
Kevin sampai pada malam hari di rumah nya, ia sengaja pulang ke rumah karena Kevin berniat mengambil selimut dan yang lain nya untuk Ayu.
Pernah merasakan bagaimana rasanya dingin nya tidur di balik jeruji besi membuat Kevin tak bisa membiarkan istrinya mengalami hal yang sama dengan nya.
Meski cinta belum hadir dari nya tapi Kevin mencoba menerima takdir, dia menikahi Ayu dengan cara baik-baik dan dia harap mereka bisa saling menerima di akhir nanti.
"Ini makanan nya tuan" kata bibi Lin.
Kevin mengambilnya dan tanpa mengatakan apapun dia langsung pergi, bibi Lin sudah terbiasa dengan sikap cuek majikan nya dan dia hanya acuh.
Baginya sudah bekerja di sini saja dia sudah merasa cukup, Kevin memberikan nya gajih yang setara dengan pekerja kantoran yang membuat bibi Lin sangat betah.
Dalam perjalanan Kevin juga membelikan makanan manis, dia tidak tau apa makanan kesukaan Ayu tapi yang Kevin tahu adiknya sangat suka makanan manis, jadi Kevin pikir Ayu juga akan menyukai martabat manis yang dia beli.
Karena sudah malam Kevin sedikit sulit menemui Ayu, tapi dia membawa pengacara dan dia juga memakai dirinya sebagai jaminan agar bisa bertemu dengan Ayu.
"Siapa sih, apa si gondrong" gumam Ayu saat melewati lorong gelap.
Ayu berjalan mengikuti ibu polwan, hingga akhirnya dia masuk ke ruangan yang hanya ada seorang pria duduk membelakangi nya.
"Oh baguslah dia pulang, aku akan mencubit ginjal nya karena tidak mengajak ku ke Korea" gerutu Ayu dalam hati.
"Ngapain kesini" ketus Ayu yang langsung duduk dengan wajah bengis nya.
Kevin melihat Ayu yang baik-baik saja, tapi dia tidak percaya begitu saja dia langsung memeluk Ayu dan mencari luka di tangan kaki dan..
"Kau mau apa?" Ayu menutup dadanya dengan kedua tangan nya.
"Buka tangan mu, aku hanya mau lihat" kata Kevin masih panik.
__ADS_1
Tapi Ayu berpikir jika Kevin ingin mesum di sini, membuat dia menggelengkan kepalanya.
"Tidak, di sini penjara dan kalau mau itu nanti saja di rumah aku malu kalau orang melihat kita bercinta" cerocos Ayu tanpa filter.
Membuat Kevin yang di landa panik seketika melihat wajah Ayu, dia tidak menyangka jika Ayu bukan hanya nekat tapi nafsu nya pun sangat besar.
"Aku ingin memastikan jika kamu baik-baik saja, apa polisi melukai mu?" tanya Kevin.
"Tidak" balas Ayu singkat.
"Apa teman satu sel mu menindas mu?" tanya Kevin lagi.
Ayu terdiam lalu dia menggelengkan kepalanya lagi.
"Mereka sangat baik, bahkan kami akrab dan aku sedikit kaget karena mereka napi pembunuhan" jelas Ayu yang seketika membuat Kevin melotot.
"Aku akan mengeluarkan mu besok, jangan khawatir" kata Kevin sambil memberikan martabak manis nya.
Dan mata Ayu melihat ke arah martabak, Ayu berniat membagikan makanan nya kepada teman satu sel nya.
"Kau akan ikut bersama ku ke Korea" kata Kevin.
"Benarkah?" wajah Ayu berbinar.
Kevin mengangguk kecil membuat Ayu tersenyum senang dan memeluk suami gondrong nya.
"Aku tidak sabar bertemu pria tampan" ucap Ayu sambil melepaskan pelukan nya dan mulai memakan sup ayam yang di bawa Kevin.
"Tampan? aku jelas lebih tampan" batin Kevin tak suka Ayu memuja laki-laki lain.
__ADS_1
Selama Ayu makan Kevin hanya diam dan melihat istri nya yang sedang makan dengan khitmat, hingga membuat Ayu yang makan pun sadar jika dirinya di awasi.
"Ternyata dia tidak seburuk yang aku pikirkan, huh.. tapi no, semua itu tidak akan membuat aku ragu meminta semua hartanya atas nama ku." batin Ayu masih serius dengan perjanjian nya itu.
Tak mau menjadi hinaan orang, dia juga sudah lelah jika bekerja di bawah tunjukan tangan orang lain, Ayu ingin hidup nya tenang dan damai, dengan uang yang tidak perlu menjadi masalah dalam kehidupan nya.
Setelah selesai makan waktu pertemuan mereka pun hampir habis, Ayu melihat Kevin yang memberikan barang-barang untuk Ayu tidur kepada polwan.
"Terimakasih sudah baik pada ku" kata Ayu sambil tersenyum.
"Tentu, aku percaya kau tidak bersalah" balas Kevin memberikan kepercayaan pada Ayu.
Satu hal yang Ayu tidak pernah dia dapatkan sebelumnya, dia selalu di anggap orang sebagai sampah dan bahkan orang mendoakan nya agar mati saja.
"Sekali lagi terimakasih suami ku" balas Ayu lagi.
Kevin mengangguk dan Ayu memeluk Kevin sebelum kembali ke sel, sampai akhir nya..
"Perjanjian tetap perjanjian, aku masih akan menunggu surat warisan dan itupun jika kau mau aku cepat mengandung" bisik Ayu.
Kevin melotot mendengar ucapan Ayu, dia pikir Ayu sudah lupa dengan perjanjian konyol nya itu.
"Aku merubah perjanjian nya, aku ingin kau hamil dulu agar aku tidak merasa sia-sia memberikan seluruh aset yang ku miliki untuk mu" balas Kevin yang juga berbisik.
Membuat Ayu langsung melepaskan pelukan nya, dan menatap kesal Kevin yang seperti sengaja melakukan hal ini pada nya.
"Curang!" kesal Ayu dengan wajah kesalnya.
Wle.. Kevin malah mengedipkan mata nya dengan genit membuat Ayu semakin di buat kesal karena nya.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏