Pembalasan Si Kembar

Pembalasan Si Kembar
penjelasan 1


__ADS_3

Tari menarik nafas dalam-dalam saat mendengar ucapan Ara, ditatapnya dalam dalam wajah Ara dirinya merasa heran melihat sikap Ara


"kamu tahu Ra, membahagiakan kamu itu sudah tanggung jawab kakak,jadi kamu tidak perlu merasa berhutang kepada kakak, dan tidak perlu untuk membalas nya seperti ini, kalau kamu membalas setiap perbuatan baik kakak berarti aku ini kamu anggap orang lain"ujar tari


"lagian kakak belum ada niatan buat menikah, kakak masih ingin memperluar perusahaan BG milik kita dan kakak itu masih terlalu mudah untuk menikah"


Ara langsung memeluk tari setelah mendengar penjelasan dari kakak nya itu dirinya menyesal telah gegabah mengambil keputusan


"maaf kan Ara kak, Ara salah"air matanya mengalir dirinya sangat menyesal


sedangkan di kediaman keluarga James, Marta merasa heran melihat nama yang tercantum di dalam nya, sebenarnya Marta tidak masalah dengan siapa anak nya akan menikah namun yang dirinya herankan kemarin dirinya melamar Ara namun yang tertera di undangan nama Tari


"dad ini maksudnya apa sih,kita melamar Ara namun di undangan nama Tari, sebenarnya bagi mommy siapa pun yang akan menjadi istri anak kita mommy setuju saja, cuma mom heran saja"ujar Marta


"mommy undangan saja mereka berdua kemari untuk menjelaskan semua ini biar tidak membingungkan"


Marta langsung mengirimi pesan kepada tari agar mereka datang ke istana James dan memberikan penjelasan


tari yang menerima pesan dari Marta menjadi was was,bergegas menggajak Ara untuk menemui orang tua Alex

__ADS_1


tanpa sepengetahuan tari Ara mengirimkan pesan kepada Adam agar datang ke rumah Alex, dirinya membutuhkan bantuan Adam untuk menjelaskan semua ini


tidak butuh waktu lama tari dan Ara tiba di kediaman keluarga James dan di sambut hangat dengan Marta


"sore tan"tegur Ara untuk basa basi


"sore Ara,"balas Marta


"ya…Tuhan , Amel kenapa tangan kamu bengkak begini"


"Daddy …panggil dokter dong"Marta berteriak memanggil suaminya dirinya tidak sadar kalau diantara mereka ada Ara yang selalu menatap dengan perasaan haruh


"ada apa sih mom teriak teriak,senang sekali membuat kegaduhan"gerutu James


"Daddy lihat ini tangan Amel, sekarang Daddy panggil Adam "perintah Marta


melihat itu James mengambil ponsel miliknya hendak menghubungi Adam namun di cegah oleh Ara


"sebentar lagi kak Adam juga tiba Om,jadi tidak perlu di hubungin"ujar Ara

__ADS_1


"sekarang kamu ceritakan kenapa tangan kamu ini"ujar Marta dengan cemas


"Amel cedera saat lagi olahraga mom"tari berbohong


"ya…Tuhan, kamu ini selalu ceroboh tidak pernah berhati-hati"


Tari langsung memeluk saat mendengar Omelan dari Marta


"mom tari rindu "


"iya sayang kami juga merindukan mu"ujar Marta seraya mengelus elus kepala tari


"sore mom,dad,ada apa ini kelihatannya rame"ujar Adam yang baru saja tiba


"Adam…Untung saja kamu cepat datang,ni obati dulu tangan adik kamu"ujar Marta


"emang kenapa tangan kamu Mel"Adam memeriksa kondisi tangan tari


"biasa kecerobohan nya"ujar James

__ADS_1


"oh…kalau cuma segini lukanya itu belum terasa buat Amel mom"Adam memukul tangan tari yang terluka langsung berlari untuk menghindari serangan balik


__ADS_2