Pembalasan Si Kembar

Pembalasan Si Kembar
rasa bahagia


__ADS_3

hari ini tari sangat sibuk mengadakan pertemuan dengan para investor membicarakan tentang pembangunan hotel di kota D,tanpa terasa jam menunjukkan pukul dua puluh tepat tari memijat leher bagian belakang karena terlalu capek


dret,dret,dret


getar pada ponsel tari.


"kamu dimana kenapa belum pulang"tari menjauhkan ponselnya dari telinga nya untuk menghindari suara yang memekakkan telinga ,


"Amel lagi berada di kantor"jawab nya singkat


"kamu pulang sekarang atau aku jemput paksa kamu dari kantor"ancam Alex


"ok…aku pulang sekarang"balas tari ketus


mobil tari melaju dengan kecepatan sedang, Dengan tempo tiga puluh menit tari tiba di istana keluarga James


"malam bik… mommy dan Deddy dimana ya"


"non Amel …nyonya dan tuan ada di halaman belakang non"ujar bik Surti seraya mengelus elus dadanya karena terkejut


"malam Deddy…malam mommy"sapa tari serta memeluk Marta dengan hangat

__ADS_1


"malam sayang"ujar Marta dan James bersamaan


"mommy…Deddy kita masuk ya ,angin malam itu tidak baik buat kesehata mommy dan Deddy"


James dan Marta merasa bahagia mendapatkan perhatian dari tari, walaupun tari bukan anak kandung nya namun mereka sangat sayang pada tari, dengan merangkul tari Marta masuk ke dalam rumar


"kelihatannya kamu capek sekali sayang, istirahatlah mommy tidak mau kamu itu sakit hanya karena kecapekan saja


"hari ini ada pertemuan dengan para investor juga jadwal aku hari ini padat sekali"walaupun letih namun tari selalu tetap senyuman nya


"sebaiknya kamu ambil cuti dan pergi untuk berliburnya lah nak"saran James


"untuk saat ini Amel belum bisa Deddy , karena proses pembangunan hotel di kota D belum selesai""


"nanti Amel pikirkan ya Deddy"


"sekarang masuk dan istirahat lah sayang"ujar Marta seraya mengecup kening tarii


"sayang apa kamu sudah ketemu sama kakak kamu"tari menggeleng


"ya udah kamu istirahat gih"

__ADS_1


tari berjalan dengan rasa bahagia karena perhatian dari keluarga James pada nya sangat tulus


sementara di ruangan kerja Alex sedang sibuk dengan lebtopnya ,di lihatnya jam tangan nya


"sudah jam sepuluh malam kenapa Amel belum tiba,apa dia tidak jadi pulang"Alex bermonolog


"bik lihat nona Amel tadi?"tanya Alex pada pembantunya yang kebetulan sedang mengantar kopi ke ruangan kerja nya


"nona Amel sudah sejak tadi istirahat tuan muda"


"sialan kenapa dia tidak menemui ku"ujarnya seraya meninggal kan ruangan kerja nya tanpa memperdulikan bik Ijah di ruangan itu


dengan langkah lebar Alex menuju kamar tari,di lihatnya tari tertidur dengan pulas,di elus nya wajah tari dengan lembut


"entah kenapa aku selalu merindukan mu dan tidak bisa tidur bila jauh dari mu"seraya memandang wajah Amel dengan lembut


"jangan terlalu lama memang ku nanti bisa jatuh cinta"ujar tari


"kamu belum tidur, sengaja mau menggoda kakak ya"ujar Alex seraya berbaring di sisi tari dan memeluknya


"kakak selalu mengganggu tidur ku"berusaha melepaskan pelukannya Alex dari tubuh nya

__ADS_1


"diam lah, kakak merindukan mu adik kecil"Alex mempererat pelukannya


Tati merasa tidak nyaman dalam pelukan Alex, jantung nya berdetak kencang dan tubuh nya terasa panas, Tari merasa takut bila dirinya tidak bisa memendam rasa yang ada di hatinya dan dapat membuat Ara kecewa


__ADS_2