
Tak terasa waktu begitu cepat dan Ayu sudah 2 Minggu berada di Korea, dan selama tinggal di hotel Ayu begitu sangat nyaman dan senang karena menurutnya ini seperti honeymoon.
Bahkan saat ini Ayu dan Kevin masih belum berniat saling melepaskan, keduanya masih berpelukan dengan tubuh yang tertutup selimut tebal.
"Kenapa?" tanya Kevin karena Ayu menatap nya dengan pandangan aneh.
"Kamu tampan, kenapa tidak seperti ini saja sejak kita bertemu" Ayu mencium dada Kevin setelah mengatakan nya.
Kevin menaikan sebelah alis nya ke atas, dia melihat Ayu yang terus menggoda nya.
"Apa menurutmu aku tampan?" tanya Kevin.
Ayu mengangguk cepat.
"Kamu sangat tampan dengan penampilan baru, tapi aku juga merasa takut karena kamu terlalu tampan" balas Ayu sambil menatap Kevin.
Cup..
Kevin mengecup bibir Ayu dengan lembut membuat Ayu tersenyum.
"Aku bukan pria yang mudah berpaling" Kevin menjawab lantang.
"Hem, tapi kita tidak saling mencintai" balas Ayu keceplosan.
Dan Kevin malah mencium bibir Ayu lagi, membuat Ayu bingung.
"Apa semua itu masih penting? kita sudah saling menerima dan cinta adalah bonus nya" santai Kevin tangan nya menjadi nakal dan meremas dada Ayu dengan sangat santai.
__ADS_1
Ayu mengigit bibir bawahnya menahan desaaahan, dia tersenyum dan memeluk tubuh besar suaminya.
"Aku tidak pernah bermimpi memiliki suami bule, kamu sangat hot" lanjut Ayu.
"Apa aku lebih keren dari mantan suami mu?" tanya Kevin entah kenapa dia terpikir untuk menanyakan hal bodoh itu.
Ayu menatap Kevin lalu dia tersenyum.
"Apa kamu penasaran dengan mantan suami ku?" tanya balik Ayu.
Dan Kevin tak menjawab karena gengsi, membuat Ayu mengangkat kepalanya dan sekali lagi mengecup bibir Kevin.
"Aku akan menceritakan masa lalu ku" lanjut Ayu.
"Aku tidak mau mendengarkan cerita jelek my" balas Kevin.
"Ya ya, kau memang lebay" sahut Kevin lagi membuat Ayu semakin di buat sebal.
Tapi meski begitu Ayu tetap mau menceritakan masa lalu nya, menurut Ayu Kevin harus tau cerita dia saat muda agar tidak ada yang di tutupi lagi dari hubungan keduanya.
"Aku menikah saat baru SMA kelas tiga, saat itu aku memilih menikah karena kakak bilang kalau aku tidak bisa sekolah lagi uang kakak ku habis di pakai judi suaminya" Ayu menjeda ucapan nya.
"Harusnya aku dulu memilih sekolah tapi karena aku memiliki pacar aku malah masuk dunia bebas dan harus menikah karena di grebek warga, tapi tidak apa aku memang sengaja melakukan semua itu karena aku tau biaya nikah akan sangat mahal jadi aku mau nikah gratis"
"Semula aku berpikir nikah enak karena punya suami yang bisa antar sana sini, tapi seiring berjalannya waktu hidup itu butuh biaya kita kerja bersama banting tulang untuk sesuap nasi karena keluarga suami ku dulu tidak merestui hubungan kita, dan nasib malang datang saat kakak hamil dimana kakak ku harus hamil anak orang-orang keji yang tak lain teman-teman suami nya" Ayu berhenti bercerita.
Kevin yang mendengar ucapan Ayu seketika merasa tersentuh, dia memegang tangan Ayu karena Kevin merasakan getaran di tubuh istrinya.
__ADS_1
"Jangan di teruskan" kata Kevin menyela.
"Tidak, aku harus menceritakan semuanya" balas Ayu sambil tersenyum kecil.
Lalu Ayu melanjutkan ceritanya lagi, dimana kakak nya tidak bisa menerima anak nya dan memilih bun*h diri karena tidak mau mengandung anak dari banyak pria.
Kejadian itu membuat Ayu drop karena bagaimanapun kakaknya adalah satu-satunya keluarga terdekat nya, dan kemalangan lain datang setelah satu bulan kakak nya meninggal.
"Suamiku yang aku pikir setia ternyata simpanan wanita kesepian, dia menjadi pemuas janda yang memilki banyak harta, aku tentu tidak terima tapi pemberontakan ku membuat dia meninggalkan ku dan membuat aku berakhir menjadi janda" Ayu melanjutkan ceritanya lagi.
Kevin mengusap kepala Ayu dengan lembut, dan Ayu menangis sesenggukan di pelukan Kevin hingga akhirnya Kevin bersuara dan membuat Ayu seketika mengehentikan tangis nya.
"Kenapa kamu menjadi pelakor?" tanya Kevin.
"Tentu saja karena aku membenci kebahagiaan orang lain, mereka tidak bisa tertawa di atas penderitaan ku" sahut Ayu sambil tersenyum.
"Ternyata kamu jahat" Kevin menggelengkan kepalanya.
"Kalau aku jahat kamu apa? kita sama-sama orang tidak baik dan sama-sama sedang saling memperbaiki diri, jadi stop bilang aku pelakor karena aku sudah insyaf, oke!" Ayu menatap Kevin dengan tatapan tajam nya.
"Oke" sahut Kevin mangut-mangut.
🌹
Yang punya si Oren yuk mampir ke cerita baru author, judulnya "Jerat Gadis Misterius"
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
__ADS_1