
pagi ini Alex terlihat sangat fresh, wajah nya sangat segar tidak terlihat lagi mata sayu karena kurang tidur
"pagi…semuanya"sapa Alex
"pagi sayang,kelihatanya hari ini wajah kamu fresh sekali lex"tanya Marta pada putranya
"malam ini aku bisa tidur dengan nyenyak mom,makanya bilang dong sama Putri kecil mommy jangan lagi sibuk biar ada yang menemani aku tidur"seraya mengacak acak rambut Tari
"enak aja, makanya cepat merit biar ada teman tidur"
"kalau ada kamu buat apa merit,kan ada kamu yang bisa kakak peluk"ujar Alex santai
mendengar ucapan Alex Tari merasa kecewa karena kasihan pada Ara
dreet, dreet, dreet
"hallo…"ujar Alex
"kak jadi kan mengenalkan Ara kepada keluarga kakak"ucap seseorang yang berada di seberang
"iya…jadi nanti jam tujuh malam aku jemput ya"balas Alex lalu mengakhiri pembicaraan mereka
__ADS_1
"mom,ded…nanti malam aku kenalin sama teman Alex ya,mom sama Deddy ada waktu kan"
James dan Marta mengangukan tandanya setuju, namun beda dengan tari,ia belum siap untuk membuka siapa jati dirinya sebenarnya kepada Alex
"kamu juga harus ada dirumah karena ada suprise buat mu"ujar Alex pada tari,
tari hanya mengangguk kan kepalanya, hati nya risau ia harus bisa membuat alasan supaya tidak bertemu Dengan Ara di kediaman keluarga James
waktu berjalan dengan cepat, Ara dan Alex sedang menuju istana keluarga James, hati Ara sangat bahagia dapat berkenalan dengan keluarga Alex, Ara sangat berharap hubungan mereka berlanjut ke jenjang yang lebih serius
"mommy…Deddy"Alex mencari orang tua nya
"tuan muda, nyonya dan tuan ada di ruangan makan sedang menunggu anda"
James dan Marta memandang Ara dengan seksama, melihat Ara yang sangat mirip dengan tari
"aku…Tara Bagaskara om,biasa di panggil ara"mengenalkan diri pada orang tua Alex
"kamu sangat mirip dengan putri kami Amel"ujar James kagum
beda dengan Marta yang sudah mengenal jati dirinya tari yang sebenarnya nya,dan sebenarnya Marta pernah jumpa dengan Ara sewaktu ia mengalami depresiasi
__ADS_1
"apa Amel mengetahui hal ini"monolog Marta pada diri nya sendiri
"mom Amel dimana"alex membuyarkan lamunan marta
"Amel belum pulang, ada kerja yang sangat mendadak yang harus ia selesaikan malam ini juga"
wajah Alex berubah menjadi dingin,di raih nya ponsel mencari kontak nama tari, berkali kali di hubungi namun tidak dapat tersambung
"selalu sibuk,gak pernah ada waktu buat keluarga"gerutu Alex dengan sangat mar
"kamu tau sendiri kan kalau adik kamu itu sangat profesional dalam menjalankan tugas nya"ujar James
"sebaiknya kita makan dulu lex, kasihan Ara pasti sudah kelaparan"ujar Marta seraya menenangkan putra
Alex mengikuti upacara mommy nya dengan wajah murung ia merasa sangat kesal pada tari
Ara hanya bisa tersenyum melihat perubahan pada diri Alex, ada sara kecewa pada diri Ara namun ia tetap bersabar untuk menghadapi Alex
suasana di meja makan menjadi sangat canggung karena perubahan sikap Alex
"bagaimana Ara masakan Tante enak tidak"ujar Marta untuk memecahkan keheningan di meja makan
__ADS_1
"masakan Tante sangat enak, Ara suka "ujar Ara dengan jujur,
baru pertama kalinya Ara bertemu dengan orang tua Alex namun dirinya merasa sudah cukup dekat pada mereka