
Alex merasa heran dengan ajakan Ara untuk menikah yang begitu tiba-tiba, dirinya tidak tau apakah keputusan nya menyetujui permintaan Ara itu sudah benar.
Alex menjadi galau, dirinya tidak mau menyakiti hati Ara Tapi dirinya juga tidak bisa bohong kalau Alex sangat cinta kepada Tari
setibanya Alex di kamar nya langsung merebahan kan tubuh nya dengan pikiran yang kalut
pagi ini Wajah Alex terlihat murung, berjalan menuju meja makan dengan gontai
"ada apa dengan mu Lex"ujar James yang melihat wajah putra nya sangat murung tidak seperti biasanya
"Alex mau nikah dad"
"itu kabar baik lex, Mon dan dad sudah lama menunggu momen seperti ini, benar kan dad"
"mommy sebenarnya cemburu melihat teman teman mom yang selalu jalan bareng cucu nya, sementara mom jangankan cucu menantu aja belum punya padahal anak mom udah matang usia nya"celoteh Marta dengan raut wajah cemberut
__ADS_1
"lalu kenapa wajah kamu kelihatan nya tidak bahagia lex"ujar James
"Daddy tau kan kalau Alex itu cinta nya pada Amel"
"namun Alex juga tidak mau membuat Ara bersedih, kalau hal itu terjadi Amel bisa marah kepada Alex"ujar Alex
"dad,mom,bantu Alex dong, sekarang Alex harus bagaimana"
"kalau sarana dari Daddy sebaiknya kamu tetap dengan ara, karena Ara itu tidak sekuat Amel masalah cinta itu bisa tumbuh dengan sendirinya nanti setelah kamu terbiasa dekat dengan Ara"
"mommy yakin kamu pasti bisa"
"tapi Alex mau nya sama Amel mom, kenapa aku begitu bodoh menyatakan cinta padahal aku sendiri tidak yakin dengan persamaan ku sendiri"Alex marah pada dirinya sendiri
"kamu yang sabar sayang "ucap Marta seraya memeluk putranya
__ADS_1
"Ara meminta malam ini mom dan dad datang ke apartemen mereka untuk melamarnya"
"Baik lah nanti malam kita menuju ke apartemen mereka, kamu siap kan dirimu"Marta memeluk erat tubuh Alex untuk memberikan kekuatan
"jujur sebenarnya bagi Daddy dan mommy ini adalah suatu kabar gembira mengingat kami sudah tua dan kami mendambakan seorang anak kecil yang bisa menjadi penghibur di usia senja kami"ucap Marta
Alex membenarkan pernyataan orang tua nya,di usia nya yang sudah tiga puluh tujuh tahun seharusnya diri nya sudah memiliki seorang pendamping dan anak,namun karena kesibukan nya Alex tidak ingat tentang pernikahan
bagi orang tua Alex ini kabar gembira tapi bagi Alex ini dilema,membuat Alex betah mengurung diri nya dikamar
Alex hari ini tidak ke kantor,semua pekerjaan nya di hendel oleh sekretaris nya, dirinya hanya termenung menyesali kebodohannya sendiri
beda dengan Ara yang sangat antusias menanti kedatangan orang tua Alex, Ara mempersiapkan segala nya dirinya ingin menyambut kedatangan orang tua Alex dengan penuh suka cita
tanpa sepengetahuan tari dirinya mempersiapkan segala nya, Ara ingin membuat kejutan buat tari
__ADS_1
tanpa Ara sadari hari sudah sore dirinya akan bersiap siap untuk menyambut kedatangan orang tua Alex, , Ara membuat berbagai jenis masakan,dan kue kesukaan Marta, Ara juga mempercantik meja makan