dengan sengaja mencium bibir Ayu hingga membuat keduanya terlibat ciuman panas.


"Jangan nakal" kata Ayu menahan tangan Kevin yang akan membuka kedua kancing atas.


"Aku hanya nakal pada mu" balas Kevin mengecup hidung mancung Ayu.


Ayu tersenyum mendengar ucapan suaminya, dia memeluk tubuh suaminya dan tak lama kemudian pintu lift terbuka.


Keduanya keluar dari lift dan berjalan ke arah ruangan CEO, dan sebelum masuk ke dalam ruangan suaminya Ayu berpapasan dengan nona Shen.


Dan nona Shen melihat adegan itu, dia membuang wajahnya ke samping karena sedikit kesal.


Ayu tersenyum lalu dia dengan sengaja mengancingkan kedua kancing dress bagian atas nya di depan nona Shen.


"Dasar suami ku yang hot, lihat dia bahkan membuka kancing dress ku padahal tadi malam aku lembur untuk memuaskan nya" celetuk Ayu tanpa malu di depan nona Shen.


"Halo nona Shen, apa kabar?" sapa Ayu ramah.


"Kabar baik nona, ada yang bisa saya bantu?" tanya nona Shen.

__ADS_1


Tidak biasnya Ayu menyapa nya dengan senyuman dan maka dari itu nona Shen sedikit bingung.


Ayu terdiam dia melihat penampilan nona Shen yang memang seperti wanita dewasa pada umum nya, pakaian rapih dengan make up yang tidak terlalu menor.


"Ada, aku mau kamu membuang jauh perasaan mu pada suamiku, ingat dia milik ku dan aku tidak akan melepaskan nya untuk siapapun" kata Ayu tegas.


Nona Shen menaikan sebelah alisnya ke atas.


"Apa anda takut tuan akan berpaling nona?" tanya nona Shen.


"Tidak sama sekali, aku tau jerat wanita berpengalaman seperti ku tidak akan kalah dengan wanita manapun, jadi aku harap kamu move on" tegas Ayu membuat nona Shen sekali lagi tersenyum kecut.


"Anda memang wanita berpengalaman, saya lupa jika anda juga pernah menggoda tuan Aldy dan suami-suami orang lain di luaran sana" balas nona Shen dengan wajah santainya.


Ayu mengepalkan tangan nya mendengar ucapan nona Shen, dia menatap tajam wanita yang lebih tua dari usianya itu.


"Jangan macam-macam denganku kau tidak tau siapa aku dan bagaimana kegilaan ku kalau sudah menyangkut kebahagiaan, camkan itu!" ancam Ayu dengan wajah penuh marah.


Brakkk !


Ayu menggebrak meja kerja nona Shen dengan kasar, membuat wanita itu sedikit kaget.


"Dia berani mengancam ku? lihat saja apa yang akan aku lakukan untuk membuat mereka menderita" gumam nona Shen mengepalkan tangan nya.


Nona Shen menyambar ponsel nya, lalu dia mengirimkan perintah sesuatu ke salah satu kontak di ponselnya.


🌹

__ADS_1


Up satu lagi tapi nunggu malam ya, sehari tiga cukup kali ya😁


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2