Pembalasan Si Kembar

Pembalasan Si Kembar
rencana Ara


__ADS_3

hari ini tari sangat sibuk banyak pertemuan yang harus dirinya hadiri,di tambah lagi dirinya harus memeriksa dokumen penting


tari mempunyai kebiasaan kalau sudah kerja pasti lupa dengan semua hal termasuk masalah perut,


kruyu…kruyu…


suara cacing yang di dalam perut tari sedang demonstrasi karena kelaparan, tari sebenarnya sudah lapar namun karena kerja tari menunda makan siang nya


"nona…di luar ada tuan Alex"ujar Monik


"suruh aja masuk"


Monik meninggalkan ruangan kerja tari


"siang Mel"tegur Alex


"ada apa kak"tari menjawab tanpa milihat Alex

__ADS_1


"maaf telah menggangu aktifitas kamu,aku hanya mau mengantar makanan ini, semuanya atas permintaan Ara,"Alex meletakkan makanan itu di meja dan melangkah pergi, dengan hati kecewa karena tari sangat cuek kepada dirinya


"kak Alex"panggil tari saat Alex hendak melangkah keluar


"mau kah Kak Alex menemani Amel makan,makanan ini terlalu banyak,mubajir kalau tidak di makan"


Alex membalikkan badannya dan melihat kearah tari dan di balas senyuman dengan tari


Alex dan tari duduk satu meja yang ada di ruangan itu,


"kak Alex belum makan bukan, kenapa tubuh kak Alex


Alex tidak menjawab dirinya hanya menatap wajah tari, ada rasa rindu yang sangat mendalam


"ini buat kakak"tari menyodorkan makanan ke pada Alex


Alex meraih makanan itu tanpa mengalihkan tatapannya, tari melihat tatapan Alex yang begitu dalam ada rasa iba di hati nya

__ADS_1


tari meletakkan makanan nya lalu berjalan menuju Alex dan sujut di hadapan Alex


"kakak tidak merindukan aku"tanya tari yang langsung disambut dengan pelukan oleh Alex


"kakak sangat merindukan mu, separuh jiwaku rasanya hilang, hidup ku terasah hampa, diri ku tidak memiliki gairah hidup"nada ucapan Alex terasah pilu


"kakak tidak boleh seperti ini, walaupun nantinya kakak menikah dengan Ara, Amel ini tetap adik kecil kak Alex, kakak tetap bisa ngobrol dan bercanda sama Amel"tari mengusap usap punggung Alex untuk memberikan ketenangan


"kakak takut nanti nya akan membuat Ara bertambah menderita karena dirinya tahu kalau kakak menikah dengan nya bukan karena cinta"ujar Alex


"Amel yakin sama kak Alex, kalau kakak bisa membuat Ara bahagia, asal kakak bisa membuka hati kakak sedikit saja buat Ara"


"sekarang kakak makan ya, Amel tidak mau melihat Kak Alex seperti ini, tidak bergairah sedikit pun,mana Alexsander yang pernah Amel kenal dulu yang gagah dan tangguh sampai lalat saja takut melihat kakak"tari bercanda


Alex tersenyum lebar mendengar ucapan tari,dirinya meraih makanan yang ada di tangan tari, Alex memakannya dengan lahap begitu juga dengan Tari suasana di dalam ruangan kerja tari menjadi gaduh karena candaan mereka berdua


tanpa Alex dan tari sadari ada sepasang mata yang menyaksikan mereka,tanpa terasa air mata nya jatuh dirinya terharu melihat kedekatan tari dan Alex

__ADS_1


ternyata rencana Ara untuk mempertemukan Alex dan tari berjalan dengan lancar, Ara memang berniat untuk mempersatukan mereka


sekarang Ara tau sebesar apa cinta Alex kepada tari, Ara semakin yakin dengan niat nya untuk mempersatukan Alex dan tari, walaupun dirinya cinta kepada Alex namun Tari lebih berhak atas diri Alex karena tari terlebih dahulu mengenal Alex bukan dirinya.


__ADS_2