
Tari memandang Alex dengan tatapan rindu ingin rasanya memeluk Alex namun Tari menahan, saat tari memandang wajah Alex tiba tiba Alex melihat dirinya dan pandangan mata mereka bertemu dengan cepat tari memalingkan wajahnya
"kopi nya datang"kedatangan Ara membuyarkan lamunan Alex dan Tari
"gimana asik kan ngobrol sama kak tari ,apa lagi kali itu memiliki sifat pekerjaan keras pasti nyambung kalau ngobrol"ujar Ara
tari hanya bisa tersenyum mendengar ucapan Ara Ia ambil secangkir kopi lalu menyeruputnya
"Ara kenapa bawa teman tidak bilang ke kakak dulu"ucap tari
"tadi kak Alex nggak mau singgah namun karena hujan deras Ara ajak"ujarnya
Alex hanya mendengar obrolan tari dan Ara tatapan nya tidak pernah berpaling dari Tari
"hujan nya sudah redah baik nya kakak pulang dulu Ra"
"kok buru buru kak"ucap Ara
Alex tidak jawab hanya senyum yang terpaksa Ia buat, dengan langkah kaki yang cepat dan wajah yang seram Alex keluar dari apartemen tari
__ADS_1
tidak terasa waktu berlalu begitu cepat, pagi ini tari terlihat sangat santai seolah olah malas untuk berangkat ke kantor, tari hanya duduk di meja makan serta memandang langit langit rumahnya
"kak tari tidak ke kantor hari ini"heran melihat tari yang hanya duduk berdiam diri di meja makan tidak seperti biasanya yang selalu bersemangat
"bentar lagi Ra"jawab nya singkat
"kakak sakit ya, baiknya kakak istirahat aja dulu jangan di paksa kerja, Ara gak mau kalau terjadi sesuatu pada kakak"Ara cemas
tari melihat ke arah Ara dengan tersenyum,di genggaman tangan Ara dengan lembut
"kakak baik baik saja, Ara tidak perlu cemas, sekarang Ara pergi ke butik ya, kakak masih menunggu Monik"
"kalau begitu Ara duluan ya kak"Ara memeluk Tari
"selamat pagi tua mudah"sapa direktur yang menggantikan tari dengan wajah terkejut
"siapa kamu dan mana Amel"bentak Alex
"maaf tuan saya direktur pengganti dari nona Amel"
__ADS_1
"lalu Amel di mana"
"yang saya dengar nona Amel sekarang memimpin BG grup tuan"tanpa menjawab Alex berlalu begitu saja
dengan kecepatan penuh Alex mengendarai mobilnya menuju BG grup, tidak berapa lama sampai Alex di depan BG grup
"di mana ruangan atasan kalian"tanya Alex pada seorang karyawan
"apakah Anda sudah membuat janji dengan beliau"tanpa menjawab Alex berlalu menuju ruang CEO
"maaf tuan anda tidak boleh masuk sebelum membuat janji"berusaha menghalangi langkah Alex
mendengar keributan Monik keluar dari ruangan kerja nya dan melihat kedatangan Alex, melihat hal itu Monik menahan karyawannya
"silakan tuan"ucap Monik serta menunjukkan ruangan kerja tari
Alex masuk kedalam ruangan kerja tari tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, langsung menarik tangan tari supaya keluar dari ruangan itu
"ada apa ini kak"Tari terkejut atas sikap kasar Alex yang tidak pernah tari lihat
__ADS_1
"kak…pelan dong nanti aku bisa jatuh"
"tolong hargai aku, jangan permalukan aku di depan karyawan ku"ujar tari dengan marah karena tidak di gubris oleh Alex sedikit pun setiap kata yang di ucapkan oleh tari