
Pagi harinya Ayu yang baru bangun dari tidur nya itu benar-benar merasa tubuhnya remuk, dan semua itu karena kelakuan suami baru nya di ranjang yang terlalu hot.
Dan satu hal lagi Ayu bangun di kamar utama, bukan kamar tamu tempat yang tadi malam dia tempati untuk bercinta.
"Astaga pinggang ku" gumam Ayu saat dia beranjak dari tempat tidur.
Kevin sudah bangun sejak tadi, dan karena itu saat bangun tidur Ayu tak menemukan suaminya itu.
Dengan langkah yang tertatih-tatih Ayu berjalan ke kamar mandi, dia akan mandi karena nanti siang Ayu memiliki urusan.
Setelah selesai mandi Ayu langsung memakai pakaian nya, kali ini dia memakai dress yang sangat mencetak bentuk tubuhnya, dan sebagai penambah Ayu menambahkan blezer.
"Lihat semuanya benar-benar pas" ucap Ayu sambil melihat penampilan di cermin.
Ayu merasa Kevin sudah merencanakan semua ini dari lama, karena semua keperluan Ayu dari mulai skincare rutin dan make up semuanya sudah tersedia di kamar nya.
Saat sedang make up Ayu melihat beberapa tanda jejak petualang Kevin, hal itu membuat dia agak kesal karena itu bukan satu atau dua tapi lima dan semuanya terlihat saat memakai baju sekalipun.
"Lain kali aku harus menghentikan kebiasaan ini, ya harus" kata Ayu sambil mencoba menutupi jejak petualang suaminya dengan bantuan make up.
Satu jam berlalu..
Setelah selesai makan Ayu pun mencari keberadaan bibi, memang sejak tadi dia tidak melihat satu pun orang.
"Permisi" ucap Ayu sopan.
"Anda butuh sesuatu nona?" tanya seorang wanita tua.
Ayu melihat wanita tua itu, dia pun mengangguk kecil.
"Apa tuan sedang pergi?" tanya Ayu.
__ADS_1
"Tuan memang sedang pergi nona, menurut sekertaris Shen tuan Kevin sedang perjalanan bisnis ke Korea" jelas bibi Lin.
"Korea?" kaget Ayu agak berlebihan.
"Ck, dasar Tarzan gondrong dia bahkan tidak mengajak ku ke Korea padahal kan aku mau sekali ke Korea" batin Ayu menggerutu.
"Iya nona" balas bibi Lin lagi.
Ayu mangut-mangut saja, dia langsung pamit pergi dengan wajah sedih nya, Ayu sedih karena impian terbesar nya adalah Korea bertemu Oppa kesayangan nya.
Dengan wajah yang di tekuk Ayu pun keluar rumah, dan saat Ayu sampai di teras rumah Ayu melongo melihat banyak nya mobil berjejer di depan nya.
"The reel Sultan" gumam Ayu sambil mengaga.
Tak habis pikir Ayu melihat banyak nya mobil yang di miliki Kevin, Ayu jadi penasaran seberapa banyak lagi harta kekayaan Kevin yang akan dia ketahui.
Dengan perasaan bahagia Ayu memilih mobil Lamborghini, dia sangat penasaran dengan rasanya naik mobil mewah tapi saat melihat supir yang masuk mood Ayu tiba-tiba berubah.
"Aku mau menyetir sendiri" kata Ayu.
"Ck, ternyata dia bukan hanya tau ukuran pepaya ku tapi juga tahu semua tentang ku" batin Ayu dalam hati.
"Ganti mobil" balas Ayu akhirnya.
Dan pada akhirnya Ayu pun pergi dengan menggunakan mobil mewah lain, dan supir yang ditugaskan mengantar Ayu hanya menuruti kemanapun Ayu mau pergi.
Ayu sampai di perusahaan X, seharusnya hari ini dia bekerja tapi karena Ayu sibuk dia bahkan tak mengabari Galih akan pernikahan nya.
"Kamu tunggu di sini," kata Ayu pada supir.
Supir hanya mengangguk kecil, dan melihat majikan nya pergi ke gedung perusahaan X.
__ADS_1
Ayu yang sampai di lobby menjadi sumber perhatian orang-orang, beberapa teman kerja nya ada yang melihat sinis pada Ayu.
"Wah sepertinya si Ayu udah punya gebetan baru" celetuk salah satu karyawan.
"Iya kali, atau mungkin gebetan nya suami orang lagi" timpal salah satu karyawan lain.
"Kalau nggak suami orang ya pasti sama kakek orang, ehk upsss" karyawan lain tak mau kalah mengejek Ayu.
Ayu yang sudah biasa dengan semua ini hanya diam, jika dia mengatakan dia sudah menikah sekalipun teman-teman nya yang julid itu tidak akan percaya, Ayu sangat yakin.
Karena malas mendengarkan ocehan orang tentang nya Ayu memilih ke tempat dia bekerja, dan sesampainya Ayu di sana dia melihat Laura, pacar Galih duduk di tempat nya.
Laura yang melihat Ayu langsung melambaikan tangan nya, Ayu berjalan mendekati Laura dengan wajah santai.
"Aku kira kamu tidak akan kesini lagi, sorry aku menggantikan posisi mu" kata Laura.
"Tidak apa, aku juga akan keluar kok" balas Ayu tak masalah.
"Benarkah? apa kamu memiliki pekerjaan baru?" tanya Laura.
Ayu menggelengkan kepalanya, dan memperlihatkan jari manis nya yang telah di isi.
"Ooh selamat" Laura memberikan salaman.
Ayu menanggapi itu dengan santai, dia membalas salaman itu dan Ayu melihat tangan Laura yang terisi cincin berlian juga.
"Selamat juga untuk mu" balas Ayu sambil tersenyum.
Laura tersenyum, dia melihat tangan nya dan tersenyum membayangkan jika tadi malam Galih telah melamar nya di depan keluarga besar nya.
"Tidak apa karena aku sudah mendapatkan pria kaya, bahkan jauh lebih kaya." batin Ayu sambil tersenyum kecil.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏