
Tari melihat Alex keluar dari apartemen nya, Alex berjalan santai menuju mobilnya, tari memandang Alex dari kejauhan rasa rindu nya dapat terobati
setelah Alex meninggalkan apartemen, Tari baru berjalan menuju apartemen milik nya dengan langkah gontai tari masuk . dia melihat di sekeliling ruangan itu sudah sepi
tari berjalan menuju ke kamar nya, diri nya memilih langsung berbaring karena dirinya sangat lelah, sehingga tari tidur tanpa membersihkan tubuh nya terlebih dahul
***
pagi ini cuaca cukup cerah, tari berjalan dengan terburu buru, setibanya di mobil tari perintah kan anak buah nya untuk langsung menuju lokasi pertemuan
hari ini ada pertemuan dengan investor penting jadi tari tidak ingin investor itu menunggu nya, Tari ingin memberikan pelayanan yang terbaik tari tidak ingin klayen nya kecewa
"maaf tuan Budi saya terlambat"ucap tari begitu tiba di tempat yang mereka tuju
"tidak apa nona saya juga baru tiba"
tari meminta supaya mempresentasikan laporannya apa saja keunggulan nya, setelah semua merasa puas
kerja sama antara Tari dan Budi di sepakati
__ADS_1
setelah semuanya selesai tari meninggalkan tempat itu menuju BG grup, tanpa tari sadari sejak keluar dari restoran tadi mobil di ikuti oleh orang yang tidak di kenal
"maaf nona kelihatan nya ada yang sedang mengikuti kita"tari melihat kearah belakang ternyata benar yang di ucap kan oleh Monik
"bawa mereka ke markas kita
"siap non"Monik mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang kadang kala dia memperlambat lajunya dan kadang di percepat untuk memancing orang tersebut
"kalian bersiap siap lah di markas ada tamu tak diundang"perusahaan Monik kepada para rekanan nya
Monik menghentikan mobil nya secara mendadak dan berputar balik kearah musuh, mobil yang mengikuti mereka baru sadar kalau mereka telah masuk perangkap saat mereka akan mundur ternyata tidak bisa karena sudah banyak mobil yang menghadang di belakang
ke dua pria itu di bawah ke ruang eksekusi di sana terdapat banyak alat untuk menghukum musuh
"siapa bos kalian"
"lebih baik kami mati dari pada memberitahu kan nya"
"akan saya turuti permintaan mu"
__ADS_1
ahhh ……teriak terdengar menggema di ruangan itu, kelima jari tangan orang tersebut telah putus dari tangan nya
"apa kamu masih tidak memberi tahu "
pria tersebut meludah ke arah tari dan tidak berapa lama kemudian jeritan terdengar kembali karena salah satu matanya telah keluar dari tempat nya
"saya akan memberikan informasi tapi jangan bunuh saya"ujar rekan pria tersebut
"kata kan"ucap Tari
"kami di perintah oleh pemilik perusahaan SS grup,dia merasa marah karena kalah bersaing,dia memerintahkan kami hanya memberikan pelajaran saja bukan membunuh"ujarnya
"selesaikan tugas kalian, Monik kamu tau apa yang harus kamu lakukan terhadap perusahaan SS bukan"
"siap nona"ucap anak buah tari dengan kompak dan tegas
Tari berlalu meninggalkan tempat itu,sayu sayu terdengar suara teriakan dan rintihan
dreet…dreet…dreet
__ADS_1
"kamu baik baik saja kan sayang, Deddy dengan kamu ada yang menyerang"ucap James sangat kuatir
"Deddy tentang saja mereka hanya sekumpulan semut kecil yang hanya mengganggu tari dan semua telah teratasi"ucap tari untuk menenangkan perasaan orang tua angkat nya