
Alex dan kedua orang tua nya bersiap siap menuju ke apartemen Ara, dengan berpenampilan menarik Marta mengandeng tangan Alex menuju apartemen tari
"lex…tersenyum lah, jangan kamu buat Ara merasa ada yang tidak beres"ujar James
dengan langkah gontai dan senyuman yang di paksakan Alex memasuki apartemen Ara
Ara bergegas membukakan pintu saat bel berbunyi
"malam om, Tante, silahkan masuk"Ara mempersilakan
Ara terlihat sangat cantik dengan menggunakan gaun berwarna merah maroon
"kenalkan ini ibu Ara"Ara memperkenalkan bi Ijah kepada orang tua Alex"
saat Ara sedang di dapur untuk membuatkan teh tari datang dengan wajah letih dirinya sangat terkejut saat melihat orang tua angkat nya ada di apartemen milik nya
"mom,dad,kenapa ada di sini? tari terlihat kuatir
"kak tari udah pulang"tegur Ara
__ADS_1
"kak kenalkan mereka orang tua kak Alex""
"kedatangan mereka untuk melamar"tari sangat terkejut mendengar pengakuan Ara yang sangat mendadak
"malam Om, Tante,"ucap tari dengan gugup
"kenapa Ara tidak bilang sama kakak kalau orang tua kak Alex akan datang, setidaknya kakak bisa mengatur waktu kakak"
"Ara mau buat kejutan buat Kak tari"
"tapi ini hai penting, mestinya ada pembahasan antara dirimu dan kakak, kalau begini kesannya kita tidak menghormati kak Alex dan keluarga nya"tari menjelaskan
"kalau begitu tari masuk sebentar om, Tan"ujar tari dan berlalu pergi
beberapa menit kemudian Tari telah bergabung lagi, dilihatnya meja makan penuh dengan makanan yang tertata dengan rapi
"sebalum kita lanjutkan obrolan kita alangkah baiknya kalau kita makan bersama"
akhirnya mereka pun memutuskan untuk makan malam terlebih dahulu sebelum membicarakan tentang lamaran
__ADS_1
suasana di meja makan menjadi sangat hangat di penuhi dengan canda tawa kebahagiaan, hanya Alex yang terlihat sangat murung tidak bersemangat hal itu di ketahui oleh Ara
Ara memperhatikan Alex yang selalu menatap Tari, mata Alex tidak lepas dari wajah tari yang sedang asik berbicara dan bercanda dengan orang tua Alex, tari lupa di tempat itu ada Ara yang memperhatikan kedekatan mereka
setelah selesai makan mereka menuju ruang tamu untuk membicarakan hal pertunangan itu
"nak tari kedatangan kami kemari untuk melamar Ara untuk menjadi istri anak kami Alex, untuk repsesi pernikahannya biar kami yang mengurus semua"ujar Marta
"dengan senang hati akan saya serahkan adik saya menjadi menantu keluarga Om dan Tante"Tari terlihat tegar dirinya sangat pandai menutupi kesedihannya
"kenapa kak tari terlihat biasa saja , seharusnya dirinya sedih karena sebentar lagi Aku akan menikah dengan pria yang di cintai nya"kata Ara dalam hati
tari yang terlihat tegar beda dengan Alex yang terlihat tidak bersemangat sama sekali wajah murung nya terlihat dengan jelas
setelah acara lamaran selesai orang tua Alex berpamitan untuk pulang, Marta memeluk tari dengan erat untuk memberikan kekuatan karena Marta tahu semua yang terjadi antara Alex dan tari semua itu tidak lepas dari pengamatan Ara
Ara dan tari mengantar tamunya hingga depan pintu
"Ra kakak pulang dulu ya"ujar Alex yang sejak tadi hanya diam.lalu Alex menatap tari,ada rasa marah di hati Alex melihat sikap tari yang tidak perduli kepada nya.
__ADS_1