
tari menjadi tidak konsentrasi dalam berkerja semenjak pernyataan cinta Alex kepada dirinya, pekerjaan nya menjadi berantakan dirinya menjadi dilema
"ayo tari konsentrasi dong , ada apa dengan mu Alex itu milik Ara jadi kamu jangan bermimpi untuk bisa bersamanya"tari berbicara pada diri nya sendiri serta memukul mukul kepala nya
satu hari penuh tari hanya uring uringan, berkas yang menumpuk di meja hanya di bolak balik saja dan semua itu tidak lepas dari perhatian Monik dengan cekatannya Monik mengambil alih setiap pekerjaan Tari tanpa harus di perintah
sedangkan di sebuah restoran Ara dan Alex sedang makan bersama, Alex tetap berlaku baik kepada Ara
"Ra gimana kalau nanti malam kita party di apartemen kamu"
"boleh , tapi aku kasih kabar buat kak tari ya"
"sebaik nya jangan, kita hanya party kecil,biar kita saja yang mengurus semuanya"
"sekarang kita belanja untuk membeli bahan party"
Alex kelihatan sangat antusias saat berbelanja, tanpa dirinya sendiri Alex membeli bahan-bahan makanan yang di sukai oleh tari, Alex juga tidak lupa membeli beberapa botol wine
tangan Alex sudah penuh dengan berbagai jenis bahan makanan begitu juga dengan Ara
__ADS_1
setibanya di dalam mobil Alex mengambil ponsel miliknya sesaat Alex di sibukkan dengan benda pipih itu, Alex mengemudi mobil nya dengan kecepatan sedang, wajah Alex sangat cerah aura kebahagiaan itu terlihat nyata
kedatangan Ara dan Alex di sambut oleh bik Ijah
"banyak banget belanjaan nya nak"
"kak Alex mau buat pesta di sini Bu, kak tari udah pulang bu?""
"sudah nak"
"kamu baru pulang Ra"ucap Tari tanpa memperhatikan keadaan sekitar nya
"iya…kak, Ara ke kamar sebentar mau bersihkan badan ya kak"
"kamu sangat cantik"ucap Alex seraya mencium bibir tari sekilas hai itu membuat tari terkejut dan membelalakkan matanya melihat itu Alex hanya tersenyum
"sejak kapan kamu suka pakaian minim begini"
"Amel kedalam dulu kak mau ganti baju"tari merasa risi karena Alex menatap nya dengan intens
__ADS_1
"sebaiknya tidak usah aku suka lihat kamu begitu biar terlihat kalau kamu itu perempuan"
"emang Amel selama ini laki laki"wajah nya cemberut
"jangan buat wajah kamu seperti itu nanti kakak tidak bisa menahan diri"mendengar itu tari menutup setengah wajah nya dengan berkas yang ada di tangan nya
"kak…Alex ,gimana kalau hari ini yang masak itu kak tari, Kakak ku ini jago masak loh"ucap Ara yang baru saja muncul
"oh…yah, tapi kakak gak yakin gitu deh karena penampilan nya aja udah seperti cowok"Alex menggoda tari yang sebenarnya Alex tahu kalau tari emang jago memasak
Ting…tong
"biar kakak aja yang buka"ucap tari saat Ara mau beranjak dari duduknya
tari membelalakkan matanya saat tau siapa yang datang
"kak Adam"ucap Ara mengejutkan tari
"kak…kenapa tamu nya tidak di suruh masuk"Ara menggandeng tangan Adam dengan mesra
__ADS_1
dengan gugup tari mengikuti langkah kaki Ara dan Adam ke ruangan tamu
"kak Tari kenal kan ini kak Adam sahabat kak Alex, dia seorang dokter dan CEO"Ara memperkenalkan Adam kepada Tari dengan gugup tari menjabat tangan Adam agar Ara tidak curiga bahwa mereka sudah saling mengenal