Pembalasan Si Kembar

Pembalasan Si Kembar
perhatian Adam


__ADS_3

sejak pertemuan Ara dengan orang tua Alex beberapa hari yang lalu Ara tidak pernah lagi bertemu dengan Alex, Ara berpikir kalau Alex sekarang sedang sibuk makanya tidak pernah memberikan kabar pada Ara


hari ini penggunjung di butik Ara sangat ramai,karena terlalu sibuk Ara sampai melewat kan jam makan siang nya


"nona …anda sudah melewatkan jam makan siang anda"ujar sekertaris Ara


"oh…Tuhan aku lupa, Maya tolong kamu hendel dulu butik ini,saya mau keluar sebentar"Maya menggunakan tandanya menyetujui perinta Ara


Ara memasuki restoran xx dan duduk di tempat yang nyaman supaya dapat menikmati indahnya bunga bunga yang ada di taman restoran tersebut


"sendiri"sapa seseorang pada Ara


"kak Adam mengejutkan Ara saja"


"makanya jangan berhayalah terus,lagi mikirin siapa sih"ujar Adam


"Ara gak mikirin siapa siapa kak"balas Ara


"segitu cinta nya yah sehingga mikirin dia terus, dia baik baik aja"goda Adam


mendengar itu Ara jadi malu pipinya merona seperti udang rebus

__ADS_1


"kamu bertambah manis kalau pipinya merona seperti itu Ra"


"kak Adam cukup ya jangan godain Ara terus, Ara jadi bertambah lapar "ujar Ara dengan wajah cemberut


"jadi Ara lapar kenapa gak bilang dari tadi"seraya tertawa karena melihat wajah Ara yang cemberut


"gimana Ara mau ngomong kak Adam godain Ara terus"


"ya udah kita makan dulu,pesanan kita udah datang"


"emangnya kakak udah pesan makanan? "tanya Ara heran


"jadi kak Adam gak makan lagi"seraya melahap makanan yang ada di depan nya


"Ra kalau makan pelan dong jangan seperti orang kesurupan gitu"ujar Adam


"Ara udah sangat lapar kak"tanpa rasa malu ia melahap semua makanan yang ada di meja


uhuk…uhuk…uhuk…karena terburu buru Ara tersedak makanan


"nih…minum, lapar ya lapar Ra tapi gak segitunya juga, sampai tersedak makanan"ujar Adam

__ADS_1


Ara jadi malu mendengar ocehan Adam,ia raih air mineral yang Adam berikan dan meminumnya dengan hati hati seraya melanjutkan kembali makanannya


Adam memandangi Ara dengan seksama ia merasa nyaman ada di dekatnya rasanya tak ingin menjauh kan pandangannya dari wajah Ara


"dia sangat cantik,apa aku mencintai nya, tidak ini tidak boleh terjadi Ara milik Alex dan aku tidak boleh mengganggu nya"monolog Adam pada diri nya sendiri


Ara tidak tahu kalau dirinya sejak tadi diperhatikan oleh Adam,ia asik dengan makanan yang ada di meja hinga tidak menyadari kalau ada sisa makanan di bibirnya


"Ara kalau makan itu jangan seperti anak kecil dong, sampai berantakan gitu"ujar Adam seraya menghapus makanan yang ada di bibi Ara


Ara sangat terkejut saat Adam menyentuh bibirnya dengan lembut, Ara melihat Adam sehingga tatapan mata mereka bertemu, jantung nya pun berdetak dengan cepat


"ada apa dengan ku, kenapa jantung ku berdetak cepat, seandainya kak Alex bisa seperti ini rasanya bahagia sekali"monolog Ara


"Ara…hei,ada apa dengan mu"ujar Adam heran


"ada apa kak"balas nya dengan gugup


"makasih ya kak, udah temani Ara makan siang"ujarnya untuk menutupi rasa gugupnya


"biasa aja Ra kita kan berteman"Ara tersenyum merasa sangat senang dapat perhatian dari Adam

__ADS_1


__ADS_2