
Setelah selesai makan, Titha berjalan menuju ke Taman sekolah. Dia menelpon temannya di sekolah yang dulu untuk mencarikannya sesuatu yang penting untuknya sekarang.
"Halo" ucap Titha yang dijawab oleh teman Titha dari sebrang sana.
"Halo yaa kau kenapa?" tanya teman Titha dari telpon itu.
"Bisakah kau mencarikanku tulisan tangan Lulu dan mengirimkannya kesini?" tanya Titha.
"Oh itu sangat mudah, oke tunggulah" jawab teman Titha
"Oke makasih, kutunggu ya" ucap Titha lalu mematikan telponnya.
Sementara itu, Loly yang sepulang sekolah selalu bersama Raga karna ingin mengetahui semua tentang dirinya yang dulu. Raga menceritakan bagaimana dia yang dulu, cerita tentang masa kecil mereka, dan segala tentangnya tanpa terkecuali.
***
Pagi hari yang cerah, Titha yang telah sampai kesekolah segera ke kelas, tetapi kelas ternyata masih kosong, lalu Titha menggunakan kesempatan itu untuk memeriksa kolom meja Loly untuk mencari buku yang berisikan tulisan Loly.
Akhirnya dia mendapatkan buku Loly. Sementara dia sedang melihat-lihat tulisan Loly, tiba-tiba Ricky datang dan melihat Titha yang sedang berdiri di samping meja Loly.
"Apa yang sedang kau lakukan?" tanya Ricky curiga.
Titha kaget mendengar suara Ricky dan langsung menyembunyikan buku Loly di belakangnya.
"Ah, tidak" jawab Titha terbata-bata lalu langsung menuju ke tempat duduknya
Ricky heran melihat tingkah Titha yang semenjak kedatangannya selalu penasaran dengan Loly.
***
__ADS_1
Jam Istirahat tiba, Loly dan kedua sahabatnya itu kekantin sedangkan Titha ke toilet untuk memeriksa buku Loly yang dia ambil tadi.
Titha yang sudah memegang sebuah kertas berisikan tulisan Lulu yang dikirim oleh temannya, lalu menyamakannya dengan tulisan Loly. Titha kaget melihat tulisan di selembar kertas itu sama dengan tulisan dibuku yang dia pegang. Titha pun semakin penasaran dan yakin kalo Loly adalah Lulu yang diberitakan meninggal karna dibully olehnya.
Titha pun keluar dan menuju kembali ke kelas, tetapi dia perjalanan menuju kelas dia bertemu dengan Loly, Dita, Filla dan Iqbal. Dia memerhatikan wajah Iqbal yang tersenyum melihatnya dan wajah Loly yang datar saja sambil menatapnya. Titha yang merasakan tatapan lain itu langsung pergi tanpa sepatah katapun melewati Loly dan yang lainnya. Dita dan Filla bingung melihat kelakuan Titha yang lain dari biasanya. Sedangkan Iqbal hanya tersenyum melihat kepergiaan Titha dan Loly sama seperti tadi melihatnya datar saja.
***
Jam istirahat pun selesai, Loly dan Filla pun balik ke kelas sedangkan Dita menuju keruangan guru untuk meminta surat izin pulang karna Dia akan melakukan pemotretan pertamanya.
Setelah mendapatkan surat izin, Dita lalu kembali kekelas untuk mengambil tas nya.
"Dah, aku pulang duluan, karna aku akan melakukan pemotretan pertamaku" ucap Dita sambil menunjukan surat izinnya
"Hei itukan cuma pemotretan bukan iklan tv" ucap salah satu murid laki-laki dikelas itu
Dita memang akan melakukan pemotretan pertamanya, Dita sangat ingin menjadi seorang artis yang terkenal. Dia sudah mendaftarkan dirinya diberbagai agensi dan baru ini dia mendapatkan panggilan untuk pemotretan sebuah majalah.
"Semangat yaa, semoga sukses" ucap Loly menyemangati Dita
"Iya semoga sukses" sambung Filla sambil memeluk pundak Dita yang sedang mengambil tas
"Ahh iya makasih kalian" ucap Dita lalu pergi sambil melambaikan tangan kepada Loly dan Filla.
***
Di lain sisi, Titha kembali mengajak Loly untuk berbicara berdua saja ditaman sekolah, Loly menolak akan tetapi Titha langsung menariknya.
"Hari itu masih ada yang ingin aku ucapkan" ucap Titha
__ADS_1
"Apa?" tanya Loly
"Soalnya Lulu, yang terjadi pada Lulu pun membuatku patah hati" ucap Titha
"Jadi?" tanya Loly lagi
"Jadi aku ingin kita akhiri ini saja" ucap Titha
"Akhiri? Segampang itu kah aku akan mengakhiri ini?" tanya Loly yang mulai marah dengan ucapan Titha
"Lalu kau akan berbuat apa?" tanya Titha dengan nada menantang
"Aku masih memikirkannya" jawab Loly singkat
"Atau memang kau sedang menyembunyikan sesuatu?" ucap Titha sambil melangkah maju ke Loly.
Belum sempat Loly menjawabnya, tiba-tiba Iqbal datang dan berdiri ditengah-tengah Loly dan Titha.
"Hei apa yang sebenarny kau permasalahkan? Dia punya kembaran yang tidak diketahui siapa pun atau kau si pembully yang terpaksa pindah sekolah? Apa perlu kuberitahukan kepada semuanya tentang masalah ini?" Ucap Iqbal kepada Titha
Titha dan Loly kaget dengan kedatangan Iqbal yang secara tiba-tiba
"Sampai jumpa" ucap Titha pergi setelah mendengar ucapan Iqbal sambil menatap Loly yang berada dibelakang Iqbal.
"Hei kau yang memulai, kau juga yang mengakhiri" teriak Iqbal kepada Titha yang pergi meninggalkan Dia dan Loly.
"Hei kau pun kalo mau bicara berdua dengannya ajak aku, paham?" ucap Iqbal berbalik kepada Loly.
Namun Iqbal kaget melihat Loly yang ingin menangis lalu berputar membelakanginya, Iqbal jadi serba salah harus berbuat apa.
__ADS_1