Pembalasan Si Kembar

Pembalasan Si Kembar
kartu undangan


__ADS_3

sebagai seorang pengusaha besar Alex dan tari sama sama sibuk, mereka bahkan keluar masuk kota dan negara untuk memperlancar bisnis mereka


"kak Alex hari ini Ara akan cari kartu undangan, nanti kalau udah dapet bentuk nya yang pas Ara kirim ke kakak ya"ujar Ara kepada Alex melalui ponsel nya, yang kebetulan Alex sedang berada di luar kota


"Kakak ngikut sama Ara aja, kalau menurut Ara bagus Kakak setuju"setelah pembicaraan itu Ara mematikan ponsel miliknya


"ayo kak Adam "mereka langsung bergegas untuk memesan kartun undangan pernikahan Alex dan Ara


akhirnya mereka tiba di tempat yang mereka tuju,


"ada yang bisa saya bantu"ujar salah seorang karyawan di tempat itu


"kami mau lihat motif undangan untuk pernikahan,saya mau bentuknya yang mewah"ujar Ara


karyawan itu memberikan beberapa model undangan, Ara sibuk memila mila mana yang menurut nya bagus


"kak Adam,menurut kakak mana yang paling bagus dan berkelas"tanya Ara


Adam tidak menjawab dirinya sendiri sedang asyik dengan berbagai jenis kartu undangan itu


"bagaimana dengan yang ini kak, warna nya emas sangat elegan dan berkesan mewah"

__ADS_1


"waw…ini sangat Bagus Ra, kakak Sangat suka pada undangan ini"


"nanti kalau saya mau menikah, pakai undangan yang seperti ini saja biar terlihat berkelas"canda Adam


"emangnya kak Adam ada rencana mau menikah"


"kalau Ara mau, kakak udah siap kapan pun"Adam bercanda dengan menggoda Ara


"kak Adam kalau bercanda nya berlebihan"wajah Ara memerah


"kakak tidak berlebihan Ra,kakak serius "Adam tertawa melihat wajah Ara yang memerah, ternyata candaan Adam membuat Ara malu


"hallo kak Alex,gimana contoh undangan yang Ara kirim bagus tidak"tanya Ara melalui ponsel miliknya


"menurut Kakak,itu sudah sangat bagus kakak suka dengan kartu undangan itu"


"jadi kakak setuju dengan pilihan Ara ini kan"


"selera kamu sangat bagus"puji Alex, lalu Ara mematikan sambungan ponselnya dan langsung menghubungi tari, Ara juga ingin tahu pendapat dari Kakak nya itu.


setelah mendapat persetujuan dari tari Ara langsung memesan undangan itu dengan jumlah yang cukup banyak

__ADS_1


Ara mau pesta pernikahan itu menjadi pesta termewah di kota ini, Ara memberikan nama sepasang pengantin yang harus di tulis di undangan tersebut


Ara menerima satu kartu undangan yang telah tertulis nama kedua mempelai disana,dipandang kartu tersebut dengan teliti agar tidak ada kesalahan setelah itu Ara memberikan nya kepada Adam


"bagaimana menurut kakak"ucapa Ara kepada Adam


Adam membelalakan matanya saat membaca nama pengantin yang tertera di kartu itu,di tatap nya Ara penuh dengan tanda tanya


"inilah rencana ku yang sebenarnya, Ara mau kak Adam bantu Ara untuk mewujudkan keinginan Ara ini,jangan sampai ada yang tahu"


"apakah kamu sudah yakin dengan semua ini"tanya Adam


"Ara sudah yakin dan ikhlas dengan keputusan Ara"


"kalau kamu sudah yakin kakak akan bantu Ara"


"menurut Kak Adam keputusan Ara ini sudah tepat kan"


"ini sangat lah tepat, kakak setuju dengan ini semua kakak akan mendukung mu seratus persen"


"lalu bagaimana dengan ucapan kakak tadi,masih berlaku atau tidak"Adam mempermainkan matanya untuk menggoda Ara, Ara mencibir kan bibir nya kepada Adam

__ADS_1


__ADS_2