Pelakor Cantik Milik Mantan Nafi

Pelakor Cantik Milik Mantan Nafi
Balasan!


__ADS_3

Kevin membawa Ayu ke kamar nya saat ini dia sedang menunggu dokter yang masih dalam perjalanan nya.


Ayu nampak lemas dengan wajah pucat, melihat itu Kevin benar-benar tak kuasa menahan segala kemarahan dan kesedihan yang ada.


"Kamu mau kemana?" tanya Ayu saat melihat Kevin melepaskan tangan nya.


"Aku akan pergi sebentar, tunggu di sini sebentar lagi dokter akan datang" kata Kevin sambil mengusap tangan Ayu pelan.


Ayu diam beberapa saat dia pun akhirnya membiarkan Kevin pergi, Kevin masuk ke ruangan baca dia terlihat sedang menelpon seseorang.


"Aku punya pekerjaan untuk mu" kata Kevin wajahnya terlihat dingin.


"Apa pekerjaan nya tuan?" tanya pria di sebrang telpon.


"Aku akan mengirimkan dua foto pria, kau bisa menghabiskan mereka bukan?" suara Kevin terdengar begitu mengerikan.


"Tentu tuan itu gampang, semua akan aman tanpa satu pun barang bukti" jelas pria di sebrang telpon lagi.


"Ya aku mau kau melakukan pekerjaan mu tanpa di cium siapapun" balas Kevin lagi.


"Bayaran nya tuan?" tanya pria bernama Regi itu.


Regi adalah salah satu teman lama Kevin, keduanya pernah mendekam di penjara dan Regi masuk dengan kasus yang cukup berat yaitu menjadi hacker ilegal.


(Regi adalah adik Seno, yaitu anak Dani geng Tara, Alex, Toni dan Hadian).


"Jangan khawatir, aku akan mengirimkan banyak uang asal kau bisa menghabisi mereka" kata Kevin lagi.


Kevin tak menceritakan apa masalah nya, dia tidak mau aib istrinya akan menyebar biarlah hanya dia dan istrinya yang tau tidak dengan yang lain.


"Oke, ada yang lain?" tanya Regi yang mau untung banyak.


"Ada, gunakan kepintaran mu untuk menipu seseorang, aku punya tugas lain untuk mu" senyuman Kevin nampak begitu mengerikan.


Kevin tak perduli lagi jika dia harus melakukan kesalahan yang sama, yang jelas dia mau kedua pria itu mati meski tidak di tangan nya.


Biarlah hukum rimba yang berjalan, Kevin tak mau dia masuk penjara lagi dia hanya ingin orang itu tau jika mereka mengusik orang yang salah.

__ADS_1


Setelah selesai menelpon Kevin tak kembali ke kamar melainkan dia memilih ke dapur dulu, setelah itu Kevin pun ke kamar nya dan tak lama kemudian bibi Lin datang bersama dokter di belakang nya.


"Bi buatkan minum" pinta Kevin.


"Baik tuan" balas bibi Lin.


Bibi Lin pergi begitupun dengan dokter yang masuk bersama Kevin, bibi Lin berharap Ayu hamil dan dengan begitu penderitaan keluarga Kevin benar-benar menderita.


Sambil berjalan bibi Lin nampak tersenyum senang karena dia begitu puas, hingga ia yang berjalan tak hati-hati malah terpeleset dan jatuh dari tangga.


Buggk !


Kepala bibi Lin membentur guci yang ada di samping tangga, darah segar keluar dari kepala bibi Lin dan berlinang di antara pecahan guci.


"Tolong.." ucap nya pelan tapi hampir tak terdengar.


Karena pelayan yang lain nya sedang tidur siang bibi Lin yang jatuh pun tak ada yang menolong, dia hanya bisa bergerak pelan tapi kepala nya begitu sangat sakit sehingga membuat nya tak tahan dan pingsan.


Di kamar Kevin nampak fokus pada sang istri, Ayu nampak masih di periksa dokter dan Kevin senantiasa menunggu di samping istrinya.


"Bagaimana dok?" tanya Kevin.


Menstruasi!


Ayu begitu panik, wajahnya seketika pucat dan Ayu nampak begitu takut jika dia hamil.


"Saat di Korea dan itu satu bulan yang lalu" Kevin menjawab.


Yang mana fakta itu membuat Ayu semakin takut, dan dokter malah tersenyum dan mengulurkan tangannya.


"Selamat tuan, istri anda hamil" kata Dokter.


"Apa!" syok Ayu.


"Iya nyonya, usia kandungan anda di perkirakan sudah masuk tiga Minggu" jelas dokter.


Ehk..

__ADS_1


Ayu melihat Kevin dan sama hal nya dengan Ayu Kevin juga menatap istrinya dengan wajah aneh nya.


"Terimakasih, anda boleh pergi" kata Kevin.


Dokter mengangguk dia langsung keluar dari kamar meninggalkan Ayu dan Kevin berdua.


"Honey bukan kah kejadian mengerikan itu dua minggu yang lalu?" tanya Ayu.


"Iya honey, itu tandanya dia anak kita" balas Kevin mengecup kening sang istri.


Ayu diam nampak berpikir beratnya beban pikiran yang dia pukul saat ini benar-benar membuat Ayu tak bisa berpikir jernih.


"Tapi darah mereka, bagaimana kalau anak kita jahat seperti mereka" Ayu takut.


Kevin menggelengkan kepalanya, kali ini dia mengecup bibir Ayu lembut.


"Tidak akan, mereka mand*l" balas Kevin.


"Kenapa kamu tahu?" tanya Ayu menatap suaminya.


Kevin hanya menjawab dengan mengedikan bahu nya, dia tak ingin istrinya kembali berpikir hal jelek, Kevin tau ini juga sangat sulit untuk dia terima tapi anak yang ada dalam rahim istrinya tak bersalah.


Yang Kevin yakini itu adalah anak nya, buah cinta keduanya karena usia kandungan Ayu dengan kejadian itu sangatlah berbeda.


"Jangan takut kamu tak sendiri, ada aku yang akan selalu menemani mu" bisik Kevin sambil tersenyum.


Ayu tersenyum dan menatap wajah yang saat ini begitu dia butuhkan, ketenangan hanya ada saat dia memeluk pria yang saat ini bersama nya.


"I love you" kata Ayu sambil memeluk Kevin.


"I love you too, so much" balas Kevin membalas pelukan itu dan tak lupa mengecup kembali kening sang istri.


๐ŸŒน


Yang jahat pasti akan dapat balasan nya, entah teguran dari Tuhan ataupun dari orang lain, yang jelas jangan lupa like ya, btw author baik kan๐Ÿ˜


Btw Bu Ayu ada juga di si Oren alias Paijoo

__ADS_1


yang penasaran sama cerita anak Ayu langsung ke si Oren ya๐Ÿค—


Jangan lupa like coment and Vote ya kak โ™ฅ๏ธ๐Ÿค—๐Ÿ™


__ADS_2