
Sesampainya dirumah, Loly langsung menuju kekamarnya untuk istirahat. Dia mengalami banyak pengalaman di hari pertama sekolah semenjak dia kehilangan ingatannya.
Hari-hari disekolah dia lewati dengan begitu menyenangkan layaknya seorang siswa biasa. Bermain bersama teman, belajar, makan bersama, dihukum dan yang lain-lainnya. Hingga pada akhirnya, seorang datang kembali dalam hidupnya.
Hingga pada suatu malam, Loly susah untuk tidur jadi dia melihat-lihat barang yang ada dikamarnya dan dia menemukan sebuah diary bertuliskan namanya. Loly penasaran untuk membacanya karna dia pikir dengan membaca diary itu dia bisa mengingat kembali tentangnya.
"Aku memiliki saudara kembar. Apakah benar kalau saudara kembar itu memiliki ikatan batin yang sangat kuat."
Loly membaca setiap kalimat-kalimat di diary itu dan melihat 2 foto dengan wajah yang sama.
"Aku tidak tau harus berkata darimana, tapi bukan aku yang seharusnya ada disini, yang mama temui di panti asuhan itu bukan aku tapi saudara kembar aku Lulu. Dan mama malah mengira kalau aku itu Lulu yang dia temui di panti asuhan padahal aku bukan Lulu tapi aku Loly, kesalahpahaman itu belum bisa kujelaskan karna aku masih belum pandai berkata-kata ditambah lagi kejadian pengangkatan anak yang membuatku jadi anak yang pendiam hingga akhirnya aku diangkat oleh mama. Bagaimana caraku untuk jujur?"
Loly menangis membaca diary yang ternyata itu diary saudara kembarnya, dia mulai ingat sedikit demi sedikit kejadian yang menimpahnya. Loly jadi merasa bersalah kepada mamanya karna telah membohonginya dengan identitas yang salah. Akhirny Loly pun memutuskan untuk kembali ke daerahnya dan mencari saudaranya kembarnya itu.
***
Keesokkan paginya, mama Loly membereskan kamar Loly, dan saat mulai membersihkan meja belajarnya, mamanya Loly menemukan sepucuk surat bertuliskan untuknya. Mamanya Loly penasaran dan akhirnya membacanya
"Saya minta maaf, saya Lulu bukan Loly, saya adalah saudara kembar Loly. Mungkin pihak rumah sakit salah memberi informasi, mungkin saya dikira Loly dan Loly dikira saya. Saya akan kembali ke panti asuhan saya dan saya akan mencari kakak saya. Saya berterima kasih atas semua yang telah mama berikan, saya pamit lewat sebuah surat karna saya tidak tau cara mengatakannya langsung." ~Lulu~
Setelah membaca surat dari Loly(Lulu), Mama Loly jadi panik dan langsung mengambil kunci mobil menyusul putrinya itu yang kembali ke daerah nya.
__ADS_1
***
Sesampai di tujuannya, Loly langsung menuju ke rumah sakit tempatnya dulu dirawat.
"Sus saya mau tanya apakah ada seorang gadis yang masuk dengan hari yang sama saya masuk?" Tanya Loly kepada suster dibagian informasi.
"Atas nama siapa ya?" Ucap suster tersebut.
"Atas nama Lulu Syatas" Jawab Loly. Dan suster tersebut mencari nama yang disebut dengan Loly.
"Maaf nama itu tidak ada." ucap suster tersebut.
"Oh baik suster terimakasih" ucap Loly lalu berlalu pergi sambil terus memikirkan keberadaan kembarannya itu.
Sesampainya di panti asuhan, Loly langsung menemui Ibu panti untuk menanyakan beberapa pertanyaan.
"Apa kamu Lulu? Bukannya kamu telah tiada? Apa kamu benar-benar Lulu?" tanya Ibu panti melihat seseorang didepannya
"Apa? Lulu telah tiada?" ucap Loly terkejut mendengar perkataan Ibu Panti.
"Iya, tapi kamu ini siapa?" tanya Ibu panti bersedih.
__ADS_1
"Saya Loly kembaran Lulu, dimana Lulu dimakamkan?" tanya Loly seakan tidak percaya.
"Dia dimakamkan di pemakaman sritala" ucap Ibu panti.
Loly langsung menuju ke tempat kembarannya dimakamkan untuk memastikan kebenarannya.
***
Mama Loly pun sampai di panti asuhan yang tercacat di surat Loly. Dia langsung menemui pemilik panti asuhan yang tidak lain adalah Ibu panti.
"Permisi, saya Tasya Permatalia, saya disini ingin menemui seorang gadis bernama Lulu." Ucap Mamanya Loly.
"Apakah anda yang selama ini mengirimkan hadiah-hadiah untuk Lulu?" Tanya Ibu Panti.
"Hah? Maksudnya?" tanya Mama Loly bingung.
Ibu panti pun langsung mengambil sisa barang-barang yang Lulu tinggalkan yang berisi hadiah-hadiah yang dia terima dari seseorang.
"Dia sangat bahagia karna anda selalu mengirimkan hadiah untuknya, Dia menyimpannya begitu rapi. Tapi sekarang dia telah tiada, dia sudah menanggung begitu banyak beban yang berat, dia dituduh akan sesuatu yang tidak dia lakukan, hingga akhirnya dia bunuh diri. Barang-barang ini saya ini saya simpan untuk mengenangnya. Saya seharunya menjadi Ibu pengganti yang baik tapi saya gagal mengetahui semua yang terjadi padanya." Ucap Ibu panti menangis tersedu-sedu mengingat tentang Lulu.
"Dimana dia sekarang?" tanya Mama Loly yang tidak percaya dan menahan tangisannya mendengar penjelasan Ibu panti.
__ADS_1
"Dia dimakamkan di pemakaman sritala." ucap Ibu Panti.
Mamanya Loly pun langsung menuju kesana, dia tau Loly sudah berada disana.