
Malam nya setelah selesai makan malam Ayu tak berniat ke kamar nya, dia memilih duduk di sofa sambil memainkan ponselnya.
Kevin juga ada di ruang tengah, hanya saja jarak antara ruang tengah dan ruang tv cukup jauh yang membuat Kevin dan Ayu tak bisa saling melihat apa yang sedang di lakukan masing-masing.
"Baru satu hari aku menjadi istri nya dan aku sudah merasa di neraka, Astaga" gumam Ayu sambil melihat-lihat postingan yang melewati beranda akun sosial media nya.
Masih ingat jelas Ayu kejadian saat di pantai, dimana Kevin dengan sengaja ingin membiarkan nya mati tenggelam.
Dan kini Kevin terang-terangan ingin melakukan percobaan pembunuhan lagi pada nya, yang membuat Ayu sedikit takut.
"Apa mungkin dia memang ingin membunuh ku, dan semua itu atas suruhan Fara yang tak suka aku mendekati Aldy maka dari itu dia ingin melihat aku mati?" lanjut Ayu yang masih larut ke dalam pikiran nya.
Sedangkan di ruang tengah Kevin nampak sedang melihat beberapa gambar seorang wanita, wanita yang cantik dan memiliki senyuman manis.
Celine, dia adalah teman Fara adiknya yang harus pergi dengan cara yang sangat tragis, Celine meninggal karena ulah Kevin yang memperkosa nya semalaman.
"Maaf Cel" ucap Kevin sambil menatap foto wanita cantik itu.
Dia akan selalu mengalahkan diri nya atas kepergian wanita cantik itu, masa lalu nya yang begitu buruk benar-benar berpengaruh besar pada pikiran nya saat ini.
Tangisan anak-anak meminta tolong, jeritan wanita malang yang meminta di lepaskan, ya semua itu bersatu dan menyerang nya dalam pikiran nya selama bertahun-tahun.
"Maafkan aku, maafkan aku" ucap Kevin sambil berdiri.
Kevin berlari ke arah kamar nya, membuat Ayu yang sedang duduk merasa bingung dengan sikap aneh Kevin.
"Apa dia sering berlari seperti anak-anak, Ck, benar-benar kekanakan" kata Ayu mendumel sambil beranjak dari duduknya.
Ayu memilih ke kamar dan sesampai nya di kamar dia melihat Kevin yang sedang duduk di ranjang.
__ADS_1
Tak mau membuat keributan Ayu memilih merebahkan tubuh nya di ranjang, selama beberapa menit Ayu diam tanpa berani mengeluarkan suara nya.
Kevin masih diam, mata nya melihat lurus ke depan dan bibir nya bungkam dengan tatapan mata yang kosong.
"Kenapa dia diam saja, apa dia tidak akan melakukan malam_" batin Ayu terhenti.
Ayu memukul kepala nya yang sudah eror, sebagai seorang wanita normal tentu Ayu juga merasakan denyutan bahkan hasrat nya, hanya saja selama ini dia selalu bisa menahan karena tidak mau semakin banyak dosa.
Menjadi pelakor adalah dosa dan aib untuk nya, dan maka dari itu Ayu membatasi dirinya untuk tidak terlalu jauh dalam menjalani peran nya sebagai seorang Pelakor.
"Jangan berpikir yang aneh-aneh, lihat dengan benar dia Kevin si pria berambut gondrong, Kevin bukan tipe mu Ayu" batin Ayu lagi menyadarkan dirinya untuk tidak melakukan hal aneh.
Hingga menjelang larut malam Kevin baru ikut merebahkan tubuhnya, Ayu yang masih terjaga hanya diam dan melihat Kevin yang membelakangi nya.
"Dasar Tarzan gondrong, lihat dia bahkan membelakangi ku padahal ini hari pertama kita menikah" kesal Ayu sambil mengeretakan gigi nya.
Kevin tiba-tiba beranjak dari tempat tidur nya, dia berajalan keluar kamar dan Ayu yang penasaran tak mau ketinggalan, dia mengikuti Kevin yang pergi ke kamar tamu.
"Kenapa kau tidak menunggu ku" kata Kevin yang membuat Ayu melongo.
Ayu melihat ke dalam memastikan jika di dalam ada orang, dan merasa tidak ada orang Ayu melihat ke belakang nya yang juga sepi.
"Jangan-jangan dia bicara sama hantu" gumam Ayu yang tiba-tiba bulu kuduk nya berdiri.
"Kenapa kau mengikuti kemana pun aku pergi" lanjut Kevin yang membuat Ayu menelan ludahnya kasar.
Apa kali ini dia ketahuan? atau Kevin memang gila dan berbicara sendiri.
Penasaran ragu-ragu Ayu masuk, dia melihat isi kamar itu lalu tatapan mata nya jatuh pada Kevin yang sedang duduk.
__ADS_1
"Kau butuh psikolog" kata Ayu yang melihat tatapan mata Kevin yang kosong.
Kevin mendengar suara Ayu seketika tersadar, dia langsung menarik Ayu dan menindih tubuh Ayu.
"Kau pikir aku gila?" Kevin mendekatkan bibir nya di bibir Ayu.
"Kau berbicara sendiri, apa lagi kalau bukan gila" balas Ayu agak sewot.
"Oh ya? jadi kau pikir aku gila, bagaimana kalau pria gila ini mau menikmati tubuh mu?" Kevin meremas dada Ayu dengan satu tangan nya.
"Oh sttttt, lepas" ucap Ayu yang lain di mulut lain juga dengan bahasa tubuh nya yang seolah pasrah.
"Aku akan mengatakan satu poin masa lalu ku, kau bebas memilih setelah ini" kata Kevin.
Ayu yang semula agak mendes*h langsung menatap wajah Kevin, dan Kevin dengan santainya mencium Ayu hingga keduanya berciuman untuk beberapa menit.
Huh..
"Kau mau tau?" tanya Kevin setelah ciuman terlepas.
"Hem" balas Ayu yang tangan nya saat ini merasakan sesuatu yang keras di bawah sana.
"Oh tubuh sialan, aku sudah lama menjada dan ternyata benar feeling ku sekali merasakannya aku akan langsung melayang lagi" batin Ayu sambil mengigit bibir bawahnya menahan rasa aneh dalam tubuhnya.
Kevin menatap wajah cantik Ayu, dia memejamkan matanya lalu mendekatkan wajahnya dengan wajah Ayu.
"Aku seorang mantan Nafi" ucap Kevin di wajah Ayu.
"Apa!"
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏