Pembalasan Si Kembar

Pembalasan Si Kembar
memendam rasa


__ADS_3

tari mencoba untuk selalu menutupi perasaannya kepada Alex, walaupun tari sangat mencintai Alex tapi tari tidak mau membuat Ara jadi sedih, Tari juga takut kalau nantinya dia bertepuk sebelah tangan karena Alex selalu menyatak kalau dirinya itu adalah adik nya


tari berusaha melepaskan diri nya dari pelukan Alex namun Alex justru mempererat pelukannya


"kak lepas Amel ,ada apa dengan mu kenapa kamu memeluk dengan erat"tari berusaha untuk berontak


"diam lah Amel, biar kakak begini sebentar"Tari merasakan geli karena hembusan nafas Alex mengenai leher jenjangnya


"kak lepas Amel mau bicara serius sama kakak"


"bicara lah, bukanya bisa bicara dengan tetap begini"Alex tidak melepas kan pelukannya dari Tari


"kak Amel tidak nyaman di perlakukan seperti ini,jadi tolong lepaskan Amel"Alex melepaskan pelukannya


"apa yang ingin kamu bicara pada kakak"Alex berdiri sejajar di samping Tari


"kak untuk beberapa bulan ke depan aku akan sangat sibuk dan jarang pulang ke rumah karena Amel ada job di luar kota

__ADS_1


"kakak tidak akan pernah mengijinkan nya,"tandasnya dengan wajah dingin


"kamu masih memiliki anak buah yang bisa kamu perintah kan jadi kamu tidak perlu turun tangan untuk mengerjakan itu semua"


"tapi Amel harus langsung terjun kelapangan untuk memastikan itu semua, lagi Amel sudah ijin sama Daddy dan mommy"bantah Tari


"Amel kamu tahu kan kalau kakak itu tidak dapat jauh dari mu, apa kamu tegah milihat Kakak tersiksa"


"maaf kan tari kak, sesungguhnya aku juga merasa berat tapi Tari harus terbiasa jauh dari sisimu"monolog pada diri nya sendiri


"maafkan Amel kak untuk kali ini Amel tidak bisa mengikuti kemauan kakak"ujar Tari


setibanya di kamar nya Alex melempar kan botol wine yang hampir habis ia minum hingga berserakan di kamar nya


Alex merasa kecewa mendengar keputusan yang Amel Ambil


"ada apa dengan ku, kenapa aku merasa sangat kecewa,apa mungkin rasa nyaman ku selama ini itu adalah tandanya kalau aku cinta pada nya, kenapa aku merasa sangat takut kehilangan dirinya"berbagai pertanyaan muncul begitu saja di benak Alex

__ADS_1


sementara di ruangan lain di kamarnya tari hanya bisa memandangi bintang di langit dengan pikiran yang kalut


"Tari sebenarnya juga berat untuk ninggalin kakak , jujur Tari cinta sama kakak tapi tari harus bisa memendam semua rasa itu karena Ara juga cinta sama kakak"Tari berbicara pada diri nya sendiri


dengan pikiran yang kalut Tari dan Alex tidur dikamar masing-masing yang biasa nya Alex selalu tidur bersama tari kali ini dia tidur sendiri dengan pikiran yang sedang kacau dan penuh tanda tanya


pagi menjelang tari berserta James dan Marta sedang sarapan pagi


"Lex…"Alex tidak menjawab teguran dari Marta dan berlalu begitu saja dengan wajah dingin


"ada apa dengan nya,"ujar James heran


"apa kalian sedang ribut mel"ujarnya kembali


"maafkan Amel Daddy,"


"kalau Deddy boleh tau ada apa dengan kalian"ujar James

__ADS_1


"Amel hanya mau pamitan sama kak Alex kalau beberapa bulan kedelapan Amel sibuk dan tidak bisa pulang namun kak Alex malah marah"tari menerangkan duduk masalah antara Amel dan Alex


__ADS_2