
"sudah pulang Ara"tegur tari
"kakak "dengan senyum manisnya Ara memeluk tari
"ada apa ini, kelihatannya bahagia sekali"ujar tari
"kakak kenal sama CEO JM grup"tari memandang Ara penuh tanda tanya
"ada apa dengan dia"
"kakak kenal gak"ujar Ara lagi
"ya…siapa yang tidak kenal dengan seorang pengusaha mudah yang lagi naik daun sekarang, emang kenapa dia?"
"aku lagi dekat sama dia".tari tersedak
uhuk…uhuk…uhuk
"kak pelan dong kalau minum"ujar Ara seraya menepuk punggung tari
"kamu kenal dimana sama dia?"tanya tari
"awalnya kami ketemu di restoran xx, terus kami mengadakan kerja sama dan sekarang kami jadi sepasang kekasih"ujar Ara dengan malu malu
"kenapa harus dia ara,kenapa kita bisa mencintai pria yang sama"ucap tari dalam hatinya
"kakak tari malah bengong"Ara mengguncangkan tangan tari
"kakak tidak bengong cuma teringat dengan kerja kakak yang belum selesai"ujar tari berbohong
__ADS_1
"kamu cinta dia?"Ara menggunakan kepalanya dengan malu malu
"apa pun yang membuat mu bahagia kakak juga ikut bahagia"ujar tari seraya memeluk Ara
"tapi kadang Ara kesel melihat nya"dengan wajah cemberut
"kenapa harus kesel?"tanya tari
"setiap kami bertemu dia selalu menceritakan saudara wanitanya yang katanya mirip banget sama ara"
"dua hari aja gak dapat kabar dari saudaranya dia sudah galau"ujar Ara dengan wajah cemberut
"kamu tidak usah cemberut gitu dia kan saudaranya bukan kekasih nya"ujar tari seraya mengelus rambut Ara
"sekarang sudah larut malam kembali lah kekamar mu dan istirahat"ucap tari dengan lembut
setibanya di kamar tari merebah kan tubuh nya dan memandang langit langit kamarnya, ada rasa sedih di hati nya karena mencintai laki laki yang sama
dret…dret…dret
tari tersadar dari lamunannya dan melihat ponsel nya berdering
"kamu dimana, kenapa tidak kasih kabar, sudah berapa hari kamu tidak pulang"tari mengerutkan dahi nya mendengar ocehan orang dari balik ponsel nya
"ada apa dengan mu, marah marah gak jelas"ujar tari ketus
"aku lagi di apartemen Ku,ad…"
"kenapa tidak pulang ke rumah, sekarang juga kamu harus pulang"perintah Alex
__ADS_1
"kamu sudah gila sekarang sudah larut malam,"balas Tari dengan ketus
"aku akan menjemput mu"
"kak dengarkan Amel dulu,"
"besok Amel pasti pulang, biar aku istirahat dulu"ujar tari dengan lembut
"ok…akan kakak tunggu kamu besok"ujar Alex memutuskan panggilan telpon nya secara sepihak
pagi ini tari kelihata sangat cantik , berjalan menuruni anak tangga menuju dapur
"Bu Ara belum bangun"ujar tari seraya menuju meja makan
"belum nona"ujar bik Inem
"apa saya bangunkan saja non"
"tidak perlu biar saya saja"ujar tari seraya menuju kamar Ara
tari menggelengkan kepalanya melihat Ara yang masih tidur
"Ara…bangunan"Tari mengguncangkan badan Ara dengan pelan
"ada apa kak, Ara masih ngantuk mau tidur lagi"seraya menarik selimut tebal nya
"Ara…bangun nanti keburu siang, kakak masih harus ke kantor, emang kamu tidak kerja hari ini?"
Dengan tempo satu jam Ara sudah kelihatan rapi Dan cantik, dengan anggunnya menuruni anak tangga menuju dapur untuk menemui tari yang sedang sarapan
__ADS_1