
mendengar ucapan tari James dan Marta hanya menggeleng kan kepalanya
"Mel…mommy mau tanya, tapi kamu harus jawab dengan jujur"tari mengganggu kan kepalanya
"kamu cinta sama Alex?"ujar Marta
Tari tidak menjawab ia hanya menundukkan kepalanya tidak berani untuk menatap Marta
"kalau kamu cinta kenapa tidak bicara saja sama Alex"
"mom…Ara cinta sama kak Alex dan sekarang mereka sedang berpacaran, Amel tidak mau menyakiti Ara"ujar Tari
"sayang…Alex itu putranya mommy jadi mommy tau sebenarnya kalau dia itu cinta sama kamu cuman dia belum menyadari nya"ucap Marta
"tapi sekarang status nya mereka sedang dekat mom"
"bagi mommy kamu dan Ara itu sama,mom anggap sebagai putri mom,jadi siapapun kalian yang akan menjadi pendamping Alex kelak mommy terima dengan senang hati"ujar Marta
"makasih ya mom , mommy selalu berikan yang terbaik buat Amel"
Marta hanya tersenyum dan mengangguk kan kepalanya
__ADS_1
***
sementara di JM grup Alex sedang marah kepada karyawan nya kesalahan sekecil apapun akan menjadi puncak kemarahan bagi Alex
Alex mengacak acak rambut nya, Ia tidak dapat konsentrasi dalam berkerja, pikiran nya selalu tertuju pada Tari
"sial…kenapa aku selalu memikirkan Amel"ujar Alex kesal
Alex menyambar kunci mobil nya melangkah keluar meninggalkan kantor, dengan kecepatan sedang Alex tiba di sebuah klub malam
banyak orang yang melihat Alex dengan pandangan tidak percaya, seorang CEO JM grup kelihatan sangat kacau
dengan waktu singkat Alex sudah menghabiskan wine sebanyak empat botol, dirinya meracau tidak jelas, sehingga seorang pelayan menghubungi Adam karena pelayan itu sudah mengenal Adam dan Alex karena mereka pelanggan setia
Adam membawa Alex ke partemen nya dan memberikan air perasan lemon buat menetralkan alkohol yang ia minum
sudah cukup lama Alex tertidur,tanpa terasa waktu, sudah menunjukan jam delapan malam
"ini… kamu makan dulu"Adam memberikan makanan pada Alex
Alex memakan nya dengan lahap, dan dengan cepat ia menghabiskan makanan yang di berikan oleh Adam
__ADS_1
"karena kamu sudah sadar , sekarang kamu ceritakan ada apa dengan mu?"tanya Adam
Alex tidak menjawab ia berjalan menuju balkon kamar Adam
"Lex…kita bukan hanya sahabat tapi kita sudah seperti saudara jadi cerita lah apa yang terjadi"
"Amel akan pergi dari rumah"ujarnya
"emang Amel mau kemana?"
"untuk beberapa bulan ini mau keluar kota karena ada kerja yang harus Ia selesai kan"menundukkan kepalanya dengan wajah murung
"Lex…Amel pergi hanya untuk beberapa bulan saja jadi kenapa kamu kalihata nya sangat kacau"gerutu Adam
"Dam…kamu tahu kalau aku itu tidak bisa berbuat apa-apa kalau tidak ada Amel, apa gunanya karyawan kalau dia selalu turun tangan "gerutu Alex
"melihat mu seperti ini aku berpikir kalau kamu itu sebenarnya cinta pada Amel tapi ego mu terlalu tinggi sehingga kamu tidak menyadari nya"ujar Ada
"entahlah dam…aku takut kehilangan dirinya,aku merasa kalau dia tidak akan kembali lagi"ucap Alex
"Lex…kamu terlalu memikirkan Amel lalu bagai mana Ara?"tanya Adam
__ADS_1
Alex seolah olah tersadar bahwa dirinya tidak pernah menghubungi Ara setelah pertemuan dengan orang tua nya