Pembalasan Si Kembar

Pembalasan Si Kembar
bimbang


__ADS_3

Amel memukul lengan James,


merasa malu karena digodain oleh orang tua angkatnya


"setelah kamu kembali ke BG grup pasti sangat sibuk , Daddy dan mommy pasti sangat merindukan mu nantinya"ujar Marta dengan sedih


"mom Amel tetap putri kalian, pasti akan kembali ke rumah Daddy dan mommy"ujar tari


"dad Amel mau supaya Daddy bantu Amel untuk mengembangkan kembali perusahaan orang tua Amel"


"sebisa mungkin akan Daddy bantu sayang"kata James


Amel merasa sangat senang menjadi bagian dari keluarga James walau pun tergolong dari seorang mafia namun hati mereka sangat baik


***


sedangkan di JM grup Alex sangat sibuk dengan urusan berkas yang menumpuk di meja, Alex harus memeriksa kembali setiap laporan keuangan yang di berikan oleh karyawan nya, karena terlalu sibuk Alex tidak sadar kalau hari sudah larut malam

__ADS_1


Alex menyandarkan kepalanya di kursi nya seraya menekan nekan leher bagian belakang yang terasa kaku


dengan langkah gontai Alex meninggalkan perusahaan nya rasanya ia ingin sekali cepat sampai di rumah dan langsung istirahat


setibanya di rumah Alex melihat mobil tari berada di bagasi mereka, sontak Alex melangkah kan kakinya dengan lebar dan rasa lelah yang ia rasakan tadi hilang begitu saja


Alex masuk ke dalam kamar tari dengan hati hati,ia tak ingin membuat tari terganggu, dengan kondisi kamar yang remang remang Alex mencari Tari


"di mana dia kenapa tidak ada"monolog Alex


"Mel…kamu buat kakak terkejut saja"Alex mengelus dada nya


"lagian ngapain jalanya ngendap ngendap gitu seperti maling"tari mengambil remote untuk menyalakan lampu di kamar nya


"kakak pikir kamu sudah tidur, kakak gak mau kamu terganggu aja"kata Alex


"ada apa,kamu punya masalah"Alex memandang tari yang sedang memegang minuman beralkohol

__ADS_1


"tidak aku hanya ingin minum aja"Tari menuangkan wine kedalam gelas dan memberikan nya kepada Alex


"Tapi wajah kamu kelihatan murung tidak seperti biasanya"ucap Alex


tari tersenyum, Alex selalu tahu setiap ada perubahan pada tari hal itu lah yang membuat tari suka pada Alex


"kakak selalu pekak dengan kondisi aku dan perhatian kakak sangat berlebihan tidak seperti perhatian antara kakak dan adik, sebenarnya bagaimana perasaan kakak pada Ara aku tidak mau kakak menyakitinya"monolog tari seraya memandang wajah Alex seolah mencari jawaban di sana


"ada apa,kenapa kamu melihat kakak seperti itu"tari hanya mengelengkan kepalanya dan berjalan menuju balkon di kamar itu serta memadang bintang di langit


"aku merasa ada yang aneh pada mu"ujar Alex seraya memeluk Tari dengan mesra dari belakang


"kakak tidak boleh seperti ini ,aku adik kakak bukan pacar jadi berhentilah bersikap seperti ini"bukannya melepas pelukannya tetapi semakin mempererat seolah tidak ingin terpisah dari Tari


"entahlah aku merasa sangat nyaman berada di samping mu,aku menyukai semua yang ada pada mu, entahlah apa itu cinta atau hanya sekedar rasa suka antara kakak dan adik,beda saat bersama Ara aku tidak merasa senyaman ini"ucap Alex tentunya pada diri nya sendiri


Alex memejamkan mata nya dan ingin mencari bayangan wajah Ara namun ia tidak menemukan nya yang ia lihat hanya wajah tari, ada rasa bimbang di hati Alex

__ADS_1


__ADS_2