Pembalasan Si Kembar

Pembalasan Si Kembar
rasa kuatir


__ADS_3

James masih belum puas dengan keterangan dari Tari dirinya masih saja bertanya tentang keadaan Tari, walaupun Tari sudah hidup mandiri tapi James masih tetap sayang pada Tari sedikit pun tidak ada perubahan sikap pada Tari


"apa alasan mereka mengganggu mu Mel"


"siapa mereka yang berani mengusik Putri Daddy"


"apa dia belum tau siapa Daddy"James terus saja berkata kata tanpa memberikan Tari kesempatan untuk menjelaskan


"Daddy…tenang, kalau bertanya itu satu satu beri Amel kesempatan untuk menjelaskan"Amel merasa bahagia karena perhatian James kepadanya tidak berubah sama sekali


"dad…mereka itu hanya perusahaan kecil yang kalah bersaing dalam perebutan tender proyek"


"mereka tidak kenal sama Amel makanya mereka berani mengganggu Amel"Amel menjelaskan secara rinci


"tapi Daddy tidak perlu kuatir karena kedua orang itu sudah Amel bereskan dan sekarang tinggal urusan perusahaan nya,akan Amel buat perusahaan itu jadi milik Amel"ucap tari dengan ketus


"emang perusahaan mana yang mengganggu mu?"


"SS grup dad, sekarang Daddy tenang Amel biasa mengatasi semua ini, Amel kan putri seorang mafia James Arthur mafia yang di takuti sejagat raya"bualan Tari membuat James tersenyum

__ADS_1


"tidak salah Daddy mengambil mu menjadi putri Daddy dan setiap ajaran yang kami berikan kepada mu masih kamu ingat"ujar James dengan bangganya


bedah dengan Marta yang melihat suaminya sedang senyum seraya bertelepon ada rasa curiga melanda hati nya


"sedang bicara dengan siapa, kenapa senyum gitu"tanya Marta dengan wajah cemberut


melihat hal itu James berpikir untuk menggoda istri nya, James berpura pura terkejut dan langsung menyebuyikan ponsel nya James sengaja tidak mematikan panggilan nya supaya Tari dapat mendengar pembicaraan James dengan Marta


James mengenal kan kepalanya wajah nya terlihat ketakutan seolah-olah menyembunyikan sesuatu


"berikan kepada ku ponsel itu"Marta meminta dengan nada tinggi serta merampas ponsel dari tangan suami nya


"hallo"


"hallo…mom"mendengar suara yang tidak asing bagi nya Marta melihat nomor yang tertera di ponsel suaminya


Marta melihat suaminya yang sedang tersenyum merasa puas karena berhasil membuat istri nya cemburu


"hallo…sayang, maafkan mommy ya tadi bicara nya tidak sopan"

__ADS_1


"iya mom,apa kabar mommy dan Deddy


"baik sayang, kamu apa kabar Mel"


"baik mom, maaf mom Amel belum bisa datang ke rumah,Amel rindu sama mommy dan Deddy"ucap tari


belum sempat Marta menjawab ucapan tari ,James memotong pembicaraan mereka


"ada orang yang ingin mencari masalah dengan Amel"mendengar hal itu Marta langsung membanjiri tari dengan pertanyaan tanpa harus memberikan Tari kesempatan untuk menjelaskan


"mom…tenang"menghentikan Marta yang terus bertanya


"mom…Amel baik baik saja, dan semua sudah teratasi jadi mommy tidak perlu kuatir lagi"Tari memberikan keterangan supaya orang tua angkat nya bisa tenang


"siapa yang berani mengusik Putri mommy"


"mereka hanya perusahaan kecil yang kalah dalam bersaing jadi mommy jangan kuatir ya semua telah teratasi"jelas Tari


"apa benar semua sudah teratasi , jangan buat mommy dan Deddy merasa kuatir dan tidak tenang"

__ADS_1


mendengar hal itu Tari merasa senang , ternyata perhatian orang tua angkatnya tidak ada perubahan masih tetap sama walaupun tari sudah satu bulan tidak pulang


__ADS_2