
Ara meninggalkan restoran tempat dirinya maka siang dengan penuh tanda tanya di benak nya hingga membuat nya bingung
"sejak kapan mereka bisa sedekat itu,apa sebenarnya mereka sudah pernah bertemu, atau mereka memang sudah menjalin hubungan"
"lalu kenapa mereka tidak jujur aja dengan ku, sebenarnya apa yang mereka sembunyikan dari ku"Ara bertanya tanya kepada dirinya sendiri
"Ra nanti pulang nya kakak antar ya"suara Alex dari seberang berbicara melalui ponsel
"kakak apa tidak sibuk"
"ke betulan hari ini lagi santai"
"baiklah aku tunggu ya"ucap Ara
waktu berlalu begitu saja tidak terasa sudah sore dan sudah waktunya untuk kembali ke rumah
"sore…Ra"
"sore…Kak Alex"balas Ara dengan wajah tersenyum
"udah…siap untuk pulang Ra"Ara menggunakan kepalanya
dengan waktu dua puluh menit Ara dan Alex tiba di apartemen milik Ara, Alex turun dari mobil bersama dengan Ara membawa bahan makanan
"Kakak bawa apa itu"
"bahan makanan, Kakak pengen Masakin kalian"
__ADS_1
"emangnya kak Alex bisa masak"
"Kakak dulu sering masak bareng Amel,jadi kakak tau masak tapi tidak sehebat Amel"
"Tapi nanti kalau masakan Kakak tidak enak jangan di hina ya Ra"
"kalau begitu Kakak silakan ke dapur, Ara mau bersih bersih dulu"ujar Ara begitu tiba di dalam apartemen nya
Alex langsung menuju ke dapur untuk memasak, dirinya ingin memasak makanan kesukaan tari
"nak Alex ada yang bisa ibu bantu"ujar bik Ijah, membuyarkan lamunan Alex
"tidak usah bu, sebaiknya ibu istirahat saja biar Alex saja yang memasak"
dengan tempo empat puluh menit akhir Alex selesai memasak dan tertata rapi di meja
"kak tari sudah pulang"
"kamu masak apa kok harum sekali"
"bukan Ara yang masak, tapi kak Alex"tari melihat Alex yang sedang merapikan meja makan, wajah tari langsung berubah masam
"kalian makan duluan ya Ra, Kakak Belum lapar"tari berlalu begitu saja meninggalkan Ara dan Alex
"tadi katanya sudah lapar, kenapa sekarang berubah"Ara bingung
"kenapa tari pergi, apakah dia tidak ikut makan malam bersama kita"tanya Alex
__ADS_1
"gak tau tiba tiba berubah pikiran gitu"
"boleh Kakak yang panggil"Ara memandang Alex dengan heran namun dirinya mengangguk kan kepalanya
Alex berlalu menuju kamar tari dan mengetuk pintunya namun tidak ada jawaban
"nak tari ada di ruangan fitness nak Alex"ucap bik Ijah
Alex berjalan menuju ruangan fitness dan melihat tari yang lagi olahraga
"Mel…ayo makan, Kakak Udah masak makanan kesukaan kamu"Alex merayu tari namun tari tidak menjawab
"maafkan kakak dong Mel, kakak berjanji akan minta maaf kepada pria tadi"Alex memeluk tari dari belakang untuk menghentikan tari untuk olahraga
"kakak akan lepaskan kalau kamu mau makan bersama kita"
"kak nanti Ara ngeliat"tari berontak
kalau
Alex memutarkan badan tari agar menghadap ke padanya, Alex langsung ******* bibir dengan lembut membuat tari terkejut
"kakak rindu padamu Mel"bisik Alex lembut
"sekarang kita makan dulu ya"Alex menuntun tari ke meja makan
Ara milihat itu semua dan bergegas menuju meja makan dan pura pura menunggu kedatangan mereka, namun pikiran Ara tetap di penuhi oleh segudang pertanyaan
__ADS_1