
Kevin semakin kalut dengan di temani Aldy dia duduk di kursi tunggu, rasa takut bercampur sedih nampak jelas di wajah pria yang sebentar lagi akan menjadi seorang Ayah itu.
Ayu terpaksa akan melakukan operasi sesar karena bayi di dalam kandungan nya melemah, dan itu menjadi pukulan pertama untuk Kevin karena pendarahan istrinya terpaksa melahirkan anak pertama nya di kandungan yang masih 7 bulan.
"Tenanglah, semuanya akan baik-baik saja" kata Aldy yang duduk.
Dia juga bingung harus melakukan apa, tapi menurut nya berpikir positif jauh lebih baik di bandingkan dengan membayangkan ketakutan yang belum terjadi.
"Kau tidak pernah merasakan di posisi ku maka dari itu kau tidak setakut ini" Kevin menyahut agak emosi.
"Setidaknya aku tau rasanya di tinggal orang tua, itu cukup sedih untuk ku" balas Aldi yang tersulut emosi juga.
Kevin melirik iparnya dengan tatapan sengit, dia berniat memukul Aldy tapi Kevin sadar jika kekerasan tak akan menyelesaikan masalah.
Termasuk apa yang terjadi pada istrinya, yang ada Ayu akan semakin sedih jika melihat nya seperti ini.
Satu jam berlalu..
Kevin masih setia menunggu di luar ruangan operasi, belum ada satupun dokter yang keluar membuat Kevin semakin cemas.
Hingga tiba-tiba dia melihat salah satu dokter yang keluar, membuat Kevin langsung beranjak berdiri.
"Bagaimana kondisi istri ku?" tanya Kevin.
__ADS_1
Ya yang pertama Kevin tanyakan adalah istrinya, dia ingin tau kondisi sang istri tercinta nya.
"Maaf tuan tapi kami sudah melakukan yang terbaik, istri anda__" ucap dokter terhenti karena Kevin langsung menarik kerah baju si dokter.
"Selamatkan dia, aku mohon" kata Kevin wajahnya mulai prustasi lagi.
"Istri anda kritis tuan, doakan saja semoga istri anda bisa segera sehat kembali" jelas dokter lagi.
Tubuh Kevin melemah tak berdaya, Aldy mendekati sang kakak ipar dia merasa kasihan karena ada tangis dalam kebahagiaan baru kakak ipar nya.
Karena tau ucapan nya tak akan di dengar Aldy pun memilih untuk duduk kembali, lain dengan Kevin yang masih duduk di lantai menangisi takdir yang tak adil.
Tak lama setelah itu Ayu di pindahkan di ruangan intensif, kondisinya masih kritis dan Kevin masih meminta ijin dokter untuk menemui sang istri.
"Honey, bangun lah anak kita perempuan" ucap Kevin dengan suara parau nya.
Tak bisa menahan rasa sesak di dada, Kevin membiarkan air matanya jatuh mengalir dengan deras nya.
"Aku tak bisa mengurusi nya sendiri, kamu tau dia butuh kamu" lanjut Kevin tangan nya memegangi tangan sang istri.
Berharap ada keajaiban yang mampu membuat istrinya bangun, Kevin begitu berharap istrinya bisa keluar dari masa kritisnya.
Karena malam semakin larut Kevin memutuskan untuk menunggu di rumah sakit, begitupun dengan Aldy yang juga menemani kakak iparnya karena tidak tega melihat Kevin sendirian.
__ADS_1
Pagi harinya Kevin meminta Aldy pulang, dan Aldy pun memang sudah merasa lelah dia pun memilih pulang.
"Halo kak" suara Fara terdengar begitu cemas.
"Jangan kesini, anak-anak mu membutuhkan mu" kata Kevin seolah paham dengan apa yang akan adiknya katakan.
"Hem, aku sangat ingin ke sana kak tapi Boy sedang demam" jelas Fara merasa tak berguna untuk kakaknya.
Seharusnya dia yang ada di samping kakak nya, merangkul sang kakak yang sedang bersedih itu.
Kevin hanya meminta doa dari adiknya, selain itu dia tidak mengharapkan apa-apa karena Kevin tau adiknya sudah memiliki tanggung jawab lain, yaitu sebagai seorang ibu dari anak-anaknya.
"Bagaimana kondisi istri saya dok?" tanya Kevin pada dokter yang baru keluar dari ruangan istrinya.
"Anda harus bersabar tuan, istri anda masih belum keluar dari masa kritis nya" jelas dokter.
Kevin memejamkan matanya mendengar penjelasan dokter yang begitu menusuk sampai relung hatinya, lalu dia menanyakan kondisi sang putri.
Dan dokter mengatakan jika baby girls masih belum bisa di bawa pulang, Kevin harus menunggu beberapa hari sampai baby girls memiliki berat badan yang di sarankan dokter.
"Kenapa semua ini terjadi pada ku? Tuhan, apakah ini semua karma?" batin Kevin memegang dada nya yang terasa sesak.
🌹
__ADS_1
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏