Pembalasan Si Kembar

Pembalasan Si Kembar
penjelasan 2


__ADS_3

melihat kedekatan mereka Ara merasa terharu, ternyata selama ini tari tinggal di sekitar orang orang yang baik


Ara tersadar dari lamunannya saat mendengar jeritan Tari saat tangan nya di pukul oleh Adam, dan di balas oleh tari dengan melempar kan bantal kursi tamu di ruangan itu, Adam menghindari lemparan tari hingga hampir jatuh mengenai Ara sontak membuat Adam sadar kalau di ruangan itu ada Ara


"maaf"ujar Adam bergegas berlalu untuk menggambil kotak obat yang di ruangan itu


Adam mengobati tangan tari dengan sangat hati-hati


"udah Mel, lain kali berhati hati lah"ujar Adam setelah mengobati luka pada tangan Tari


"sekarang mommy dan Daddy minta penjelasan tentang undangan pernikahan yang telah tersebar kepada rekan rekan bisnis kita semua"ujar James sepontan membuat ruangan itu menjadi sunyi


"om…maafkan Ara ya,ini semua salahku"ujar Ara

__ADS_1


"apa alasan nya kamu melakukan itu Ra"Marta ikut berbicara


"Ara hanya ingin melihat kak tari bahagia, sudah cukup selama ini dirinya berkorban buat Ara, dirinya berkerja keras hanya buat bahagian Ara,lalu apakah salah kalau Ara berkorban buat kak tari,selama ini Ara tidak pernah memberikan apapun kepadanya, pengorbanan ini lah yang pantas Ara berikan kepada dirinya"jelas Ara


"lagian Ara tidak salah pilih pasangan buat dirinya, Ara tau kalau kak Alex itu sangat mencintai kak tari"Ara berjalan menuju Tari


"kak maaf kan Ara ya yang bertindak sendiri tanpa harus bertanya kepada diri mu, dan terimakasih karena telah memberikan kasih sayang dan perhatian buat Ara, kakak juga berhak untuk mendapatkan kebahagiaan"Ara bersimpuh di hadapan tari seraya memegang tangan tari, tidak terasa air mata tari mengaliri membasahi pipinya,di raih nya bahu Ara dan di peluk nya dengan erat


"Ara tidak perlu melakukan apa pun, ini semua sudah tanggung jawab kakak, dan itu semua kakak lakukan karena kakak sayang pada Ara"suasana di ruangan itu menjadi dramatis


"terimakasih ya tante, ternyata Tante dan Om Sangat baik"ucap Ara


"jangan panggil Om atau Tante, panggil mom dan dad sama seperti Amel, kamu juga putri kami sama seperti Amel"ucap Marta

__ADS_1


"makasih ya mom"Ara memeluk Marta diiringi dengan deraiyan air mata


suasana menjadi haru, Marta memeluk Ara dengan lembut seraya membelai rambut nya


"mommy apakah tidak ada makanan di rumah ini, Adam lapar"ujar Adam memecahkan suasana di ruangan itu


"ya Tuhan, mommy jadi lupa "Marta langsung memerintahkan kepada pelayan untuk menghidangkan makanan


James dan keluarga nya menuju ruang makan,disana telah tersedia berbagai jenis makanan


suasana di meja makan terlihat harmonis, kadang kala gelatawa menghiasi ruangan tersebut, suasana seperti ini yang tidak pernah Ara rasakan, dirinya merindukan suasana yang seperti ini dimana ada orang tua dan saudara nya, tidak terasa air mata Atau membasahi pipinya


"Ara kenapa"tanya Adam

__ADS_1


tari melihat Ara yang sedang menghapus air matanya, dirinya langsung memeluk erat tubuh Ara, tari tahu apa yang sedang Ara rasakan


"maaf kan Kakak yang tidak pernah memberikan Ara kebahagiaan yang seperti Ara inginkan"ucap tari


__ADS_2