
"Singkirkan tangan kotor mu dari rambut ku!" ucap Kevin dingin.
"Singkirkan tangan mu juga dari kaki ku!" balas Ayu tak kalah dingin.
Keduanya masih saling memberikan tatapan tajam nya, hingga Ayu memekik kesakitan karena Kevin memijat kaki nya terlalu keras.
"Awww sakit!" teriak Ayu semakin menjambak rambut Kevin.
Dari kejauhan Galih mendengar suara Ayu, dia langsung berjalan mencari keberadaan Ayu.
"Hey apa yang kau lakukan!" teriak Galih yang melihat Ayu menjambak seorang pria.
Ayu yang mendengar suara Galih langsung melihat ke arah sumber suara, dan dia tersenyum melihat Galih yang berlari ke arahnya.
Galih sampai dan dia cukup kaget karena yang sedang bersama Ayu adalah Kevin, salah satu kolega bisnis nya juga.
"Tuan Kevin" panggil Galih.
Kevin melirik Galih, dia langsung berdiri dan Ayu reflek melepaskan jambakkan nya dari rambut Kevin.
"Tuan Kevin? apa dia kolega perusahaan?" batin Ayu bertanya-tanya.
Kevin merapihkan kembali rambutnya yang acak-acakan karena di jambak Ayu, sedangkan Ayu kini nampak sedang mencoba berdiri dan dia cukup kaget karena kaki nya sudah tak sakit lagi.
"Apa ada masalah tuan?" tanya Galih masih bingung.
Bukan nya menjawab Kevin malah pergi dengan wajah dingin nya, membuat Ayu mencebikan bibir nya sebal.
Sedangkan Galih dia kini melirik Ayu yang terlihat kesal.
"Apa dia salah satu pria mu?" tanya Galih.
__ADS_1
Ayu mendengar ucapan Galih yang seolah menuduh nya itu sontak langsung tertawa.
"Haha, mana mungkin saya suka pria gondrong, dia bukan tipe saya tuan" ucap Ayu santai.
Dan tanpa Ayu sedari Kevin masih bisa mendengar suara Ayu, dia hanya tersenyum miring dan ekor matanya nampak melihat ke belakang.
"Tadi aku seperti mengenal nya, dan setelah aku mengingat ulang ternyata aku mengenal dia, dia mirip bapak-bapak penjual daging di pasar." batin Ayu dalam hati.
Galih masih belum mendapatkan penjelasan tentu masih bingung, dia bertanya pada Ayu dan karena malas membahas nya Ayu pun hanya mengatakan jika dia tidak apa-apa.
Keduanya pun akhirnya masuk kembali ke villa, besok mereka baru akan memulai meeting nya dan hari ini khusus untuk istirahat karena perjalanan tadi sangatlah melelehkan.
Kevin masuk ke dalam villa dan melihat Aldy dan Fara yang sedang makan bersama di meja makan.
Fara melihat kedatangan kakak nya pun tersenyum.
"Kakak benar-benar hebat, kalian saling menatap hanya dalam waktu singkat" ucap Fara memberikan jempol nya.
"Tentu, tapi aku rasa aku akan lebih puas kalau kakak dan Ayu segera resmi" balas Fara, lalu menerima suapan dari suaminya.
Aldy tak mau banyak bicara dan ikut campur, semua ini adalah ide istrinya dan dia yang tidak mau jatah ranjang nya hilang satu hari hanya bisa cari aman.
Kevin mendengar ucapan adiknya menghembuskan nafas nya kasar, dia mengambil segelas air minum dan menghabiskan nya dengan beberapa detik saja.
"Dia bukan hanya tak tau malu tapi juga tak sadar diri, seenaknya mengatakan aku pria gondrong dan bukan tipe nya" kesal Kevin.
Fara dan Aldy yang mendengar itu seketika tawa keduanya pecah, dan hal itu menambah kekesalan di wajah Kevin.
"Kakak memang gondrong, haha" Fara tertawa begitu renyah.
"Kamu benar sayang, Ayu sangat jujur untuk hal itu" timpal Aldy semakin enak tertawa.
__ADS_1
"Kalian sangat menyebalkan!" Kevin menyimpan gelas nya lalu berbalik berniat pergi.
Fara yang melihat itu menghentikan tawa nya, dia menarik nafasnya panjang lalu..
"Potong rambut kakak, jangan sampai Ayu juga menganggap kakak berusia 50 tahunan, kakak masih 40 tahun!" teriak Fara yang melihat Kevin pergi menjauh.
"Ya kau sudah kepala empat dan belum punya anak, kau kalah start dari aku yang sudah punya dua otw tiga!" teriak Aldy ikut meledek kakak iparnya.
Dan kali ini Fara yang tadi meledek kakaknya berhenti tertawa, dia melihat suaminya dengan wajah yang tak biasa.
"Kamu kenapa sayang?" tanya Aldy.
"Enak ledek terus kakak ku?" tanya balik Fara.
Hah?
"Maksud kamu?" beo Aldy.
"*P*adahal dia juga sama, suka banget ledekin kakaknya." Batin Aldy.
"Tau ahk, sebel kamu tidur di kamar lain aku males sama kamu" Fara menyudahi makan nya dan pergi meninggalkan Aldy sendirian dengan piring yang masih ada beberapa sendok nasi.
"Sayang kamu marah?" tanya Aldy berteriak.
"Nggak lucu!" teriak Fara sangat kesal.
Dia hanya meledek usia kakak nya, tapi Aldy meledek kakak nya yang belum punya anak, hal yang sangat sensitif untuk nya.
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
__ADS_1